Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kultivator Jahat Ikut Turun Kapal


__ADS_3

Namun, setelah Aron turun dari kapal, Roddy juga membawa bawahannya turun, melihat Roddy turun, Sutai dan Tommy juga mengikutinya.


Saat melihat tiga iblis itu turun, orang-orang yang ada di atas kapal semakin tidak berani turun, hanya saja banyak orang yang mengkhawatirkan Aron serta Nuri dan yang lainnya, karena mereka tahu dengan jelas tujuan tiga orang itu turun dari kapal adalah untuk mengincar tiga orang gadis itu.


“Kakak kedua, apa yang harus kita lakukan?”


Melihat Aron turun dari kapal, Boyca bertanya pada Raul.


Setelah merenung sejenak, Raul menggertakkan giginya : “Ayo kita turun juga…”


Dia tidak bisa tidak membalaskan dendam kakaknya yang terbunuh, karena Aron sudah turun dari kapal maka mereka harus mengikutinya, tidak akan ada yang peduli jika membunuh Aron di Pulau Naga.


Raut wajah Aron berubah menjadi muram saat melihat kerumunan yang ikut turun dari kapal.

__ADS_1


Dia memilih untuk turun di tempat ini karena tidak satupun dari mereka yang mau turun disini, Aron kebetulan bisa menghindari kerumunan dan mengeluarkan petanya untuk mencari Kristal Naga sendirian.


Kalau ada terlalu banyak orang, walau Aron memiliki peta dia juga tidak bisa bergerak dengan leluasa, dan dia juga tidak akan berani mengeluarkan peta karena kalau mereka tahu dia memiliki peta dari Pulau Naga maka konsekuensinya sudah bisa ditebak.


“Kak Sutai, Kak Roddy, tidak disangka kalian berdua juga begitu liar terhadap wanita, tapi kebetulan mereka bertiga, jadi kita bisa masing-masing mendapatkan satu orang, saya mau yang berambut kuncir dan yang paling muda itu, meskipun tubuhnya belum berkembang sepenuhnya tapi dia lebih muda, kalian jangan ada yang berebut denganku…”


Tommy menatap Wenny yang paling muda yang ada di hadapannya, sepasang matanya dipenuhi dengan nafsu dan air liurnya sudah hampir mengalir.


​SUtai dan Roddy melirik Tommy dengan malas, mereka tidak mengerti apakah orang ini datang ke Pulau Naga untuk bermain wanita atau mencari benda pusaka.


Sedangkan Sutai tidak turun demi para wanita itu, juga bukan karena kehormatannya, dia turun hanya karena melihat Roddy turun dari kapal, dia tidak pernah menyukai Roddy dan ingin bersaing dengannya.


Di saat ini, Raul juga membawa bawahan Keluarga Bara turun dari kapal, Tommy melihat ada orang lain yang ikut turun mengernyitkan keningnya dan setelah melirik Raul dan Boyca, dia berkata : “Kalian ini sudah menjadi paman-paman berjenggot tapi masih turun untuk berebut wanita dengan kami? Tidak tahu malu ya?”

__ADS_1


Raul dan Boyca sudah berumur empat puluh lima puluh tahunan, di mata Tommy mereka adalah paman-paman paruh baya, bagaimana bisa mereka bersaing dengan para anak muda untuk memperebutkan wanita.


Mendengar perkataan Tommy, Boyca menjadi marah, hanya seorang bocah ingusan dengan kekuatan Master juga berani berbicara seperti itu pada mereka.


Hanya saja Raul yang ada di samping Boyca diam-diam menarik tangannya, lalu tersenyum dan berkata pada Tommy: “Tuan Muda Tommy salah paham, kami tidak tertarik pada gadis-gadis itu, hanya saja kami memiliki sedikit urusan dengan Aron, jadi kami ingin menyelesaikannya di pulau ini…”


Tommy menunjuk Aron yang ada di depan : “Maksud kalian pria itu?”


“Benar, itu dia!” Raul menganggukkan kepalanya.


“Kalau begitu tidak masalah, asalkan bukan berebut wanita dengan kami maka tidak masalah, hanya ada tiga wanita dan sudah cukup untuk dibagi kepada kami bertiga…”


Tommy berkata sambil tersenyum lebar.

__ADS_1


Raul tersenyum tipis dan tidak mengatakan apapun lagi, meskipun Klan Keluarga Bara juga memiliki kekuatan yang kuat, tapi dia juga tidak ingin memprovokasi tiga pemuda di depannya, apalagi dia hanyalah garis keturunan tidak langsung dari Keluarga Bara, kalau sampai memprovokasi tiga keluarga itu, mungkin Klan Keluarga Bara tidak akan melindunginya!


Di saat Raul dan Boyca memimpin anak buahnya berjalan ke arah Aron, tiba-tiba dari kapal ada seorang yang diam-diam berjalan turun, orang itu adalah pria berjas yang tadi melukai anak buah Tommy.


__ADS_2