Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Menara Penghilang Kekuatan


__ADS_3

Aron mengernyitkan keningnya dan bergegas mengerahkan kekuatan spiritualnya, namun menyadari Dantiannya tidak bergerak dan tidak dapat mengerahkan kekuatan spiritual sedikit pun!


Saat ini, Aron mulai panik!


Jika dia tidak bisa mengerahkan kekuatan spiritualnya maka Aron sama saja dengan orang biasa.


“Hahaha, tidak perlu buang-buang energi, ini adalah Menara Setan milik Keluarga Jota, semua orang yang masuk ke dalam sini akan ditekan kekuatannya, kecuali kami para anggota Keluarga Jota…”


Raden menatap Aron yang sedikit panik dan tertawa terbahak-bahak.


“Di mana pacarku?”


Aron menatap Raden dengan dingin.


“Jangan terburu-buru, ikut saja denganku…”


Raden memimpin jalan dan dua orang itu menaiki tangga berlapis emas, selangkah demi selangkah.


Dalam perjalanan, Aron berusaha keras untuk menggerakkan Seni Konsentrasi Jiwa dan ingin mencoba untuk mengeluarkan kekuatan spiritual dalam Dantiannya, tapi sama sekali tidak berguna!


Di saat Aron hampir menyerah, Kristal Naga di dalam Dantian Aron tiba-tiba berkedip dan kekuatan Naga Ilahi di dalam tubuh Aron menerobos masuk.


Setelah ikatan itu terputus, kekuatan spiritual di dalam Dantian Aron mulai berputar dengan liar, dan kekuatan Aron sudah berhasil dipulihkan, hanya saja Raden yang masih terlihat senang belum mengetahui hal ini.


Setelah tiba di lantai tiga, Aron melihat Lina yang dibawa ke sebuah aula kosong.

__ADS_1


Lina yang melihat Aron tampak sedikit bersemangat : “Aron, di mana ini? Kenapa kita bisa di sini?”


Ingatan Lina berhenti di Pulau Naga, dia tidak sadarkan diri di Pulau Naga.


Aron membawa Lina datang ke Alhas, tentu saja Lina tidak tahu.


“Lina, kita sedang berada di Alhas, tidak perlu takut, tidak apa-apa…”


Aron bergegas menghampiri Lina untuk menenangkannya, tapi dihentikan oleh Raden.


“Kenapa? Kekuatanku sudah disegel saat ini saya hanya orang biasa, lantas kamu masih takut padaku yang sudah menjadi manusia biasa?”


Aron melihat Raden menghentikannya dan berkata dengan raut wajah acuh tak acuh.


“Omong kosong, siapa yang takut padamu, di dalam Menara Setan ini, kamu Aron, selamanya tidak akan menjadi lawanku…”


“Aron, apa yang terjadi di sini? Kenapa kita bisa ada di sini? Saya tidak bisa merasakan energi spiritual di dalam tubuhku sedikit pun…”


Lina yang dipeluk oleh Aron bertanya dengan panik.


“Lina, saya akan menjelaskannya saat punya waktu, sekarang saya akan melenyapkan orang-orang yang ada di hadapanku terlebih dulu!”


Aron menghibur Lina.


“Aron, sekarang kamu sudah bertemu dengan pacarmu, dan dia juga sudah sadar, sekarang serahkan barang yang seharusnya kamu serahkan padaku!”

__ADS_1


Raden berkata dengan sombong


“Menyerahkannya kepadamu?” Aron mencibir : “Kamu juga layak ya, karena pacarku sudah bangun maka tidak ada gunanya lagi menyisakanmu, kamu sudah harus mati…”


Melihat Aron berbicara seperti itu padanya, Raden tercengang dan seketika menjadi marah : “Bocah, karena kamu mencari mati maka saya akan membunuhmu lalu mengambil Kristal Naga dari dalam tubuhmu…”


“Kalian berdua, bunuh dia…”


Raden berkata kepada dua bawahannya.


Aron sekarang sudah menjadi orang biasa, jadi menghadapinya sama sekali tidak perlu dilakukan langsung oleh Raden.


“Baik!”


Kedua orang itu menjawab lalu mulai menerjang dengan cepat ke arah Aron.


“Lina, menyingkirlah dulu!” Aron menyuruh Lina untuk menyingkir, lalu menyeringai saat melihat dua orang yang menerjang ke arahnya : “Kebetulan saya bisa menggunakan kalian berdua untuk mencoba hal baru…”


Dua orang itu memiliki kekuatan Great Grand Master tingkat lima, dan bisa dianggap sebagai ahli di dalam komunitas bela diri.


Namun saat dua orang itu menerjang ke hadapan Aron, terlihat aura menakutkan yang meledak dari dalam tubuh Aron dan langsung membekukan dua orang itu.


Dua orang itu seketika tercengang, mereka mengira kekuatan di dalam tubuh Aron sudah dikunci dan menjadi orang biasa, namun sekarang saat merasakan aura itu, jelas kekuatannya lebih tinggi dari mereka berdua.


__ADS_1


#Berhubung Hari ini saya balik kerantau (Pekanbaru) dari kampung (SUMBAR), Jadi saya updete pagi, takut nanti ga sempat updete karena macet, mohon Do'a agar saya dan keluarga selamat sampai tujuan...🙏🙏🙏


__ADS_2