Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Aron Di Tangkap


__ADS_3

“Astaga, Wiwanto ini sudah gila ya? Dia sampai membakar esensi darahnya sendiri?”


“Aron ini terlalu luar biasa, bisa memaksa Wiwanto untuk membakar esensi darahnya sendiri!”


“Sepertinya hari ini Aron sedang berada di posisi yang kurang menguntungkan.”


Semua orang melihat pandangan di depan mereka dengan kaget, Aron telah memaksa seorang Great Grand Master tingkat puncak untuk membakar esensi darahnya sendiri!


“Hentikan…”


Saat ini, angin yang menakutkan berhembus dan langsung memisahkan Wiwanto dan Aron!


Arthur menatap dua orang itu dengan dingin, dia tidak ingin kehilangan seorang ketua dewan karena masalah ini!


“Kamu mundurlah…”


Arthur berkata pada Wiwanto.


“Ketua Aliansi, Aron sudah memprovokasi prestise Aliansi Seni Bela Diri, saya tidak bisa mengampuninya…”


Wiwanto berkata dengan raut wajah marah.


“Masalah ini akan saya tangani, kamu mundurlah…”

__ADS_1


Arthur berkata dengan suara yang lebih berat lagi, Wiwanto yang melihat hal itu seketika menarik kembali auranya dan mundur.


Arthur menatap Aron : “Aron, kamu sangat kuat, juga berbakat, sayang sekali kamu terlalu arogan, jika kamu bisa menanggung sedikit penghinaan mungkin dalam waktu beberapa tahun saya sudah tidak menjadi lawanmu, namun sayangnya, kamu masih terlalu muda dan tidak memahami pepatah angin akan menghancurkan pohon tertinggi di dalam hutan…”


“Menanggung penghinaan?” Aron tertawa dingin : “Persetan dengan menanggung penghinaan, saya ingin menanggungnya, apa kalian akan membiarkanku?”


“Kamu mengincar harta karun yang ada di tubuhku dan merebutnya dengan paksa.”


“Kamu mengutus orang untuk menangkap pacarku dan mengurungnya di penjara bawah tanah!”


“Kalau saya terus menahannya, maka saya bukan lagi seorang pria, jadi saya pasti akan melawan Aliansi Seni Bela Diri sampai akhir…”


Aron berkata dan menggertakkan giginya.


Semua orang yang mendengar perkataan Aron tertegun dan menatapnya dengan tidak percaya, mereka sama sekali tidak menyangka Aron berani menghina Arthur!


Bagaimanapun Arthur adalah Ketua Aliansi Seni Bela Diri, dia yang memimpin tatanan seluruh komunitas bela diri di Kota Dama, keluarga dan klan lainnya boleh melakukan apa saja untuk mendapatkan harta karun yang dimiliki oleh Aron, tapi Arthur tidak boleh!


Raut wajah Arthur menjadi sangat jelek, dia mengernyitkan keningnya dengan erat.


“Aron, sekarang saya umumkan, kamu telah mengabaikan aturan aliansi dan secara terbuka melanggar perintah aliansi, jadi kamu harus ditangkap dan ditahan…”


Mendengar perkataan Arthur, Empat Tetua Penegak Hukum Aliansi Seni Bela Diri langsung mengepung Aron.

__ADS_1


“Saya bukan bagian dari Aliansi Seni Bela Diri, kenapa saya harus mengikuti apa yang kalian sebut sebagai peraturan? August menggunakan racun, berniat membunuhku dan itu sesuai dengan aturan, tapi jika saya membunuhnya maka itu melanggar aturan, sialan, aturan apa itu?”


“Karena hari ini saya berani datang kemari, maka saya tidak takut dengan permainan gelap kalian, kalian Aliansi Seni Bela Diri selalu mengatakan kalian adalah organisasi yang benar dan baik, nyatanya kalian bahkan tidak sebanding dengan Kultivator Iblis, kalian semua hanya manusia rendahan…”


Aron berkata dengan teguh, dan raut wajahnya tidak menunjukkan rasa takut sedikit pun!


“Apa pun yang kamu katakan saat ini tidak ada gunanya!” Arthur menyipitkan sepasang matanya, dan memerintahkan : “Bawa dia pergi…”


Empat tetua penegak hukum hendak menyerang Aron, namun Eddyt, Khu, Lion dan yang lainnya segera menerjang dan melindungi Aron di belakang mereka!


“Ketua Arthur, Tuan Aron adalah instruktur dari Detasemen Perlindungan Hukum, bukan seseorang yang bisa kamu bawa begitu saja!”


Eddyt berkata dengan raut wajah dingin.


“Saya tidak peduli siapa dia, karena sudah berani melanggar peraturan aliansi maka saya yang akan menanganinya, kalau kamu berani banyak bicara, percaya tidak saya akan membawamu sekalian?”


Arthur menatap Eddyt dengan dingin dan berkata.


“Kamu…”


Tubuh Eddyt gemetar karena marah : “Kamu tidak takut saya akan melapor ke Tuan Gino?”


“Kalau kamu melapor ke Tuan Gino lalu kenapa, saya sudah mengatakan, hal ini hanya saya yang bisa menanganinya!”

__ADS_1


Tatapan mata Arthur penuh dengan rasa dingin : “Minggir…”


Tiba-tiba kata ‘minggir’ terdengar, tubuh Eddyt bergetar, tubuhnya terhuyung mundur beberapa langkah, darah benar-benar mulai mengalir dari telinganya!


__ADS_2