Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Mengeluarkan Setan


__ADS_3

“Tolong, tolong…..”


sudah ada anggota Keluarga Teguh yang tidak tahan lagi dan berteriak dengan putus asa.


“Kalau kalian tidak mau mati, maka berdiri di belakangku….”


Pada saat ini suara Aron terdengar dan kabut hitam yang memenuhi ruangan itu menghilang dalam kecepatan yang terlihat dengan mata telanjang.


Saat kabut hitam itu menghilang seluruhnya, orang-orang menyadari kalau Aron membuka mulutnya dan menghisap semua kabut hitam itu ke dalam perutnya.


Semua orang ini termenung dan menatap Aron dengan kaget, mereka juga menganggap Aron sebagai monster.


“Masih tidak mau kemari, kalian semua ingin mati ya?”


Aron melihat anggota Keluarga Teguh yang tidak bergerak segera berkata dengan dingin.


Peringatan Aron membuat anggota Keluarga Teguh tersadar dan bergegas bersembunyi di belakang Aron.


“Tuan….Tuan Aron, sebenarnya dewa macam apa ini?


Jeremy yang bersembunyi di belakang tubuh Aron bertanya dengan terbata-bata.


“Hm, itu hanyalah gumpalan jiwa yang tidak berbentuk, dewa apanya….”


Aron mendengus dingin.


Tapi siapa sangka perkataan Aron membuat Jordi menjadi marah.


“Bocah, kamu berani menghinaku, kamu cari mati!”

__ADS_1


Sambil berkata, Jordi melambaikan tangannya dan membuat hembusan angin yang bagaikan bilah pisau.


“Berisik…..”


Aron menjentikkan tangannya dan terlihat api biru yang menari-nari di sepuluh jarinya.


Aron melambaikan tangannya dan api itu langsung menuju ke arah Jordi dan langsung menghancurkan hembusan angin itu, lalu membakar tubuh Jordi.


“Ayah……”


Melihat adegan itu Jeffry ingin bergegas menujunya.


Tapi tidak disangka Jeremy menghalanginya : “Jeff, itu bukan ayahmu lagi, jangan pergi ke sana….”


Melihat api biru menyala di tubuh Jordi dan melihatnya berteriak keras, semua anggota Keluarga Teguh menoleh ke samping dan tidak berani melihatnya lagi.


Meskipun Imam tahu kalau Jordi sudah menjadi hantu dan bukan dirinya lagi, tapi dia tidak bisa melihat Jordi dibakar sampai mati begitu saja!


“Tenang saja, nyala api itu tidak akan melukai tubuhnya….”


​Aron menjelaskan.


Mendengar perkataan Aron, anggota Keluarga Teguh menjadi lega.


Nyala api itu membakar selama sepuluh menit dan Jordi berteriak kesakitan selama sepuluh menit.


“Kamu masih tidak mau keluar ya? Apakah kamu ingin saya menggunakan api sungguhan untuk membakarmu hingga musnah….”


Aron melihat hantu itu tidak mau keluar dari tubuh Jordi dan raut wajahnya menjadi dingin.

__ADS_1


“Bocah, kamu punya nyali, tunggu saja….”


Setelah selesai bicara, terlihat kabut hitam keluar dari bagian atas kepala Jordi, dan segera kabut hitam itu memadat menjadi bentuk seorang pria.


Samar-samar terlihat kalau pakaian pria itu tampak agak usang tapi seluruh wajahnya terlihat sangat ganas, dan dua gigi taringnya terlihat.


​Ini membuat beberapa anggota Keluarga Teguh yang melihatnya langsung pingsan karena ketakutan.


Bahkan Jeremy juga ketakutan hingga terduduk di lantai, dia tidak bisa mengucapkan satu kata pun.


Melihat hantu itu sudah keluar dari tubuh Jordi, bara api langsung muncul di telapak tangan Aron dan kali ini apinya memang berwarna merah.


Melihat api berwarna merah itu, raut wajah hantu itu tampak ketakutan dan berubah menjadi hembusan angin dan setelah membuka jendela dia menghilang tanpa jejak.


Aron tidak mengejarnya dan menarik kembali energi spiritualnya, dia melihat Jordi yang tergeletak di atas lantai dan menepuk kening Jordi dengan ringan.


Tubuh Jordi bergerak sedikit tapi setelah itu tidak bergerak lagi, dan seolah sedang tertidur.


Ruangan utama kembali menjadi tenang, namun banyak yang ketakutan hingga ngompol dan melihat penampilan mereka yang memalukan, mereka segera pergi berganti baju.


“Tuan Aron, bagaimana keadaan ayahku, apakah dia akan selamat?”


Jeffry bergegas bertanya pada Aron.


“Tenang saja, ayahmu sudah tidak apa-apa, dia akan segera bangun….”


Aron berkata dengan enteng.


__ADS_1


__ADS_2