
Saat dia melihat orang selanjutnya adalah Ichiro Watanabe, raut wajah Soon Fa jelas berubah, sepertinya Soon Fa masih sedikit takut pada Ichiro Watanabe.
“Mau turun sendiri dari ring, atau harus saya yang turun tangan?”
Ichiro Watanabe menatap Soon Fa dengan penuh penghinaan dan bertanya padanya.
Soon Fa mengernyitkan keningnya, meskipun dia takut pada Ichiro Watanabe, tapi dihadapan begitu banyak orang dalam acara seperti ini, bagaimana mungkin Soon Fa akan mengaku kalah begitu saja.
“Siapa yang menang atau kalah, belum bisa dipastikan…”
Soon Fa berkata lalu menghantamkan tinjunya pada Ichiro Watanabe, kali ini kecepatan Soon Fa menjadi sedikit lebih cepat, namun karena dia sudah bertarung satu ronde sebelumnya, Soon Fa masih menyimpan tenaganya.
Menghadapi pukulan dari Soon Fa, Ichiro Watanabe meletakkan satu tangannya di belakang punggungnya, dan tangan lainnya memegang pedang panjangnya, seolah-olah dia tidak berniat untuk menyerang.
Saat Soon Fa melihat bagaimana Ichiro Watanabe meremehkan dirinya, kemarahan bangkit di dalam hatinya, dia meraung dan tubuh Soon Fa memancarkan aura yang menakutkan, dan aura ini langsung berubah menjadi sebuah patung Buddha.
Terlihat tangan dari patung Buddha itu menampar ke arah Ichiro Watanabe, walau terlihat ringan tapi kekuatannya bagaikan kekuatan dari gunung dan lautan yang begitu luar biasa dan sulit dipercaya.
__ADS_1
Melihat adegan di depannya, raut wajah Audrey juga sedikit berubah, sementara Eddyt menoleh ke arah Aron untuk melihat reaksinya, namun Aron terlihat sangat tenang dan ekspresinya tidak berubah sama sekali.
“Ini adalah jurus Tapak Buddha, saya tidak menyangka orang dari Negara Timta yang ada di depan ini ternyata mempelajari jurus Tapak Buddha…”
“Kekuatan dari pukulan ini sepertinya lebih besar daripada daya ledak sebuah bom, entah Ichiro Watanabe bisa menahan pukulan ini atau tidak…”
“Apakah Ichiro Watanabe ini sudah ketakutan, kenapa dia tidak bergerak sama sekali?”
Di bawah ring, semua orang mulai berdiskusi.
Tidak lama kemudian, Soon Fa meraung dengan ganas, jurus Tapak Buddha nya bagaikan gunung yang begitu menekan, tamparan itu terlihat hendak mengenai kepala Ichiro Watanabe tapi Ichiro Watanabe tetap berdiri diam dan tidak bergerak.
Banyak orang yang masih belum melihat dengan jelas apa yang sebenarnya hendak dilakukan oleh Ichiro Watanabe, tapi beberapa orang yang memiliki kekuatan hebat samar-samar menunjukkan perubahan raut wajah, begitu juga dengan Aron.
Karena dia menyadari Ichiro Watanabe bukan tidak melakukan apa-apa, sebaliknya, gerakannya yang tiba-tiba tadi sudah menebaskan belasan sayatan.
Hanya saja kecepatannya begitu cepat sehingga tidak banyak orang yang bisa melihat gerakan dari Ichiro Watanabe.
__ADS_1
Patung Buddha yang ada di depan Ichiro Watanabe mulai menghilang, sedangkan Soon Fa menatap Ichiro Watanabe dengan keterkejutan, keduanya hanya berjarak setengah meter tapi tidak ada orang yang bergerak.
Angin berhembus, dan tubuh Soon Fa tiba-tiba ambruk di atas ring.
Saat tubuh Soon Fa ambruk, darah segar menyembur keluar dari tubuh Soon Fa seperti anak panah dan membuat ring itu dipenuhi dengan darah.
Di atas tubuh Soon Fa terlihat belasan lubang darah, dan seluruh tubuhnya sudah terlihat seperti sarang lebah.
Mata Soon Fa membelalak, dia mati dengan enggan…
“Memberi kesempatan padamu untuk turun dari ring, tapi kamu tidak menghargainya, jangan salahkan saya…”
Melihat mayat Soon Fa, Ichiro Watanabe berkata dengan angkuh.
Semua orang yang melihat pemandangan ini kaget, kekuatan Ichiro Watanabe sudah berada di luar bayangan banyak orang!
Audrey yang awalnya dipenuhi dengan rasa percaya diri, saat ini terlihat sangat serius.
__ADS_1
Eddyt menoleh menatap Aron dengan tatapan penuh kekhawatiran.
Kekuatan yang ditunjukkan oleh Ichiro Watanabe ini sepertinya terlalu mengerikan, kalau Aron bukan lawannya, maka dia pasti akan terbunuh di tempat.