
Perkataan Aron mengejutkan semua orang, sebagai orang yang berkecimpung di dunia seni bela diri, mereka tahu tempat seperti apa Lembah Pengobatan itu, apalagi di hadapan Tetua dari Lembah Pengobatan, Aron malah berani mengatakan hal seperti itu, bukankah itu cari mati?
Hendy dan Eddyt berkeringat untuk Aron, mereka takut Alfat akan marah.
Tapi hal itu malah membuat Dika dan Boyca kegirangan.
“Nak, kamu berani memfitnah Lembah Pengobatan, saya rasa kamu tidak sabar untuk mati….”
Elder memelototi Aron.
“Kenapa, kamu masih ingin bertarung melawan ku? Kamu hanya seorang bawahan yang sudah kalah, apa kamu punya hak untuk bicara?”
Aron menatap Elder dengan marah dan berkata dengan dingin.
“Kamu…….”
Elder sangat marah, di hadapan begitu banyak orang dia membeberkan kekalahannya dan membuat Elder malu, dia berniat untuk menerjang ke arah Aron.
“Elder…….”
Alfat menghentikan Elder lalu tersenyum pada Aron dan berkata : “Saudara Aron, saya rasa kamu pasti salah paham, kami tidak pernah bermaksud merebut ramuan mu, karena kecerobohan kami tadi malam, saya meminta maaf padamu…”
__ADS_1
Alfat sebagai tetua Lembah Pengobatan, meminta maaf pada Aron?
Ini membuat semua orang terkejut, bahkan Aron sendiri tidak menyangka kalau Alfat akan minta maaf padanya di depan umum.
Alfat sudah meminta maaf, Aron tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Dua bersaudara dari Keluarga Bara yang awalnya heboh, saat melihat situasi ini seketika menjadi dingin, mereka tidak mengerti kekuatan seperti apa yang dimiliki oleh Aron hingga Tetua dari Lembah Pengobatan juga meminta maaf padanya.
“Tetua, kamu….kamu mana boleh meminta maaf padanya?”
Elder menatap Alfat dengan tidak percaya, di hadapan begitu banyak orang-orang dari dunia bela diri, kalau sampai tersebar maka reputasi Lembah Pengobatan akan rusak bukan?
Perkataan Alfat membuat Dika tertegun, bukankah ini memaksanya untuk mati?
Sekarang satu tangannya sudah patah, dan kekuatan dalam tubuhnya sudah hampir habis, kalau dia bertarung lagi dengan Aron, maka dirinya pasti akan mati.
“Kami akan mendengarkan perkataan Tetua Alfat….”
Hendy angkat bicara lalu mengedipkan matanya pada Jekson dan Lyla.
Dua orang itu mengangguk dan melambaikan tangannya agar anggota Geng Lyla dan Geng Sanur mundur.
__ADS_1
Jelas saat ini Aton lebih unggul, dan mereka tidak perlu ikut campur.
Sedangkan Boyca dan bawahan Keluarga Bara mengawal Dika dengan ketat dan tidak berniat pergi, karena Boyca tahu kalau mereka pergi maka Aron pasti akan mencabut nyawa Dika.
“Kalian tidak mendengar perkataanku?”
Alfat menatap Boyca dengan dingin.
“Tetua Alfat, Keluarga Bara tidak memiliki dendam dengan Lembah Pengobatan, kalau Tetua Alfat membantu kami kali ini, maka Keluarga Bara akan sangat berterima kasih….”
Boyca menatap Alfat dengan tatapan memohon.
“Apa maksudmu? Kamu mau menyogokku di depan umum?” Alfat menyipitkan matanya : “Lembah Pengobatan adalah organisasi yang bersih dan suci, tentu saja kami harus menegakkan aturan dalam dunia seni bela diri, siapa pun tidak diizinkan untuk melanggar aturan, apalagi kalian Keluarga Bara yang membuat surat tantangan, kalian tentu tidak boleh melanggar aturan, mundur sekarang juga…..”
Alfat tidak memberi muka kepada Boyca sama sekali, dan ini membuat Boyca serba salah.
“Mundur……”
Alfat melihat Boyca yang masih tidak bergerak berteriak dengan marah dan aura mengerikan langsung terpancar dari tubuhnya.
__ADS_1