
“Nak, jangan salah paham, kami ini dari Lembah Pengobatan dan kami tidak memiliki niat jahat, hanya saja kami secara tidak sengaja merasakan hawa dari pil obat ini jadi datang kemari untuk memeriksanya….”
Lelaki tua itu berkata dengan wajah baik dan tidak terlihat berniat jahat.
“Lembah Pengobatan?” Aron belum pernah mendengarnya jadi dia mengernyitkan keningnya : “Lalu apa hubungan kalian dengan Istana Raja Obat?”
Aron hanya mengetahui tentang Istana Raja Obat, dan itu adalah bagian yang khusus didirikan oleh Keluarga Darmanto di Provinsi Canna untuk menjual bahan obat dan pil obat, sekarang Istana Raja Obat mengumpulkan bahan obat untuk Aron dan mengirimkan kepadanya dari waktu ke waktu.
“Istana Raja Obat?” Lelaki tua itu tercengang sejenak lalu menoleh ke arah pemuda di sampingnya.
Ternyata lelaki tua itu tidak mengetahui apa yang Aron maksud dengan Istana Raja Obat.
Tapi Istana Raja Obat cukup terkenal di Provinsi Canna dan Provinsi Serra, banyak orang-orang seni bela diri yang akan datang untuk meminta obat tapi lelaki tua ini tidak mengetahui Istana Raja Obat jelas dia bukan orang lokal.
Melihat lelaki tua itu menatapnya, pemuda itu bergegas menjelaskan : “Tetua, Istana Raja Obat hanyalah sebuah toko obat, mereka juga meramu obat-obat tingkat rendah dan menjadi cukup terkenal di Provinsi Canna dan Serra, itu juga karena beberapa ahli bela diri yang terus menggembar-gemborkan dan itu mendapatkan dukungan dari Keluarga Wijaya di Kota Dama!”
Setelah lelaki tua itu mendengarkan penjelasan pemuda itu dia segera mengerti dan berkata pada Aron : “Kami Lembah Pengobatan tidak ada hubungannya dengan Istana Raja Obat yang kamu bicarakan.”
“Nak, Istana Raja Obat hanya memiliki reputasi yang baik, mana bisa dibandingkan dengan Lembah Pengobatan kami, hanya cukup satu panggilan teleponku sudah bisa membuat Basri dari Keluarga Darmanto menutup Istana Raja Obat….”
__ADS_1
Pemuda itu berkata dengan jijik.
“Elder, saya membawamu keluar dari gunung agar kamu belajar lebih banyak pengetahuan, kenapa kamu malah begitu pamer?”
Raut wajah lelaki tua itu seketika menjadi dingin, dan dia menegur pemuda yang bernama Elder itu.
Melihat ini pemuda itu seketika tidak berani bicara lagi.
Aron yang mendengar perkataan pemuda itu tidak bisa tidak tertarik pada Lembah Pengobatan, apakah Lembah Pengobatan memiliki kekuatan seperti itu, yang bisa membuat Istana Raja Obat milik Keluarga Darmanto ditutup hanya dengan satu panggilan telepon?
Perlu diingat bahwa Keluarga Darmanto juga termasuk keluarga terhormat di Kota Dama, dan tidak semua orang bisa memerintah mereka begitu saja.
Aron memerintahkan mereka untuk pergi, dan tidak ingin berhubungan dengan dua orang ini, tidak peduli kekuatan seperti apa yang dimiliki oleh Lembah Pengobatan, hari ini Aron tidak berniat untuk berurusan dengan dua orang ini.
“Nak, kami datang jauh-jauh untuk melihat ramuan di tanganmu, apakah kamu bisa memperlihatkannya kepada saya?”
Lelaki tua itu bertanya pada Aron dengan tulus.
Aron melirik Pil Xisui di tangannya lalu memasukkannya ke dalam saku : “Tidak bisa, sebaiknya kalian segera pergi, saya tidak menyambut kalian….”
__ADS_1
Aron tidak mengenal dua orang itu, dan tidak mengerti apa itu Lembah Pengobatan, mana mungkin dia menyerahkan Pil Xisui itu kepada orang asing begitu saja.
“Nak, Tetua kami sudah berkata seperti itu tapi kamu malah berani menolaknya, kamu sedang cari mati….”
Sambil berkata pemuda bernama Elder itu meledakkan auranya dan aura yang menakutkan itu menyapu Aron dengan gelombang energi yang tidak ada habisnya.
Dia berencana menakut-nakuti Aron, dan kali ini lelaki tua itu tidak menghentikan pemuda itu.
Raut wajah Aron menjadi dingin : “Apakah kamu ingin bertarung? Saya bisa menemanimu….”
Tubuh Aron bergetar dan aura pembunuh yang menakutkan datang dengan dahsyat dan langsung bertabrakan dengan aura pemuda itu.
Puncak gunung yang semula sunyi, tenang dan damai saat ini diterpa oleh hembusan angin yang disebabkan oleh benturan dua aura.
“Tidak disangka kamu juga memiliki kekuatan seperti itu….”
Pemuda itu mengernyitkan keningnya saat auranya berbenturan.
Sedangkan Aron juga sedikit kaget, karena pemuda di depannya bisa dibilang masih muda dan kekuatannya jelas lebih tinggi dibandingkan dengan Mars.
__ADS_1