Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kedatangan Tamu Tak Di Undang


__ADS_3

Raja Poison mengejar ke jendela, melihat sosok Nely yang sudah menghilang lalu melihat foto yang sudah menghilang dari meja, dia menyeringai.


“Tidak perlu tergesa-gesa, besok malam kamu pasti akan mengetahui segalanya...”


Tatapan mata Raja Poison tampak sinis.


Saat Raja Poison berbalik dan kembali ke tempat tidur, sesosok terlihat di sudut ruangan, dan orang itu adalah Aron.


Aron melihat ke jendela kamar Raja Poison dan berkata dengan wajah dingin: “Sepertinya orang tua Nely benar-benar ada hubungannya dengan si tua bangka ini...”


Saat Aron bergegas kembali ke kamar, Nely sudah kembali sejak tadi, dan saat melihat Aron berjalan dari luar, Nely segera bertanya dengan waspada: “Apa yang kamu lakukan?”


“Ke toilet, sampai sepanik itu, apa saya tidak diizinkan pergi ke toilet?” Aron menguap lalu bertanya pada Nely: “Sebaliknya, apa yang kamu lakukan dengan mengenakan kostum hitam di tengah malam seperti ini?”


“Bukan urusanmu...”


Nely melepaskan kostum hitamnya dan berbaring di tempat tidur, mencengkram foto itu erat-erat di tangannya, dia berencana membawa foto itu dan bertanya pada Raja Poison besok, bertanya siapa gadis yang ada di foto itu.


………


Keesokan paginya, Nely membawa Aron ke tempat tinggal Raja Poison, dan sudah banyak orang yang berdiri di ruang utama.


“Nanti kamu harus berpura-pura kehilangan seluruh kekuatanmu, jangan sampai orang lain menyadari kalau kamu masih memiliki kekuatanmu...”


Nely memperingatkan Aron.

__ADS_1


“Kenapa?” tanya Aron.


“Jangan tanyakan lagi, kamu dengarkan saja apa yang kukatakan padamu...”


Nely memelototi Aron.


Aron hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti Nely masuk ke ruang utama.


Karena menyelinap ke kamar Raja Poison tadi malam, Nely tidak berani menatap Raja Poison secara langsung, namun Raja Poison bersikap seperti biasa, seolah tidak ada yang terjadi tadi malam.


Raja Poison melambaikan tangannya pada Nely, Nely bergegas menghampiri Raja Poison hanya saja dia terus menunduk dan tidak berani mengangkat kepalanya.


“Apakah Aron sudah memakan Bubuk Penghilang Kekuatan itu?”


Raja Poison bertanya pada Nely.


Nely mengangguk.


“Hm, bagus sekali, nanti setelah melatih Raja Mayat, ayah angkat tidak akan memperlakukanmu dengan buruk...”


​Raja Poison melambaikan tangannya dengan puas, dan Nely melangkah mundur.


Tapi pada saat ini, seorang anggota Desa Poison bergegas masuk ke ruang utama dan melapor pada Raja Poison: “Raja Poison, Tuan Muda Leo meminta untuk bertemu...”


Raja Poison yang mendengarnya seketika tersentak dan berdiri dari kursinya, Lima Pengurus yang duduk di kedua sisi juga berdiri dengan gugup.

__ADS_1


Nely yang awalnya berniat pergi juga menghentikan langkah kakinya.


Melihat kegugupan mereka semua, Aron menebak Tuan Muda Leo ini pasti orang yang sangat luar biasa, kalau tidak mana mungkin Raja Poison begitu panik.


“Berapa banyak orang yang dibawa oleh Leo?”


Raja Poison bertanya pada anak buahnya.


“hanya membawa dua pelayan, Tuan Muda Leo mengatakan dia ingin membahas sesuatu dengan Raja Poison, bukan untuk membalas dendam...”


​Kata anggota Desa Poison itu.


Raja Poison mengernyitkan keningnya: “Membahas sesuatu? Apa yang bisa dibahas? Apakah ada tipuan di dalam ini?”


“Raja Poison, ratusan murid dari Sekte Nirwana diracuni oleh kita dalam sekejap, bagaimana mungkin bukan untuk membalas dendam, saya rasa pasti ada tipuan di dalam ini, sekarang kita harus mengumpulkan seluruh orang di desa untuk mencegah serangan dari Sekte Nirwana...”


Pengurus Utama melangkah maju dan berkata.


“Raja Poison, karena Leo sudah datang kesini sendiri dan hanya membawa dua orang pelayan, saya rasa kita tidak perlu takut pada dia, apa yang bisa terjadi walau dia dibiarkan masuk, kalau Leo berbuat curang kita masih bisa menangkapnya dan menggunakan dia untuk mengancam Sekte Nirwana...”


Pengurus Kedua juga bersuara.


“Benar, yang dikatakan oleh Kakak Kedua benar, mereka hanya bertiga untuk apa takut pada mereka!”


​“Biarkan mereka masuk, badai seperti apa yang bisa ditimbulkan oleh mereka bertiga...”

__ADS_1


Beberapa Pengurus juga setuju membiarkan Leo masuk.



__ADS_2