
Semua orang tercengang menatap lonceng tembaga yang hancur itu.
Bukankah itu adalah senjata ajaib?
Sebuah senjata ajaib kenapa dapat dihancurkan dengan begitu mudah?
Aura pembunuh menghilang, dan Kristal Naga kembali ke dalam tubuh Aron dan cahayanya juga menghilang tanpa jejak!
Keheningan memenuhi sekeliling.
Semua orang menatap adegan di depan mata mereka dengan tidak percaya.
Banyak dari mereka yang mulai menelan ludah mereka, dan bernafas dengan berat.
Saat ini, pandangan mereka semua jatuh pada tubuh Aron.
“Harta karun yang ada pada Aron jauh lebih banyak dari yang kita ketahui ya…”
Tatapan mata Arthur membara, dia menatap Aron seperti sedang menatap seorang wanita cantik.
Orang-orang yang ada di tribun penonton juga banyak yang mulai menatap Aron dengan tatapan serakah.
Namun Aron tidak peduli dengan tatapan serakah itu saat ini, matanya menatap August dengan dingin.
“Sekarang, saya mau lihat kartu apa lagi yang kamu miliki…”
Arin berkata lalu Pedang Naga di tangannya meledak dengan keinginan membunuh dan disusul dengan tebasan!
August yang melihat hal itu segera menoleh ketakutan dan saat ini dia sudah tidak peduli lagi dengan kehormatannya, tidak peduli apakah itu memalukan atau tidak.
Kekuatan yang ditunjukkan oleh Aron telah menghancurkan semangat juangnya yang tersisa!
Swoosh…
Sebuah luka sayatan yang dalam dan berdarah langsung terlihat di punggung August, membuat dia seketika tersandung dan jatuh ke tanah!
__ADS_1
Arin menyimpan Pedang Naga dan langsung mengangkat August.
“Ini adalah Tuan Muda dari Keluarga King, hanya seperti ini…”
Sambil berkata, Aron melayangkan tamparannya, dan membuat wajah August seketika bengkak!
“Akui kekalahanmu, lalu menggonggong seperti anjing…”
Setelah Aron menampar August, dia berkata dengan perlahan.
Perkataan Aron membuat semua orang kaget, mereka tidak menyangka Aron tidak berhenti memukuli August dan mempermalukannya seperti ini.
Apakah dia berniat membuat dendam kesumat dengan Keluarga King?
“Aron, jangan sombong, saya hanya…”
Piak!
Tidak menunggu August selesai berbicara, Aron langsung menamparnya lagi.
Piak!
Satu tamparan dilayangkan lagi, wajah August sudah berubah bentuk.
“Hentikan, hentikan…”
Naveen bangkit berdiri dan aura membunuh dari tubuhnya muncul.
“Kepala Keluarga Keluarga King, ini adalah pertarungan, kamu ingin melanggar aturan?”
Eddyt yang melihat hal ini langsung berteriak keras dan bertanya pada Naveen.
Dia takut Naveen akan tiba-tiba menyerang Aron!
“Persetan dengan aturan itu…”
__ADS_1
Naveen melihat putranya sendiri dipukuli seperti anjing mati, mana mungkin dia memedulikan hal ini lagi.
Namun di saat Naveen ingin bergerak, tiba-tiba ada dua aura Great Grand Master puncak yang menekannya!
Lion mencibir : “Kepala Keluarga Keluarga King yang terhormat, apakah begitu tidak tahu malu sampai ayah dan anak bekerja sama untuk memukul satu orang?”
“Lion, di sini tidak ada urusanmu, kedua keluarga kita tidak berselisih, menyingkirlah dari hadapanku!”
Tatapan mata Naveen menyipit, dan dipenuhi dengan aura pembunuh.
“Tua bangka sialan, saya menyapamu Kepala Keluarga Keluarga King karena menghormati kamu yang berusia lebih tua, kamu malah berani memakiku, percaya tidak saya akan menginjak Keluarga King kalian?”
Lion tidak takut pada Naveen, meskipun kekuatannya sendiri tidak kuat, tapi dia memiliki kekuatan Keluarga Dayo di belakangnya, memiliki ayahnya yang mendukungnya!
“Kamu cari mati…”
Naveen sudah hampir mati kesal, di hadapan begitu banyak orang, Lion sebagai generasi penerus berani memakinya tua bangka.
Melihat Naveen akan menyerang, dua Great Grand Master tingkat puncak yang dibawa oleh Lion segera melindungi Lion di belakang tubuh mereka.
Suasana di arena seketika menjadi tegang, dan pertarungan besar akan segera terjadi!
“Semuanya hentikan…”
Arthur yang melihat hal ini mau tidak mau angkat bicara.
Kalau kedua belah pihak benar-benar bertarung maka akan menjadi masalah besar, pada saatnya nanti mungkin akan menjungkirbalikkan dunia, dia sebagai Ketua Aliansi Seni Bela Diri, tidak akan bisa bertanggungjawab kepada Tuan Gino.
Pada saatnya, pemerintahan akan turun tangan dan membubarkan Aliansi Seni Bela Diri, maka itu sudah lebih dari cukup.
“Kembali ke tempat duduk kalian semua, kalian tidak menganggap keberadaanku di sini?”
Arthur berkata dengan raut wajah dingin, aura di tubuhnya memancar, dan seketika raut wajah beberapa orang itu menjadi jelek, dan kembali duduk dengan patuh.
__ADS_1