Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Keras Kepala


__ADS_3

“Jangan khawatir, yang mati pasti kamu…”


Aron berkata dengan raut wajah yang tegas.


Wajah Satria memerah karena marah, dia tidak dapat berkata apa-apa, hanya bisa menoleh pada Tuan Gino dan berharap Tuan Gino membantunya berbicara.


“Adon, bagaimana jika saya tidak mengizinkanmu menantang Keluarga Himawan sekarang?”


Tuan Gino bertanya pada Aron.


“Maka saya tidak akan menantang lagi, tapi saya tetap akan membunuh semua orang di Keluarga Himawan, walau pihak pemerintahan memberi tekanan, juga tidak masalah…”


Aron berkata dengan penuh niat membunuh.


Perkataan Aron mengejutkan semua orang, ini sama saja dengan memprovokasi kehormatan Tuan Gino secara terang-terangan!


Memprovokasi kehormatan pemerintahan secara terang-terangan, apakah sudah pernah bertanya siapa yang berani melawan pemerintahan, ini jelas-jelas bosan hidup!


“Kamu tidak takut saya membunuhmu?”


Tuan Gino bertanya dengan raut wajah yang sedikit dingin.


Aron menggelengkan kepalanya : “Sebelum kamu membunuhku, saya akan membuat semua orang di Keluarga Himawan pergi ke neraka…”


​Semua orang menatap Tuan Gino, Aron sudah berkata seperti itu, mereka ingin melihat bagaimana Tuan Gino bereaksi.

__ADS_1


Namun semua orang merasa terkesan karena Aron berani berkata seperti itu!


Setelah berpikir sejenak, Tuan Gino tiba-tiba menoleh ke arah Satria : “Bagaimana, saya sudah mengatakan kalau anak ini keras kepala, dia belum tentu akan mendengar perkataanku, kamu juga sudah melihatnya saya tidak bisa melakukan apa pun…”


Setelah berkata, Tuan Gino berbalik pergi, dia melangkah dengan ringan dan sosoknya menghilang dengan cepat.


Hal ini membuat raut wajah Satria sangat jelek, dia tidak menyangka Aron berani tidak memberi muka kepada Tuan Gino di hadapan begitu banyak orang.


​Tuan Gino mewakili pemerintahan, melakukan hal seperti ini bukankah mencoreng kehormatan pemerintahan?


Namun setelah kejadian ini, semua orang semakin tahu posisi Aron di hati Tuan Gino!


Jika berganti menjadi orang lain, maka Tuan Gino pasti sudah menamparnya sampai mati.


“Aron, kamu benar-benar ingin bertarung sampai mati denganku?”


“Siapa bilang akan bertarung sampai mati, sekarang kamu tidak memenuhi syarat untuk berbicara seperti itu lagi padaku”


Tatapan mata Aron penuh dengan penghinaan!


​Satria yang mendengarnya seketika berteriak marah : “Aron kamu terlalu menggertak, jangan kira saya benar-benar takut padamu.”


“Kalau bukan karena takut klan dan keluarga bela diri lainnya akan mengambil keuntungan dari situasi ini, saya pasti sudah menghajarmu!”


Aron malah tersenyum dingin : “Tidak ada yang akan mempersulitmu, karena saya akan membuat Keluarga Himawan menghilang, dan semua sumber daya milik Keluarga Himawan juga akan menjadi milikku, siapa yang berani berebut denganku, akan menjadi musuhku!”

__ADS_1


Perkataan Aron adalah pernyataan yang sangat mendominasi, ini sama saja dengan menantang seluruh komunitas bela diri Kota Dama!


“Baik, hari ini saya mau lihat kemampuan sebesar apa yang kamu miliki, sampai begitu sombong…”


Aura di tubuh Satria mulai meningkat dan energi yang menakutkan mulai memenuhi udara!


Semua orang di sekitar yang melihat ini segera mundur, dua orang Master Guru bertarung, akan meledakkan seluruh area, siapa yang berani mendekat akan mengalami kesialan.


Satria melingkarkan kedua tangannya dan sosoknya melintas lalu mengarahkan cengkeramannya ke dada Aron.


Aron menatap Satria dan tidak bergerak, tubuhnya memancarkan cahaya keemasan, sisik-sisik emas mulai menyelimuti tubuhnya dengan cepat.


Saat ini, sisik-sisik di tubuh Aron tampak lebih terang.


Kecepatan Satria sangat cepat, namun saat cengkeraman Satria mengarah ke dada Aron, Aron malah dapat mengaktifkan tubuh emas tak ter hancurkannya.


Perlu diketahui, beberapa hari lalu Aron bahkan tidak memiliki kesempatan untuk bereaksi.


Crit…


Lima jari Satria sekeras baja namun saat mencakar ke arah dada Aron, dia tidak melukai Aron sedikit pun, bahkan tubuh emas yang tak ter hancurkan juga tidak terpengaruh!


Sisik-sisik yang berkilau menutupi seluruh tubuh Aron dengan rapi, tidak satu pun yang terlepas.


“Bagaimana ini bisa terjadi?”

__ADS_1


Satria tampak sangat terkejut, perlu diketahui beberapa hari yang lalu serangan ini membuat tubuh emas tak terhancurkan Aron hampir hancur dan sebagian besar sisiknya rontok, dan kilau cahayanya memudar.


__ADS_2