
Setelah boneka itu terkena darah, kepulan kabut hitam membumbung tinggi, lalu seorang anak dengan wajah yang mengerikan dan dua gigi taring muncul.
Hal ini membuat Tommy dan yang lainnya terkejut, meskipun mereka adalah ahli bela diri tapi mereka mana pernah melihat hal seperti ini, jadi mereka bergegas mundur.
“Mundur!” setelah Aron melihat penampakkan anak yang wajah mengerikan ini muncul, dia tercengang dan segera bereaksi lalu berteriak pada Tommy : “Hantu bayi ini beracun, cepat menyingkir…”
Mendengar teriakan Aron, Tommy dan yang lainnya mulai mundur.
Hanya saja, ada seorang bawahan yang terlambat mundur, hanya bayangan hitam yang terlihat, hantu bayi itu mencengkram bahu pria itu dan dua taringnya menusuk tubuh pria itu dengan ganas.
“Ah…”
Bawahan Tommy berteriak dengan mengenaskan.
Semburan hawa Yin disusul dengan taring hantu bayi itu langsung menusuk ke dalam tubuhnya dan tidak lama kemudian tubuh bawahan Keluarga Lang itu berubah menjadi kepulan hitam, matanya terbuka lebar menunjukkan kepanikan yang luar biasa.
Perlahan-lahan pria itu berhenti berteriak dan seluruh tubuh nya jatuh ke tanah, sementara hantu bayi menuju ke target berikutnya dengan cepat.
Melihat pemandangan ini, baik Tommy maupun Sutai serta Roddy sama-sama terkejut.
Bahkan Raul yang sedang bersembunyi juga terkejut, dia tidak menyangka kultivator iblis ini masih begitu kuat walau sudah terluka parah.
__ADS_1
Dia merasa sedikit takut, dia masih berencana untuk menghabisinya, dan membunuh kultivator iblis ini saat kembali, kalau dia benar-benar melakukannya sepertinya yang akan mati adalah dirinya.
Saat ini Aron menghentakkan kakinya dan tubuhnya terangkat ke udara, langsung mengarah ke hantu bayi itu.
Bam!
Setelah suara teredam, Aron langsung menendang hantu bayi itu.
Hantu bayi itu mendarat di sebelah pria berjas dan nafasnya menjadi sangat lemah.
Hantu bayi dan kultivator iblis itu awalnya adalah satu kesatuan, sekarang pria berjas sudah terluka parah, kekuatannya berkurang drastis, dan memaksa dirinya untuk memunculkan hantu bayi dan menguras sisa-sisa nyawanya, jadi dia selangkah lebih dekat dengan kematian.
Hanya saja bisa dilihat pria berjas ini sudah mempersiapkan diri untuk mati, jadi dia memaksa untuk menggunakan hantu bayi.
Tommy bertanya kepada Aron dengan wajah penuh kengerian.
“Ini adalah hantu bayi, setiap kultivator iblis akan mengkultivasikan hantu bayi dari mereka sendiri, namun hanya Great Grand Master yang bisa mengkultivasikannya, hantu bayi orang ini begitu besar, sepertinya dia sudah mencapai ranah Great Grand Master tingkat empat, bukan?”
Aron mengernyitkan keningnya dan berkata.
Jika orang ini tidak dilukai oleh Naga Es, pasti tidak mudah bagi mereka untuk menghadapinya.
__ADS_1
Pria berjas itu perlahan-lahan merangkak dan membuka mulutnya, hantu bayi itu tiba-tiba berubah menjadi kepulan kabut hitam dan masuk ke dalam tubuh pria itu, dan pria berjas itu kembali memegang boneka kayu di tangannya.
Pria berjas itu memasukkan boneka kayu itu ke dalam saku mantelnya lagi, lalu menghirup Qi dan perlahan melangkah mundur.
Sepasang matanya menatap ke arah batu tempat Raul bersembunyi.
“Inikah cara kalian membentuk aliansi denganku? Berdiri diam di samping dan ingin memetik keuntungan secara diam-diam?”
Pria berjas itu bertanya dengan marah pada Raul.
Aron yang melihat itu segera menyebarkan kesadaran spiritualnya dan segera menemukan tempat Raul dan yang lainnya bersembunyi.
Tadi Aron begitu fokus pada pria berjas itu dan tidak menyangka akan ada orang yang bersembunyi di sini.
Raul yang sudah tidak bisa bersembunyi lagi menunjukkan diri dari persembunyian dengan bawahannya.
Pria berjas menatap Raul dengan tatapan marah.
“Bicara sembarangan apa kamu, Keluarga Bara adalah klan terkenal, mana mungkin membentuk aliansi dengan kultivator iblis seperti kalian, jangan memfitnah saya…”
Sekarang pria berjas ini sudah terluka parah, dan kehilangan kegunaannya, Raul mana mungkin mengaku kalau dia membentuk aliansi dengannya.
__ADS_1
Pria berjas yang mendengar itu menjadi sangat marah : “Baik, perkataanmu begitu berubah-ubah, masih berani mengatakan kalian adalah klan terkenal, benar-benar tidak tahu malu…”