Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kerangka Nenek Moyang


__ADS_3

Pukulan Aron seketika meledakkan seberkas cahaya yang lembut!


Cahaya lembut itu menembus masuk ke dalam tornado api dan membuat tornado api itu seketika menghilang!


Merasakan cahaya yang lembut dan suci, Aron sedikit tercengang.


“Apa…apakah ini adalah inti sebenarnya dari Tinju Cahaya Suci?”


Aron merasakan kenyamanan yang sulit dijelaskan saat merasakan cahaya yang lembut dan suci itu.


Raden mengernyitkan keningnya lebih dalam lagi, dia sudah merasakan energi di dalam tubuhnya perlahan-lahan terkuras habis, jika dia tidak bisa membunuh Aron lagi, maka dia sudah tidak akan memiliki kesempatan.


“Menggunakan darah sebagai paduan, menggunakan bumi sebagai kuburan, nenek moyang memberkati…”


Raden tiba-tiba menggumamkan sesuatu, lalu menepukkan tangannya ke dadanya sendiri!


Seteguk darah menyembur keluar, darah itu jatuh di tanah dan diserap dalam seketika!


Bumi berguncang, lalu sebuah pola besar muncul di tanah, dan pola itu memancarkan cahaya.


“Keluarlah…”


Raden berteriak dan setelah itu pola yang ada di atas tanah mulai berputar!


Sebuah cahaya melintas dan beberapa kerangka tengkorak manusia muncul dari pola itu secara tiba-tiba.


Raden menggigit jarinya dan meneteskan darahnya ke bagian atas kepala kerangka-kerangka itu.


Seketika beberapa kerangka itu tampak menjadi hidup kembali, dan bola cahaya berdenyut di dalam kerangka-kerangka itu seolah itu adalah jantung manusia.

__ADS_1


Aron yang melihat ini mengernyitkan keningnya.


“Apa-apaan ini?”


Menghadapi beberapa kerangka itu, Aron tampak sedikit tidak percaya.


Dia tidak menyangka Raden dapat memanggil benda-benda yang menakutkan ini, tampaknya Keluarga Jota memang memiliki banyak rahasia.


“Ini adalah kerangka nenek moyangku, hari ini mereka merasa tidak damai karena kamu, jadi para nenek moyang akan membunuhmu…”


Raden berkata lalu melambaikan tangannya, beberapa kerangka itu langsung menerjang ke arah Aron!


Aron yang melihat itu segera mengayunkan dua tinjunya.


Angin tinju yang kuat menghantam kerangka-kerangka itu, namun yang mengejutkan, itu tidak ada gunanya, kedua pukulan itu menembus kerangka-kerangka itu, dan tidak menyebabkan apa pun!


Raden tertawa.


Pada saat ini, sebuah kerangka sudah tiba di hadapan Aron dan mencakar Aron.


Luka berdarah langsung terlihat di depan tubuh Aron!


Tubuh emas yang tidak bisa hancur dirusak oleh kerangka-kerangka itu!


Melihat luka berdarah di dadanya, wajah Aron menjadi suram.


“Karena kamu menggunakan teknik sihir seperti ini, maka saya juga akan menggunakan teknik sihirku untuk membalasmu…”


Aron berkata lalu nyala api berwarna biru terlihat di sepasang tangannya!

__ADS_1


Segera setelah itu, aliran kekuatan Naga Ilahi memadat di telapak tangannya dan nyala api berwarna biru di tangannya menjadi semakin kuat.


“Karena kekuatan normal tidak akan berhasil, maka rasakanlah api spiritual ini…”


Sambil berkata, sepasang tangan Aron langsung membentuk gerakan mantra.


Raut wajah Raden seketika menjadi sedikit gelisah, dia tidak menyangka Aron ternyata menguasai teknik sihir dan dapat mengendalikan api spiritual.


Perlu diketahui hanya para ahli alkimia yang dapat menggunakan api spiritual untuk memurnikan pil!


Lantas Aron juga merupakan seorang alkemis?


Raut wajah Raden menjadi sangat jelek, dia bertanya-tanya berapa banyak kartu lainnya yang dimiliki oleh Aron.


Kenapa Aron sepertinya menguasai segala sesuatu.


Terlihat sepasang tangan Aron yang didorong ke depan dan sebuah formasi sihir langsung meledak dan menutupi kerangka-kerangka itu!


​Kekuatan yang menakutkan seketika berkobar, api spiritual yang membara, meminjam bantuan kekuatan ini dan mulai melahap semua yang bisa dibakarnya!


“Ini…sebenarnya apa ini?”


Merasakan kekuatan dari api spiritual, membuat Raden mundur ketakutan!


Bahkan berada sedikit lebih dekat dengan api spiritual saja membuat tubuh dan pikiran Warden seperti sedang dibakar sampai mati!


Beberapa kerangka itu saat ini sedang meronta-ronta di dalam bara api spiritual.


Dalam sekejap, api spiritual menghilang dan kerangka-kerangka itu berubah menjadi tumpukan abu hitam, yang hanyut tanpa jejak saat tertiup oleh angin.

__ADS_1


__ADS_2