Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Raja Pulau Parbat


__ADS_3

“Kenapa tidak berani, yang takut padamu adalah seorang cucu, saya akan pergi dan menunggumu di sana, kamu tunggu saja kematianmu…”


Aron mencibir lalu tubuhnya melompat menuju ke pinggiran kota


Raut wajah Arthur memucat karena marah dan bernafas dengan terengah-engah : “Kak Danta, kamu harus menguliti Aron ini hidup-hidup…”


“Adik Arthur, kamu tidak perlu khawatir, anak itu tidak akan bisa bertahan hidup…”


Tatapan mata Danta dipenuhi dengan cahaya, saat ini Aron sudah menjadi sumber daya berkualitas tinggi di matanya.


Tubuh Danta melompat dan menuju ke pinggiran kota, Arthur yang melihat ini juga segera mengikuti.



Di dalam Detasemen Perlindungan Hukum.


Tuan Gino sedang menyeruput tehnya dengan santai, sementara Eddyt berdiri di sampingnya dengan penuh hormat.


“Tuan Gino, pagi ini Tuan Aron pergi ke depan Aliansi Seni Bela Diri sambil berteriak dan mengumpat, sepertinya akan ada pertarungan dengan Arthur…”


Eddyt melapor dengan suara pelan.


Tuan Gino yang mendengarnya tersenyum tipis : “Anak ini, memang cukup agresif, semoga dia tidak dipukuli sampai setengah mati…”

__ADS_1


Eddyt sedikit bingung, Tuan Gino jelas-jelas melindungi Aron dengan segala cara, tapi kenapa sepertinya Tuan Gino tidak ingin membantu Aron dalam pertarungan kali ini?


Namun Eddyt tidak berani bertanya, sekarang dia sebagai seorang Ketua Detasemen Perlindungan Hukum, hanya menjalankan tugasnya untuk menjaga hukum dan ketertiban, dengan pangkatnya saat ini dia tidak dapat melibatkan diri dalam beberapa hal.


Di saat ini, Junior berjalan masuk dan saat melihat Tuan Gino dia mengangguk dan berkata : “Tuan Gino, dugaanmu kali ini tidak salah, Arthur sepertinya tidak memberitahu siapa pun, sepertinya dia ingin membunuh Aron diam-diam, namun saya sudah memberitahu…”


“Ya, kamu ikutlah denganku untuk melihat-lihat, jangan sampai Aron benar-benar mati…”


Tuan Gino meletakkan cangkir tehnya dan bangkit berdiri perlahan-lahan.


“Tuan Gino, kalau kamu pergi langsung, apakah akan menimbulkan kecurigaan orang lain? Kamu sudah pernah mengatakan kamu tidak akan peduli pada Aron lagi…”


Junior memperingatkan Tuan Gino.


Tuan Gino tersenyum ringan dan berjalan keluar.


Saat itu di pinggiran kota, banyak orang dari klan dan keluarga bela diri yang sedang berkumpul.


Tujuan Tuan Gino melakukan hal ini adalah untuk mengurangi musuh potensial Aron, sehingga saat orang-orang ini melihat kekuatan Aron, mereka tidak akan memilih untuk menjadi musuh Aron!


Sedangkan Arthur, melihat orang-orang yang berkumpul di pinggiran kota menunjukkan ekspresi yang sangat jelek, dia sama sekali tidak ingin orang tahu karena ini juga merupakan niat dari Danta.


Pulau Parbat adalah sebuah pulau terpencil, semacam tempat tersembunyi, tidak banyak orang yang mengetahuinya dan Danta tidak ingin terlalu banyak orang yang mengetahui keberadaan Pulau Parbat.

__ADS_1


“Adik Arthur, apa maksudnya semua ini?”


Melihat kerumunan orang yang berkumpul di tempat itu, Danta mengernyitkan keningnya dan bertanya dengan tidak senang.


“Kak Danta, saya juga tidak tahu, kedatanganmu ke Kota Gama kali ini tidak kuberitahukan kepada siapa pun, terlebih lagi memberitahukan kepada orang sebanyak ini.” Arthur segera menjelaskan : “Apakah Aron yang memberitahukannya? Bagaimana kalau saya memerintahkan orang-orang dari Aliansi Seni Bela Diri untuk mengusir orang-orang ini.”


“Sudahlah, karena sudah terjadi maka kita harus menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat…”


Danta melambaikan tangannya, lalu melompat ke depan Aron.


Bam!


Sosok Danta yang besar langsung membuat sebuah kawah besar di atas tanah, membuat batu-batu beterbangan dan bumi bergetar!


Saat melihat Danta baru muncul dan memiliki kekuatan yang begitu besar, banyak orang yang merasa terkejut!


“Siapa orang ini? Apakah dia anggota Aliansi Seni Bela Diri? Terlihat familier?”


“Tidak tahu, namun aura di tubuh orang ini sangat kuat, entah dari mana Ketua Arthur menemukannya.”


“Dia adalah Raja Danta, para senior yang sudah puluhan tahun seharusnya mengenalinya, orang ini dulu memiliki kekuatan yang sangat kuat, hanya saja dia tiba-tiba menghilang, entah ke mana perginya.”


“Danta ini pergi ke Pulau Parbat, saya dengar dia mengambil alih pulau itu dan menjadi raja di sana, dia hidup dengan penuh gaya.”

__ADS_1


"Tempat apa itu Pulau Parbat?"


__ADS_2