
Aron memancarkan aura yang luar biasa di tubuhnya dan pada saat ini, sosok Aron menjadi jauh lebih langsing namun di hadapan Bella dan yang lainnya dia menjadi jauh lebih besar dan tinggi!
Kesombongan serta rasa mendominasi yang tidak terkendali itu membuat orang merasa terintimidasi dan bahkan memiliki keinginan untuk menyembah!
Saat semua orang sedang terkejut, Pedang Naga muncul di tangan Aron, Pedang Naga memancarkan cahaya keabu-abuan dari bilah pedangnya.
Saat Pedang Naga muncul, aura mendominasi di tubuh Aron menjadi semakin kuat!
Terlihat Pedang Naga yang bersinar dengan cahaya yang berkilauan dan mengeluarkan suara dengungan.
“Mati kamu...”
Aron berteriak pelan sambil mengayunkan pedangnya dan menebas.
Energi pedang melesat ke langit dengan kekuatan yang luar biasa!
Dalam sekejap pedang itu menebas gelombang tekanan yang ada di depannya menjadi berkeping-keping, dan energi pedang itu seketika tiba di hadapan Baswan.
Mata Baswan membelalak, dan mulutnya terbuka lebar hingga sebutir telur utuh dapat dimasukkan ke dalamnya.
“Ini…ini adalah pedang spiritual?”
Baswan berkata dengan ngeri, jantungnya berdegup kencang dan sekujur tubuhnya menggigil kedinginan!
Saat Pedang Naga muncul di tangan Aron, Baswan tahu kalau riwayatnya sudah tamat.
Cahaya abu-abu di bilah Pedang Naga memberikan sensasi penuh teror kepada orang lain!
Baswan ketakutan, dia sangat ingin memohon ampun…
Namun sayangnya, energi pedang itu sudah menghampirinya dan sama sekali tidak memberikan kesempatan berbicara kepadanya!
Ugh ugh…
__ADS_1
Darah berceceran, energi pedang itu terlihat menebas leher Baswan dan membuat seluruh kepala Baswan terlempar keluar.
Tubuhnya jatuh ke tanah dan mengeluarkan suara gedebuk!
Kepalanya berguling-guling ke hadapan para bawahan Keluarga Jaya.
Semua bawahan Keluarga Jaya menatap adegan ini dengan tidak percaya.
Satu jurus, benar-benar hanya satu jurus!
Kepala Baswan dipenggal dengan satu jurus!
Seluruh bawahan Keluarga Jaya menjadi tercengang!
Di dalam hati mereka, kepala keluarga yang selalu terobsesi dengan seni bela diri memiliki kekuatan yang begitu luar biasa!
Saat ini kepalanya dipenggal oleh orang lain dalam sekejap!
Rasa keterkejutan di dalam hati ini membuat banyak bawahan Keluarga Jaya yang langsung terkejut ketakutan!
Aron menyimpan Pedang Naganya dan tidak membunuh para bawahan Keluarga Jaya.
Orang-orang itu berterima kasih, mereka membereskan mayat Baswan dan seketika melarikan diri!
Setelah semua orang dari Keluarga Jaya pergi, Bella dan yang lainnya baru tersadar setelah sekian lama.
“Kak Aron, kamu…kamu sangat hebat, saya tidak tahu bagaimana cara memujimu…”
Aila menatap Aron dengan penuh kekaguman, wajahnya juga tampak penuh kegembiraan!
“Kamu berlatihlah dengan baik, agar kelak bisa sehebat diriku…”
Aron tersenyum ringan!
__ADS_1
“Siluman, kamu benar-benar seorang siluman…”
Kenari berkata sambil menatap Aron dengan takjub.
Bella tidak mengatakan apa pun, tapi kelembutan di matanya tidak bisa disembunyikan saat dia menatap Aron.
Merasakan tatapan Bella, Aron sedikit tidak berdaya dan canggung!
Kenari yang melihat hal itu tersenyum ringan!
...****************...
Berita bahwa Aron membunuh Baswan menyebar melalui forum bela diri dalam waktu yang sangat singkat!
Semua orang terkejut karena kekuatan Aron telah berkembang begitu pesat!
Di antara mereka semua, yang paling terkejut adalah Arthur, saat ini Arthur sedang dalam perjalanan menuju wilayah Barat Daya, Kota Larso.
Dia berniat untuk membunuh Aron, namun sekarang saat berita ini menyebar, Arthur seketika menjadi dilema.
Dia tahu jelas kekuatan Baswan, itu hampir setara dengan kekuatannya.
Namun sekarang, Baswan malah dibunuh oleh Aron?
Keyakinan apa lagi yang dia miliki untuk pergi membunuh Aron?
Arthur tidak memiliki keyakinan dalam hatinya saat ini, dia sama sekali tidak mengerti bagaimana bisa Baswan dibunuh oleh Aron.
Namun sekarang Arthur harus membunuh Aron, tidak peduli seberapa kuat kekuatan Aron, Arthur harus membunuh Aron.
Jika Aron tidak mati, maka dia yang akan mati.
__ADS_1
Arthur perlahan-lahan mengeluarkan sebuah bola berwarna hitam dari sakunya, bola itu tampak tertutup oleh awan gelap dan ada petir yang tidak berhenti menyambar di atasnya!