Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Sebuah Makam Kuno


__ADS_3

Dia membuka penutup kepalanya dan memperlihatkan wajahnya yang penuh bopeng.


Dia adalah Kenari, orang yang sama dengan yang memberikan dua lembar jimat pelacak kepada Arthur di Kota Dama.


Aron mengamati pria itu dengan seksama, namun dia menyadari dia sama sekali tidak mengenalnya, lalu mengernyitkan keningnya dan berkata : “Saya sama sekali tidak mengenalmu, kenapa kamu menyelamatkanku?”


“Tidak ada alasan, hanya ingin bekerja sama denganmu!”


Kenari berkata sambil tersenyum ringan.


“Bekerja sama? Kerja sama apa?”


Aron menatap Kenari dengan waspada, bagaimanapun pihak lain adalah Kultivator Abadi, sekarang mereka berdua membutuhkan sumber daya yang sama di dunia ini.


Seluruh dunia sedang kekurangan energi spiritual saat ini, Kultivator Abadi memerlukan energi spiritual yang besar untuk berkultivasi.


Memikirkan energi spiritual, tatapan mata Aron melebar dan menatap Kenari dengan erat : “Apakah…apakah kamu datang karena gua itu?”


Kenari tercengang, namun dia segera tersenyum dan berkata : “Tidak disangka kamu begitu cerdas, pantas saja Arthur juga bisa dibohongi olehmu…”


“Cepat katakan, siapa kamu sebenarnya? Kalau tidak, jangan salahkan saya tidak segan-segan…”

__ADS_1


​Aron kembali mengarahkan Pedang Naga ke arah Kenari.


Meskipun Aron mengarahkan Pedang Naga ke arah Kenari, tapi Kenari sama sekali tidak takut : “Kamu tidak perlu panik, dengan kekuatan yang kumiliki saat ini, kamu bisa membunuhku dengan mudah, lantas kamu masih takut padaku?”


“Kamu bisa memanggilku Kenari, saya baru saja menerobos ranah Inti Emas sedangkan kamu sudah memasuki ranah Jiwa Baru, lantas apa yang bisa saya lakukan padamu!”


“Arthur itu sama sekali tidak tahu, Kultivator Abadi yang memiliki Jiwa Baru tidak akan mati walau tubuh fisiknya hancur!”


Aron melihat Kenari berkata dengan tulus dan tidak sedang omong kosong, meskipun Kenari sangat ahli dalam ilmu sihir tapi kekuatannya hanya mencapai ranah Inti Emas.


Dia juga baru saja memasuki ranah Master Guru, bisa dibilang jika Kenari ingin melukai Aton itu juga tidak mungkin, apalagi Aron juga sedang dalam kondisi waspada.


Namun jika Kenari mengaktifkan mantra sihir secara tiba-tiba, hal itu tidak bisa dipastikan.


Meskipun begitu Formasi Tiga Kesengsaraan Kenari gagal menjebak Baswan, dan membuat Baswan berhasil lepas dari formasi tersebut, ini juga menandakan bahwa kekuatan Kenari tidak terlalu kuat.


Aron pun mengurungkan niatnya dan menyimpan kembali Pedang Naga miliknya, lalu bertanya kepada Kenari tentang dunia Kultivator Abadi.


Setelah mendengar penjelasan dari Kenari, Aron baru mengetahui bahwa Kultivator Abadi tidak sekuat yang Aron kira.


Karena langkanya energi spiritual, sumber daya yang dapat membantu para Kultivator Abadi untuk meningkatkan kekuatannya semakin lama semakin sedikit, dan banyak Kultivator Abadi yang kekuatannya tidak terlalu kuat.

__ADS_1


Saat dihadapkan dengan beberapa ahli bela diri yang sangat kuat, mereka hanya akan dipukuli, jadi banyak Kultivator Abadi yang bersembunyi!


Bahkan ada beberapa di antara mereka yang mengarungi samudera untuk mencari di mana tempat yang memiliki energi spiritual yang kental.


Tidak semua Kultivator Abadi seberuntung Aron, dapat menerobos ranah Jiwa Baru hanya dalam waktu singkat!


Dan melatih Seni Konsentrasi Jiwa, yang dapat memurnikan segala sesuatu lalu menggunakannya sebagai pengganti energi spiritual, ini adalah alasan mengapa kekuatan Aron dapat berkembang secepat itu!


“Saya sudah terjebak di ranah ini selama belasan tahun, dan menggunakan identitas saya sebagai seorang peramal sebagai kedok untuk mencari tempat-tempat di mana ada energi spiritual yang kuat!”


“Tiga tahun lalu saya menemukan gua ini, hanya saja saat itu saya tidak melakukan apa pun, kali ini kalau bukan karena terpaksa saya mungkin akan datang setelah beberapa tahun lagi.”


Kenari berkata pada Aron.


“Jadi sebenarnya apa yang ada di dalam gua itu? Kenapa air yang mengalir keluar dari sungai ini mengandung energi spiritual yang begitu murni?”


Aron bertanya pada Kenari dengan penasaran.


“Sebuah makam kuno!”


Kata Kenari.

__ADS_1


“Makam kuno?” Aron seketika membelalak, wajahnya tampak tidak percaya : “Di dalam makam kuno, walau ada artefak kuno juga tidak mungkin mengalirkan energi spiritual yang begitu murni, bukan?”



__ADS_2