
Bam bam bam…
Dua orang itu tidak berhenti beradu, setiap tinju mereka beradu membuat distorsi ruang dan getaran!
Bam…
Mereka kembali bertabrakan dan sosok kedua orang itu terpisah.
Tubuh Emas yang tak terhancurkan milik Aron mulai hancur, dan luka-luka juga terlihat di tubuh fisiknya yang kuat.
Tinju Aron sudah berlumuran darah dan dia tampak sangat kesakitan!
Arthur di sisi lain, tidak menderita banyak cedera, namun saat dia mengeluarkan senjata ajaib dari Master Guru itu dia menemukan senjata ajaib itu sudah retak!
Setelah Arthur mengeluarkannya, senjata ajaib itu seketika hancur berkeping-keping dan jatuh ke tanah.
Aron baru menyadari bahwa tadi Arthur menggunakan kekuatan dari senjata ajaib ini untuk beradu dengannya.
“Kamu curang…”
Tatapan Aron membeku dan dia menatap Arthur sambil menggertakkan giginya.
“Curang?” Arthur menyeringai : “Hahaha, saya tidak menjanjikan apa pun kepadamu, bagaimana bisa disebut curang?”
__ADS_1
“Kalau kamu punya kemampuan, keluarkan juga senjata ajaibmu, namun tidak peduli apa pun yang kamu keluarkan hari ini, kamu harus mati…”
Arthur sudah menetapkan tekadnya, dia harus membunuh Aron, kalau Aron tidak mati maka dia akan mati.
Setelah Arthur selesai bicara, aura yang menakutkan sekali lagi melesat ke arah Aron.
Sekarang Aron sudah penuh dengan luka-luka, Arthur sama sekali tidak menganggap Aron serius lagi.
Aron yang melihat itu segera mengulurkan tangannya dan mengeluarkan Pedang Naga, dan memegang Pedang Naga di depan dadanya.
Dang…
Suara yang nyaring terdengar, tubuh Aron terlempar ke belakang dengan cepat hingga membuat dua bekas yang dalam di tanah di bawah kakinya!
Sedangkan Arthur merasakan pergelangan tangannya mati rasa, dia menatap Pedang Naga yang ada di tangan Aron dengan dingin.
“Hm, tidak peduli apa pun yang kamu keluarkan, kamu tidak akan bisa menyelamatkan nyawamu…”
Aura di dalam tubuh Arthur kembali melonjak dan dia bergegas menerjang ke arah Aron.
Melihat Arthur yang kembali menerjang ke arahnya, Aron tidak menghindar seolah sedang memikirkan sesuatu.
Di saat Arthur sudah hampir tiba di depannya, Aron tiba-tiba menyimpan Pedang Naga dan membusungkan dadanya di depan Arthur.
__ADS_1
Arthur tidak tahu apa maksud Aron, namun dia tidak berhenti dan menghantamkan pukulannya dengan ganas ke arah dada Aron.
Aron menyemburkan seteguk darah dan organ dalamnya hampir hancur, diikuti dengan tubuhnya yang terhempas ke kejauhan seperti layang-layang yang putus.
Saat di udara, Aron menggertakkan giginya dengan erat, dia mengerahkan kekuatan spiritual di dalam Dantiannya dan sepasang kakinya dientakkan di atas pohon lalu terbang ke kejauhan!
Aron mencoba melarikan diri dengan meminjam kekuatan Arthur walau harus terluka.
Melihat Aron yang mencoba melarikan diri, Arthur tidak panik, malah sudut mulutnya terangkat dan tampak tersenyum mengejek!
Aron menoleh dan melihat Arthur yang menyadari hal ini namun tidak mengejarnya, membuat Aron bertanya-tanya.
Namun di saat Aron sedang bertanya-tanya, tubuhnya seolah membentur sesuatu dan langsung mendarat di tanah.
Aron menoleh dan menemukan beberapa orang yang dibawa oleh Arthur entah sejak kapan, sudah memasang Jaring Surgawi di sekelilingnya.
Melihat penampilan Aron yang begitu menyedihkan setelah terjatuh, Arthur tertawa terbahak-bahak.
“Hahaha, kamu tidak menyangka kamu akan berada di situasi seperti hari ini bukan? Saya sudah bilang, hari ini kamu tidak akan bisa kabur.”
“Jika ada kata-kata terakhir, saya bisa membantumu menyampaikannya pada pacarmu.”
“Nanti setelah pacarmu tidak berguna lagi, saya bisa mengirimnya ke neraka untuk menemanimu!”
__ADS_1
Arthur menatap Aron dengan penuh penghinaan, menurutnya, saat ini Aron sudah menjadi santapan di atas meja dan tidak bisa melarikan diri lagi.