Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
4 Tetua Lembah Iblis


__ADS_3

Melihat keempat orang itu ternyata ditugaskan oleh seseorang, Aron pun penuh kebingungan, siapa yang mengutus mereka untuk datang kemari?


“Ketua Detasemen Eddyt, siapa empat tetua ini?”


Aron bertanya kepada Eddyt.


“Tuan Aron, empat orang ini adalah Empat Tetua Iblis dari Lembah Iblis, yang berbicara padamu tadi adalah Amon Si Nomor Satu, yang berambut panjang di sampingnya adalah Natan Si Nomor Dua, yang lebih gemuk adalah Salomo Si Nomor Tiga, dan yang paling kurus adalah Daniel Si Nomor Empat…”


Eddyt berbisik dan memperkenalkan kepada Aron.


“Empat Tetua Iblis, Empat Tetua Iblis?"


Aron mengernyitkan keningnya, dia sepertinya pernah mendengar tentang mereka, dan saat Aron mengingatnya, dia tersentak, dia pernah mendengar nama Empat Tetua Iblis dari Danu.


Saat itu Elen dipungut oleh Empat Tetua Iblis dan kemudian Salomo memberikannya kepada Danu untuk dibesarkan!


Jadi sepertinya Empat Tetua Iblis ini mungkin diutus oleh Danu, tapi Aron tidak tahu kenapa Danu bisa mengenal mereka.


“Amon, apakah kamu bisa seenaknya saja mencampuri urusan Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama sesuka hatimu, bukankah ini keterlaluan?”


Arthur berjalan ke atas ring dan bertanya dengan wajah dingin.


​“Persetan dengan keterlaluan…kalian sekelompok orang menganiaya seorang anak kecil, dan itu tidak keterlaluan? Jangan mempersulitku, hari ini kami datang membawa dia pergi, kalau kalian merasa tidak puas, ayo bertarung…”

__ADS_1


Amon mengumpat dan memaki Arthur, membuat wajah Arthur yang dimaki seketika memerah!


Mendengar perkataan Amon, Aron tiba-tiba ingin tertawa, dia tidak menyangka Empat Tetua Iblis yang sudah berusia masih begitu blak-blakan dan langsung membuka mulutnya untuk mengumpat!


Namun Aron menyukai temperamen seperti ini!


Sepertinya keempat orang ini tidak disebut Empat Tetua Iblis tanpa alasan.


“Kamu…kamu…” wajah Arthur menjadi merah padam karena marah, lalu menunjuk Amon : “Kalian Lembah Iblis mau menantang seluruh dunia bela diri?”


“Cuih…” Amon meludah, lalu berkata dengan dingin : “Dasar tidak tahu malu, kalian Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama bahkan tidak bisa mewakili keluarga-keluarga bela diri di seluruh Kota Dama, masih ingin mewakili seluruh dunia bela diri, kamu tidak bercermin dulu ya.”


“Kakak pertama, orang ini mungkin sudah terlalu tidak tahu malu, jangan lupa dia ini berlatih teknik kultivator iblis, mungkin dia bahkan sudah kehilangan kemampuannya sebagai seorang pria.”


“Kakak kedua, kamu sedang membicarakan Kanon Bunga Matahari bukan? Lihatlah jenggot di mulut Arthur, pasti yang dia latih bukanlah Kanon Bunga Matahari.”


Salomo menatap Arthur dan tiba-tiba tersenyum sedih : “Dia pasti berlatih…”


“Tutup mulut kalian, tutup mulut kalian semua…”


Arthur menjadi panik, tidak ada orang yang tahu dia berlatih teknik kultivasi jahat, Empat Tetua Iblis juga pasti tidak tahu, tapi jelas omong kosong dari pihak lawan juga berhasil merangsang akal sehat Arthur.


“Hahaha…” Aron yang mendengar perkataan beberapa orang itu tidak bisa menahan tawanya!

__ADS_1


Terlebih lagi saat melihat raut wajah Arthur yang sangat dingin serta menggertakkan giginya dengan erat!


“Arthur, hari ini kamu tidak bisa membunuhku, namun cepat atau lambat saya pasti akan membunuhmu, dan orang-orangmu…”


Aron menatap Arthur dengan dingin, lalu mengalihkan pandangannya ke Empat Tetua Penegak Hukum.


Empat Tetua Penegak Hukum tidak peduli pada ancaman Aron sama sekali, karena kekuatan yang ditunjukkan Aron sudah sangat kuat di usianya ini, tapi dengan bertambah kuatnya, maka akan semakin sulit untuk ditembus.


Sepertinya, bahkan setelah beberapa dekade, Aron juga tidak mungkin bisa menjadi lawan mereka berempat, apalagi, Aron belum tentu bisa hidup selama itu!


“Saya akan menunggumu, namun entah apakah orang yang kamu cintai bisa menunggu hingga hari di mana kamu akan membunuhku atau tidak…”


Arthur menyipitkan matanya dan samar-samar mengancam.


“Kalau kamu berani melukai Nuri, saya akan melenyapkan seluruh aliansimu…”


Niat membunuh yang haus darah meledak dari tubuh Aron!


“Nak, sebelum kamu punya kemampuan itu sebaiknya kamu jangan berbicara terlalu besar, kami berempat bisa datang menyelamatkanmu hari ini tidak berarti kami bisa menyelamatkanmu selamanya, jadilah orang yang cerdas.”


Amon berkata lalu berbalik dan berjalan keluar dari arena.


__ADS_1


__ADS_2