
“Cepat tahan dia…”
Devin berteriak sementara dirinya mencoba mengambil kesempatan untuk melarikan diri!
Namun saat ini banyak murid Keluarga Tanu yang sudah tewas, terluka, bahkan sudah melarikan diri, beberapa Great Grand Master yang awalnya melindungi di sisi Devin juga tidak sanggup menahan Aron dengan formasi sihir Keluarga Tanu pada akhirnya, dan orang-orang yang tersisa sudah kabur sejak tadi.
“Apa kamu bisa melarikan diri?”
Pedang Naga di tangan Aron seperti dipenuhi dengan kekuatan guntur dan petir, yang terus bergemuruh di sepanjang jalur pelarian Devin, dan menghalangi Devin.
“Kalian Keluarga Tanu juga hanya seperti ini, ke depannya di dunia bela diri Kota Dama tidak akan ada lagi Keluarga Tanu.”
Aron menatap Devin dengan dingin dan tatapan membunuh yang kuat memancar dari matanya.
Devin tahu dia tidak akan memiliki harapan untuk melarikan diri, saat dia melihat mayat-mayat yang memenuhi tanah, serta beberapa orang yang tersisa di sekelilingnya, dia tahu Keluarga Tanu sudah tamat.
Dia sama sekali tidak menyangka, seorang Aron, seorang Aron yang dia remehkan menjadi seseorang yang melenyapkan dua keluarga bela diri mereka sendirian.
“Aron, saya salah, saya tahu saya salah, ke depannya Keluarga Tanu bersedia mendengarkan perintahmu dan mematuhi perkataanmu!”
Devin menundukkan kepalanya, kepala keluarga Keluarga Tanu yang terhormat sedang menundukkan kepalanya pada seorang pemuda berusia dua puluh tahunan karena terdesak.
Saat ini, kehormatan, reputasi tidak lagi penting bagi Devin, yang paling penting adalah bertahan hidup, hanya ada satu kesempatan untuk hidup, Devin tahu selama dia masih hidup, akan ada harapan ke depannya.
Namun apakah Aron akan memberikan kesempatan kepadanya untuk tetap hidup, tidak ada yang tahu.
__ADS_1
“Jika saya membunuhmu sekarang, seluruh kekuatan Keluarga Tanu-mu juga akan berada di bawah kendaliku.”
Tatapan mata Aron menjadi dingin, dia tidak akan melepaskan Devin.
Saat Aron selesai berbicara, dia mengangkat Pedang Naga di tangannya tinggi-tinggi.
Melihat Pedang Naga di tangan Aron, tatapan Devin penuh ketakutan, namun dia tidak bergerak, dia sudah kehilangan kepercayaan dirinya, karena dia tahu walau dia berhasil menghindar, hasilnya akan tetap sama.
“Hentikan…”
Di saat Aron hendak menghabisi Devin dengan pedangnya, tiba-tiba terdengar suara teriakan yang kuat.
Disusul dengan sebuah aura yang tidak tertandingi langsung menghantam ke arah Aron.
Pedang Naga di tangan Aron mengayun dengan keras dan sebuah energi pedang menyongsong dengan cepat.
Suara ledakan yang dahsyat terdengar, asap dan debu seketika mengepul ke udara.
Tubuh Aron tanpa sadar mundur beberapa langkah, dan tangannya yang memegang Pedang Naga sedikit gemetar, dan terdapat luka yang berdarah.
Raut wajah Aron berubah menjadi sangat muram, kekuatan energi barusan itu jauh melebihi bayangan Aron, orang yang bisa menghasilkan kekuatan seperti itu setidaknya berada di ranah Great Grand Master puncak.
“Siapa?”
Aron melihat ke depan dengan waspada.
__ADS_1
Perlahan-lahan sosok seorang pria muncul dari kepulan debu dan asap, raut wajahnya semakin muram.
Orang ini tidak lain tidak bukan adalah Wiwanto yang dihajar oleh Aron di makam kuno.
“Aron, kita bertemu lagi.”
Wiwanto menatap Aron dengan dingin, tatapan matanya menguarkan niat pembunuh.
“Ketua Dewan Wiwanto, tolong saya, tolong saya…”
Melihat kemunculan Wiwanto, Devin seketika berteriak kegirangan.
Wiwanto sudah datang, dia tahu dia akan selamat.
Mike juga bersemangat dan bergegas melangkah maju untuk memapah Devin dan berjalan ke arah Wiwanto.
“Walau Raja Surgawi datang juga tidak akan bisa menyelamatkan kalian…”
Aron melihat Devin dan Mike bersaudara yang hendak bersembunyi di belakang Wiwanto seketika menebaskan pedangnya dengan ganas.
Energi pedang itu membuat jejak di tanah dan langsung mengarah ke arah Devin.
Devin yang melihat hal itu langsung menghalangi Mike dan menggunakannya sebagai kekuatan untuk melompat dan mendarat di samping Wiwanto.
Sedangkan Mike menatap kakaknya sendiri dengan kaget, dia sama sekali tidak menyangka, saat berhadapan dengan hidup atau mati, Devin akan mengorbankan nyawanya sendiri.
__ADS_1