Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Penyakitnya ada di hati


__ADS_3

“Oh” Aron mengangguk, tidak disangka Yayasan Hanura begitu hebat, jadi dia bertanya kepada Anton, “Entah bagaimana Kepala Keluarga Keluarga Ewa bisa berhubungan dengan Master Yayasan Hanura?”


Karena disini berjarak ribuan kilometer dari wilayah Barat Daya, bahkan walau Yayasan Hanura memiliki pengaruh yang kuat, juga tidak mungkin berpengaruh hingga jarak ribuan mil.


“Putra bungsuku yang mengenalnya, dia membawanya ke rumah dan menunjukkan padanya, ada apa Tuan Aron, apakah ada yang salah dengan rumah ini?”


Anton menatap Aron dengan aneh.


“Oh, tidak apa-apa!” Aron tersenyum ringan.


Karena putra bungsu Anton yang membawanya ke rumah, Aron sedikit tidak enak hati mengatakannya.


Saat masuk ke dalam pekarangan kediaman Keluarga Ewa, dia merasakan ada yang tidak beres, saat masuk ke dalam villa, Aron sudah yakin kalau rumah ini pasti dipasangi formasi sihir, mungkin penyakit istrinya Anton ada hubungannya dengan formasi sihir ini.


Saat beberapa orang itu sedang mengobrol, seorang pelayan mendorong seorang wanita paruh baya turun ke bawah, wanita paruh baya itu duduk di kursi roda, wajahnya sangat kuyu dan sepasang celananya terlihat kosong, jelas dia tidak mempunyai kaki.


“Tuan Aron, ini adalah istri saya.” Anton berkata lalu menoleh ke arah wanita paruh baya itu dan berkata, “Erni, ini adalah Tuan Aron yang kuceritakan padamu semalam, dia pasti bisa menyembuhkan sakit kepalamu!”


“Halo Nyonya Erni!”

__ADS_1


Aron bangkit berdiri dan tersenyum tipis pada istrinya Anton.


“Halo, Tuan Aron!”


Istri Anton menatap Aron sekilas, raut wajahnya sedikit aneh, mungkin karena dia melihat Aron masih terlalu muda, dan sedikit tidak percaya, bahkan Lucas dari Istana Raja Obat saja tidak mempunyai cara, mana mungkin seorang pemuda berusia dua puluh tahunan bisa?


“Erni, coba kamu ceritakan pada Tuan Aron mengenai kondisimu, agar Tuan Aron bisa memeriksamu!”


Anton mengibaskan tangannya agar pelayannya pergi, dia mendorong istrinya sendiri, dan bisa dilihat kalau kedua orang ini sangat mesra.


Istrinya sendiri sudah kehilangan sepasang kakinya, sudah menjadi cacat, tapi pria kaya seperti Anton tidak meninggalkan istrinya, dan masih begitu menyayanginya, pria penyayang seperti ini sudah jarang ditemukan.


Melihat adegan ini, pandangan Aron terhadap Anton juga banyak berubah.


Aron mengibaskan tangannya.


“Sudah mengerti?” Anton tercengang, wajahnya penuh dengan kecurigaan, dia belum melihat apapun dan bahkan belum memeriksa denyut nadi, tapi dia sudah tahu penyakit apa?”


“Tuan Aron, kalau begitu bagaimana keadaanku?”

__ADS_1


Istri Anton melihat Aron yang hanya meliriknya dan sudah memahami kondisinya, mungkin sedang mau menipu, dia sendiri paling mengerti kondisinya sendiri, jadi dia bertanya pada Aron untuk melihat apakah yang dikatakan oleh Aron benar atau tidak.


“Nyonya Erni, apakah kamu sering sakit kepala, dan saat sakit, seluruh tubuhmu terasa seperti akan ambruk?”


Aron menatap istri Anton dan berkata dengan ringan.


“Benar, saya memang sering sakit kepala, dan setiap sakit kepala rasanya ingin bunuh diri, makan obat penghilang rasa sakit seperti apapun tidak ada gunanya…”


Istri Anton mengangguk.


“Tuan Aron, penyakit Nyonya Erni ini sangat aneh, setiap kali sakit kepala sama sekali tidak bisa dikendalikan, saya pernah menggunakan obat penenang untuk meredakan sakit kepala Nyonya Erni, tapi tidak ada gunanya sedikit pun, namun setiap kali diabaikan, sakit kepalanya akan menghilang sendirinya, saya sudah memeriksa tubuh dan kepala Nyonya Erni, tidak ada masalah sedikit pun…”


Lucas berkata pada Aron dengan ekspresi bingung.


Aron tersenyum ringan: “Di tubuh Nyonya Erni sama sekali tidak ada penyakit, mana mungkin kamu bisa menemukan apapun, penyakitnya ada di dalam hati!”


“Di dalam hati?”


Kali ini, Anton dan Lucas menatap Aron bersamaan, mereka ingin mendengar penjelasan Aron.

__ADS_1


“Benar, penyakit Nyonya Erni ada di dalam hatinya, alasan kenapa dia sering sakit kepala dan tidak bisa mengendalikannya, karena dia tidak bisa tidur di malam hari, sering mengalami mimpi buruk, ditambah sedikit trik, jadi keadaannya menjadi seperti ini!”


Aron mengangguk kecil.


__ADS_2