
Adegan berdarah itu membuat semua orang terkejut.
Teriakan Kawasaki Hiroji yang memilukan bergema di seluruh Lembah Pengobatan.
Beberapa pendekar lain yang melihat hal itu menunjukkan raut wajah yang sangat jelek, meskipun mereka ingin maju dan menyelamatkan Kawasaki Hiroji, tapi tidak ada yang berani melangkah maju.
Krek…
Sebuah suara robekan terdengar lagi, salah satu kaki Kawasaki Hiroji dirobek oleh Aron.
Saat ini Kawasaki Hiroji bahkan sudah tidak memiliki tenaga untuk berteriak.
Tubuh Aron dipenuhi dengan muncratan darah segar, aura pembunuh di tubuhnya menjadi semakin kental, membuat dia terlihat seperti malaikat maut dari neraka!
Bahkan Lina, Alfat dan yang lainnya juga samar-samar merasa takut dalam hati mereka saat melihat hal itu, mereka mengira Aron akan menjadi gila.
Di tengah keterkejutan semua orang, Aron langsung merobek anggota tubuh Kawasaki Hiroji yang tersisa dan saat ini hanya tubuh Kawasaki Hiroji yang tersisa.
Meskipun begitu, Kawasaki Hiroji tidak mati, dia masih bernafas dan merasakan penderitaan atas rasa sakit itu.
Aron melemparkan sisa tubuh Kawasaki Hiroji ke hadapan Alfat.
“Tetua Alfat, cari sebuah gentong, lemparkan dia ke dalam dan rendam dengan cairan obat, jangan biarkan dia mati begitu saja…”
Aron berkata pada Alfat.
__ADS_1
“Penguasa Lembah, ini…”
Alfat sedikit tidak tahu harus berbuat apa, dia merasa ini terlalu sadis.
Aron melihat Alfat yang tidak bergerak mengernyitkan keningnya : “Lihat dua anak kecil yang mati di hadapanmu, apa kamu merasa saya sadis?”
Alfat melihat dua anak kecil dan juga ibunya yang sudah meninggal, meskipun hatinya juga terbakar oleh kemarahan tapi dia masih sedikit tidak tega.
“Lakukan sesuai perkataanku, ini adalah perintah…”
Raut wajah Aron menjadi sangat muram dan nada bicaranya meninggi.
Alfat bergidik dan segera melambaikan tangannya, meminta seseorang untuk mencari gentong untuk merendam Kawasaki Hiroji di dalamnya.
Tidak lama kemudian, sebuah gentong dibawakan, di dalamnya sudah berisi cairan obat, dan Kawasaki Hiroji dilemparkan ke dalam, hanya tersisa kepalanya yang terlihat, dia tidak akan mati untuk sementara!
Mereka tidak takut mati, tapi hal seperti ini baru pertama kali mereka lihat.
Aron menatap Kawasaki Koichi dengan dingin, tatapan matanya penuh dengan keinginan membunuh.
“Tidak lama kemudian, kalian juga akan segera dimasukkan ke dalam gentong, apakah kalian tahu apa ini?”
Aron perlahan-lahan melangkah maju, membuat beberapa pendekar samurai itu mundur ketakutan.
“Ini namanya, manusia Gentong, hal sesadis ini diciptakan oleh orang dari Negara Partan, hari ini saya juga akan membiarkan kalian mencoba hasil ciptaan leluhur kalian…”
__ADS_1
Aron berkata sambil melangkah maju.
“Bodoh, kami para pendekar Negara Partan lebih baik mati daripada dipermalukan olehmu…”
Kawasaki Koichi berteriak keras : “Kami adalah anggota dari Keluarga Watanabe, kamu memperlakukan kami seperti ini, Duta Besar kami tidak akan melepaskanmu.”
“Persetan denganmu, coba suruh saja Duta Besar kalian kemari…”
Aron melangkah dan mengayunkan tinjunya dengan ganas!
Empat pendekar lainnya yang tersisa berjuang mati-matian, namun mereka sama sekali bukan lawan Aron, walau mereka menikamkan pedang mereka ke tubuh Aron juga tidak akan membuatnya terluka.
Aron mengulurkan tangannya, Pedang Naga yang berkobar dengan api muncul, diikuti dengan cahaya-cahaya pedang!
Aron tidak membunuh mereka, dia menggunakan Pedang Naga untuk memotong semua anggota tubuh para pendekar itu!
Dalam beberapa belas menit, anggota tubuh yang terpotong sudah memenuhi tanah dan empat pendekar itu tidak berhenti berteriak kesakitan.
Sekujur tubuh Aron berlumuran dengan darah, sementara Lina, Alfat dan yang lainnya juga merasa ngeri.
“Aron…”
Lina memanggil Aron dengan suara kecil.
Dia takut Aron menggila, dan pada saatnya dia tidak kenal lagi dengan siapa pun lalu membunuh siapa saja…
__ADS_1
Aron menoleh dan melihat Lina, lalu tersenyum padanya, memperlihatkan deretan giginya yang putih di wajahnya yang penuh dengan noda darah berwarna merah.