Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Mencari Raden Si Raja Alhas


__ADS_3

Mendengar pertanyaan Aron, Danu hanya bisa tersenyum pasrah dan berkata : “Ini dimulai sekitar dua puluh tahun yang lalu, di saat itu Lembah Iblis tidak hanya memiliki Empat Tetua Iblis, tapi Lima Tetua Iblis, saya adalah yang Abrahm Si Nomor Lima…”


“Namun saat saya diburu oleh musuh-musuhku, ibumu menyelamatkanku, sejak saat itu saya meninggalkan Lembah Iblis dan menjadi pengawal pribadi ibumu, serta menjadi anggota dari Keluarga King dan mengganti namaku menjadi Danu.”


“Sekarang, dua puluh tahun lebih sudah berlalu, kekuatan Lembah Iblis sudah tidak seperti dulu lagi, tapi Empat Tetua Iblis masih memberi muka kepadaku, jika ada masalah, asalkan saya meminta bantuan mereka pasti akan membantu…”


Mendengar perkataan Danu, Aron baru mengerti bahwa ternyata Danu dulu adalah salah satu anggota dari Lembah Iblis!


Aron tidak memberitahukan kepada Danu tentang Kuil Naga Langit, karena Kuil Naga Langit adalah kartu As terakhir milik Aron, semakin sedikit yang tahu maka akan semakin baik.


Setelah berpamitan dengan Danu, Aron membawa Lina bergegas menuju bandara!


Perjalanan dari Kota Dama ke Alhas cukup jauh, tempat itu berada di perbatasan Arunika dan dianggap sebagai tempat yang paling tandus di seluruh Arunika, tapi karena masih banyak hutan lebat di tempat itu, ditambah dengan lingkungannya yang baik, banyak ahli bela diri yang suka pergi ke sana untuk berlatih!


Aron membawa Lina dan terbang selama lebih dari lima jam sebelum akhirnya mendarat di ibukota provinsi Alhas, Kota Letta!


Saat turun dari pesawat, Aron baru menyadari betapa tandusnya tempat itu!


Sebuah ibukota provinsi, meskipun terlihat makmur, tapi tidak sebanding dengan sebuah kota kecil seperti Kota Sanur.

__ADS_1


“Halo saudara, apakah mau naik taksi?”


Aron baru saja turun dari pesawat dan segera sudah ada sopir taksi yang menghampirinya.


Aron mengangguk dan menggendong Lina masuk ke dalam taksi!


“Saudara, ke mana kamu akan pergi?”


Setelah masuk ke dalam mobil, sopir taksi bertanya padanya.


“Tolong antarkan saya ke sebuah hotel yang agak besar untuk beristirahat…”


Aron meminta sopir taksi itu untuk mencarikan hotel tempat beristirahat terlebih dulu.


“Saudara, saya dengar dari nada bicaramu sepertinya kamu orang luar kota? Kenapa bisa datang ke tempat kami? Para pemuda di tempat kami sudah pergi ke luar kota untuk bekerja, tidak ada yang bersedia menetap di tempat yang buruk ini…”


Sopir taksi itu terlihat suka mengobrol dan terus berbicara dengan Aron!


“Mencari seorang teman…”

__ADS_1


Aron memejamkan sepasang matanya dan menjawab dengan asal.


“Saya lihat dari pakaianmu kamu cukup mempunyai uang, saya akan membawamu ke satu-satunya hotel bintang lima di seluruh ibukota kami, dengar-dengar di sana sangat mewah.”


“Seumur hidup saya tidak memiliki kesempatan untuk tinggal di dalam, dengar-dengar hotel ini menghabiskan biaya pembangunan sebanyak beberapa triliun, sangat mahal…”


Sopir taksi itu terus berceloteh.


“Terserah!” Aron menjawab dengan acuh tak acuh.


Aron tidak memiliki permintaan khusus terhadap hotel seperti apa yang akan ditinggali, karena tidak ada bedanya bagi Aron di mana pun dia menginap.


“Di seluruh provinsi Alhas, hanya Raja Alhas, Keluarga Yosua yang mampu membangun hotel bintang lima, namun dengar-dengar Keluarga Jota belakangan sering bersama dengan keluarga konglomerat di Kota Dama, dan saya dengar mereka ingin memindahkan keluarga mereka ke Kota Dama, kalau benar seperti itu maka Kota Letta akan menjadi semakin sepi.”


Sopir taksi itu menghela nafas.


Namun saat ini Aron tiba-tiba membuka matanya, sedikit kegembiraan terlihat di wajahnya dan dia bertanya : “Pak, apakah kamu tahu Raden, Raja Alhas?”


Sopir taksi itu tercengang dan segera berkata : “Bagaimana mungkin saya tidak tahu, di seluruh provinsi Alhas Keluarga Jota adalah keluarga nomor satu, tidak ada yang berani menyaingi mereka, dengar-dengar, Raden si Raja Alhas tidak memiliki musuh di seluruh provinsi Alhas, seluruh orang-orang di Alhas takut padanya…”

__ADS_1


“Seluruh provinsi Alhas tidak ada yang bisa mengalahkannya?”


Aron menyeringai, jelas tidak percaya sama sekali, Raden hanya memiliki kekuatan Great Grand Master tingkat delapan, bagaimana mungkin tidak ada yang bisa mengalahkannya di seluruh provinsi Alhas.


__ADS_2