Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Ambisi Mengalahkan Hati Nurani


__ADS_3

“Tuan Kedua Keluarga Galah, beritahu saja kepada kami apa yang harus kami lakukan? Kami akan mendengarkan perintahmu!”


“Aron bahkan berani membunuh Tuan Muda Keluarga Galah, benar-benar pantas mati!”


“Dia tidak hanya membunuh Tuan Muda Rein, tapi Aron ini juga memprovokasi seluruh komunitas bela diri Kota Dawa!”


“Benar, setelah menangkap Aron, bunuh dia untuk membalaskan dendam Tuan Muda Rein!”


Para keluarga dan klan bela diri mulai berteriak.


“Baguslah kalau begitu, kita bisa segera berangkat, saya akan segera mengirim surat tantangan kepada Lembah Iblis, jika mereka berani menyembunyikan Aron, saya akan membuat mereka membayar harganya!”


Gera melihat begitu banyak orang yang mendukungnya mulai memiliki keberanian.


“Tuan Kedua, saya rasa kita sebaiknya membuat rencana jangka panjang, tunggu Tuan Besar keluar dan bicarakan lagi!”


“Karena perjalanan dari Kota Dawa ke Lembah Iblis cukup jauh ditambah lagi itu adalah wilayah Kota Dama!”


“Kita menggerakkan begitu banyak orang pasti akan diketahui oleh para pemimpin, pada saatnya jika pihak pemerintahan juga campur tangan maka masalah akan menjadi rumit.”


Kepala pelayan memperingatkan Gera dengan suara pelan.


“Sudah saya bilang, saya akan mengirimkan surat tantangan kepada Lembah Iblis, ini adalah cara yang biasa dalam menyelesaikan dendam, pihak pemerintahan mana mungkin bisa ikut campur!”


“Kamu minggir dan jangan ikut campur, saya rasa kamu sama sekali tidak menganggapku sebagai Tuan Kedua.”

__ADS_1


Gera menatap kepala pelayan dengan penuh kebencian.


Kepala pelayan yang melihat itu tidak berani mengatakan apa pun lagi, dia hanya bisa berdoa agar Tris segera keluar.


Segera, Gera memposting surat tantangan secara terbuka di forum bela diri.


Seluruh komunitas bela diri Kota Dawa bergabung dengan Keluarga Galah, hendak menantang Lembah Iblis dan akan bertarung melawan mereka, kecuali para Tetua Iblis, bersedia menyerahkan Aron si pembunuh.


Kalau tidak, maka Lembah Iblis akan bersimbah darah dan tidak satu pun dari mereka akan bisa hidup!


Setelah berita ini di posting, seluruh forum langsung meledak.


Seluruh komunitas bela diri Kota Dawa menantang Lembah Iblis, ini adalah masalah besar!


Kekuatan Lembah Iblis memang tidak buruk, tapi jika harus melawan seluruh komunitas bela diri Kota Dawa, sepertinya masih sedikit lebih lemah.


“Kamu tidak melihat ya, ini karena Aron lagi, dengar-dengar Aron membunuh Tuan Muda dari Keluarga Galah, jadi menurutmu apakah Keluarga Galah mungkin tidak marah?”


“Aron itu sebenarnya punya hubungan apa dengan Lembah Iblis, sampai-sampai Lembah Iblis bersedia bertarung dengan seluruh komunitas bela diri Kota Dawa hanya untuk melindungi Aron!”


“Kita tunggu saja pertunjukkan menarik, pertarungan sebesar ini sudah lama tidak terjadi.”


Semua orang mulai berdiskusi di forum dan memperhatikan pertarungan besar yang akan segera terjadi.


Pertarungan seperti ini pasti akan menjadi pertumpahan darah.

__ADS_1


Keluarga Himawan, Kota Dama!


​Robi juga sudah melihat berita di forum dan sebuah seringai tipis muncul di sudut mulutnya.


“Tuan Muda, Keluarga Galah sudah membawa seluruh komunitas bela diri Kota Dawa dan berangkat, sepertinya mereka akan tiba di Lembah Iblis dalam tiga hari!”


Pada saat ini, kepala pelayan Keluarga Himawan bergegas menghampiri dan berkata.


“Haha, tidak disangka, Keluarga Galah memiliki kekuatan menyatukan yang begitu bagus, benar-benar dapat menyatukan seluruh komunitas bela diri di Kota Dawa!”


“Saya mau lihat bagaimana Lembah Iblis mampu melawan kali ini, dan Aron itu pasti akan mati…”


Robi menyeringai sinis.


​“Tuan Muda, apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Kalau Keluarga Galah menggerakkan seluruh komunitas bela diri Kota Dawa, pada akhirnya kita tidak akan bisa mengintervensi mereka.”


Tanya kepala pelayan.


“Tidak perlu khawatir, tetap minta semua orang untuk siaga, setelah kali ini, Keluarga Himawan mungkin akan menjadi pemimpin dari komunitas bela diri di Kota Dawa.”


“Pada saatnya, seluruh komunitas bela diri Kota Dawa akan berada di bawah komando Keluarga Himawan, ditambah dengan kekuatan kita di Kota Dama.”


“Saya mau lihat siapa lagi yang berani melawan Keluarga Himawan? Dan Keluarga Dayo itu cepat atau lambat akan saya hancurkan!”


“Hahaha…haha…”

__ADS_1


​Robi tertawa terbahak-bahak dengan puas.


Ambisi Robi menjadi semakin besar, sampai ingin menggantikan Keluarga Galah dan menjadi pemimpin komunitas bela diri di Kota Dawa, namun jika kali ini Keluarga Galah bahkan seluruh komunitas bela diri Kota Dawa mengalami pukulan telak, itu juga merupakan sebuah kesempatan.


__ADS_2