Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Berhasil Kabur


__ADS_3

Bisa dikatakan bahwa kebencian kedua orang itu terhadap Aron sudah meresap ke dalam tulang!


“Menurutmu Aron akan berhasil kabur atau tidak?”


Arthur tiba-tiba bertanya.


August terdiam sejenak lalu berkata : “Kali ini dia pasti tidak akan bisa bertahan hidup, walau dia bisa melarikan diri, di lautan yang begitu luas tanpa kapal, berapa hari dia bisa bertahan?”


Arthur yang mendengar hal ini merasa ada benarnya dan raut wajahnya menunjukkan senyuman.


“Hanya saja tidak bisa membunuhnya dengan tanganku sendiri, ini sangat disayangkan…”


August selalu ingin membunuh Aron dengan tangannya sendiri, namun pada akhirnya tetap tidak terwujud.


Arthur menatap August : “Saat kamu membunuh Aron, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa kamu tiba-tiba memotong tanganmu sendiri?”


Arthur teringat saat di dalam istana August merobek tangannya sendiri hingga patah dan bertanya dengan penasaran.


August melirik tangannya yang patah dan raut wajahnya tampak tidak terlukiskan.


Ada beberapa hal yang tidak dapat dia beritahukan kepada Arthur.


Arthur melirik August dan tahu August tidak ingin membicarakannya, lalu tersenyum dan berkata : “Roh di dalam tubuhmu yang mengambil alih dan merobek tanganmu bukan?”

__ADS_1


​August tercengang, lalu menatap Arthur dengan tidak percaya namun segera mengangguk : “Benar, saat itu teknik kultivasi yang Aron praktikkan sangat aneh, awalnya saya ingin menyerap kekuatannya namun tidak disangka dia mengendalikanku dan tidak berhenti menyerap kekuatan yang ada di dalam tubuhku.”


Arthur hanya bisa menarik nafas saat mendengar teknik kultivasi Aron ternyata begitu hebat.


“Untung saja dia sudah mati sekarang, kalau tidak kekuatannya di masa mendatang akan sangat tidak terduga…”


“Pada saat itu, kita sepertinya tidak akan mati dengan baik.”


Arthur berkata dengan sedikit ketakutan.


August yang mendengarnya juga tersenyum canggung, awalnya dia adalah orang paling berbakat di generasi muda, tapi sekarang dia malah ditekan oleh Aron, meskipun Aron tidak akan muncul lagi ke depannya, tapi legenda tentang Aron sepertinya akan membutuhkan waktu yang panjang untuk memudar.


“August, apa yang terjadi dengan roh di dalam tubuhmu? Kenapa saat pertarungan tadi, kekuatanmu jelas berkurang drastis?”


Arthur bertanya dengan heran, dia tidak tahu mengapa kekuatan August tiba-tiba berkurang drastis!


Hanya saja dia tidak sempat bertanya!


Tidak lama kemudian kesadaran spiritual August menyelam dan bertanya kepada roh itu : “Senior, saat zirah gadis itu muncul tadi, kamu pergi ke mana? Kenapa saya tidak merasakan kehadiranmu?”


“Zirah yang dikenakan oleh gadis itu adalah peninggalan Buddha, cahaya itu adalah cahaya Buddha.”


“Itu adalah cahaya Buddha, jadi kalau saya tidak bersembunyi sekarang kamu mana bisa berbicara lagi denganku, saya pasti sudah lenyap menjadi abu…”

__ADS_1


Roh itu berkata dengan suara yang diwarnai dengan rasa takut.


Sepertinya cahaya Buddha tadi memang memberikan banyak tekanan kepadanya.


Namun setelah Wenny kabur, roh itu kembali muncul lagi.


Kilatan cahaya melintas di mata August setelah mendengarnya, dia tidak menyangka sebuah zirah yang tampak biasa saja ternyata merupakan harta karun!


“August?”


Melihat ekspresi August, Arthur berteriak pelan.


August tersadar dan berkata pada Arthur : “Ketua Arthur, sekarang Lion kabur bersama gadis itu, mereka pasti tidak bisa kabur di lautan ini, mereka sepertinya ada di atas kapal, ayo kita cari…”


August berkata lalu tampak tidak sabar untuk berlari dan mencari.


Arthur mengernyitkan keningnya, dia tidak tahu apa yang membuat August tiba-tiba tertarik pada dua orang itu.


August mencari ke seluruh kapal namun tidak menemukan Lion dan Wenny, ternyata mereka sudah melepaskan sekoci dan kabur.


Ini membuat ekspresi August penuh dengan penyesalan!


“Dua orang ini sudah kabur, ya sudah, asalkan Aron tidak bisa kabur saja sudah cukup.”

__ADS_1


“Kita sudah harus melakukan apa yang seharusnya dilakukan setelah ini…”


Arthur berkata sambil menepuk pundak August.


__ADS_2