
“Roy?” aura pembunuh seketika muncul dari tubuh Aron, bahkan Mars yang berada di luar juga dapat merasakan aura pembunuh yang luar biasa itu dan tidak bisa menahan diri untuk tidak gemetar!
Jekson dan Lyla merasakan aura pembunuh ini dan merasa bahagia dalam hati, mereka tahu Aron sudah pulang, dan saling memapah untuk berjalan keluar dari kamar!
“Nuri, jangan menangis, beritahu saya kemana mereka membawa Lina? Saya pasti akan menyelamatkannya!”
Aron bertanya pada Nuri.
“Penginapan Kris, saat Roy pergi dia mengatakan akan pergi ke sana!”
Kata Nuri.
“Penginapan Kris?” Aron mengangguk : “Baik, saya sudah tahu, kamu tunggu saja dengan tenang di rumah, saya akan segera kembali!”
Aronmelepaskan Nuri dan berbalik hendak keluar dari kamar, dan saat ini Jekson dan Lyla saling memapah dan berjalan masuk, melihat Aron benar-benar sudah pulang, mereka berkata dengan wajah malu : “Tuan Aron, kami….kami tidak berguna….”
“Sudah, jangan bicara lagi, saya sudah tahu!” Aron menyela mereka berdua, Aron tahu kemampuan mereka berdua dan Ken sama sekali bukan tandingan mereka, apalagi Ken datang untuk membalas dendam, dia pasti tidak mungkin datang sendiri.
“Jekson, nanti setelah saya pulang, saya akan membantumu mencapai tahap Master!”
Aron sekarang sudah mencapai Tahap Pembangunan Fondasi tingkat lima, walau belum bisa mencapai Tahap Puncak, tapi untuk membantu Jekson memasuki tahap Master adalah hal yang mudah!
Kalau mengandalkan diri sendiri untuk berlatih dan ingin mencapai ranah master, itu adalah hal yang sangat sulit, beberapa orang bahkan berlatih seumur hidup dan belum bisa mencapai ranah master!
“Terima kasih Tuan Aron…..” Jekson seketika merasa senang!
“Tuan Aron, apa saya perlu menemanimu kesana?” Mars bertanya pada Aron.
“Tidak perlu, kamu berjaga saja disini!”
__ADS_1
Aron mengibaskan tangannya, dan berjalan keluar dari villa sendirian dan menuju ke Penginapan Kriss!
Matahari terbenam, dan sisa sinar matahari terbenam membuat bayangan Aron terlihat panjang, sangat panjang……
Pada saat ini, di dalam kamar penginapan di Penginapan Kriss, mata Lina penuh dengan air mata, dia menatap langit-langit dengan kosong, dia sudah lelah menangis dan mencaci maki, dan sekujur tubuhnya mati rasa!
Hatinya sudah mati, dia tahu dirinya sudah jatuh ke tangan Roy, seperti seekor domba yang masuk ke mulut harimau, tidak akan ada harapan lagi!
Jadi dia sudah menyerah untuk melawan, dan hanya menunggu Roy untuk melampiaskan nafsu binatangnya, dia akan punya kesempatan untuk bunuh diri, dia tidak akan hidup di dunia lagi!
“Kenapa kamu tidak berteriak, teriak dong? Tidak berteriak, seperti orang mati saja, tidak menarik sedikit pun!”
Ken berteriak keras pada Lina, tapi Lina seolah tidak mendengarnya, dan sekujur tubuhnya seperti boneka kayu!
“Roy, cepatlah, anak ini kenapa mengoceh terus!”
Pada saat ini, suara Tronton terdengar dari balik pintu!
Roy tidak berani menunda-nunda lagi, dia bergegas melepaskan pakaiannya sendiri lalu menerkam Lina dan mulai melepaskan pakaiannya!
Lina tidak bergerak sama sekali, dia membiarkan Ken melepaskan pakaiannya satu per satu dan air matanya sudah membasahi sprei!
“Putih sekali, sangat halus….., menurutmu kenapa saya tidak menyadari ini sejak awal, kulit yang begitu putih dan tubuh yang begitu menggoda, jelas-jelas terbaik di dunia…..”
Tangan Roy menyentuh wajah Lina dengan ringan dan membantu Lina menyeka air mata.
Lina memalingkan wajahnya ke samping, dia tidak ingin melihat tatapan menjijikannya Roy!
Tapi Roy langsung meremas dagu Lina dengan tangannya, dan membuatnya menatap dirinya, lalu menatap lurus ke arah Lina!
__ADS_1
“Sayangku, nanti akan sedikit sakit ya, tapi kamu tahan saja sebentar, kamu akan segera merasa baik-baik saja…..”
Roy menatap Lina dengan senyuman jahat, lalu mencium bibir Lina dengan lembut!
Lina yang awalnya membisu dan tidak bergerak, tiba-tiba membuka mulutnya dan menggigit hidung Roy!
“Ah…….”
Roy berteriak melengking dan mencengkram mulut Lina untuk melepaskan hidungnya!
Namun meski begitu, hidung Roy yang digigit terus mengeluarkan darah!
“Roy, ada apa?”
Tronton yang berada di luar bertanya!
“Paman Tronton, tidak apa-apa!” Roy buka suara, dia tidak boleh membiarkan Tronton melihat dirinya seperti ini, kalau tidak akan benar-benar memalukan!
“Dasar ******, hari ini saya akan menghabisimu, saya akan membuat hidupmu lebih buruk daripada kematian…..”
Roy marah dan melangkah maju untuk merobek pakaian Lina.
Saat ini, hanya pakaian dalam yang membalut tubuh Lina!
Aron yang sudah tiba di lantai bawah mendengar ada suara teriakan dari atas dan mengernyitkan keningnya lalu langsung melompat ke atas!
Aron kebetulan melihat melalui jendela, dan melihat Roy yang merobek pakaian Lina seperti orang gila!
Kemarahan muncul dari lubuk hati Aron, dan niat membunuh yang luar biasa menyebar seketika!
__ADS_1