
Ilmu bela diri mengandalkan energi Qi, sedangkan ilmu sihir mengandalkan kekuatan spiritual.
Melihat ilmu sihir yang begitu luar biasa, tampaknya Trist juga sudah mendalami ilmu sihir bahkan melebihi ilmu bela diri.
“Ingin bertarung menggunakan ilmu sihir denganku, maka saya akan menemanimu bermain…”
Aron tertawa dingin.
“Hahaha, kamu ingin bertarung ilmu sihir denganku, saya rasa kamu sudah bosan hidup…”
Trist tertawa keras dan tertawanya sangat sombong.
Aron tidak mengatakan apa pun, dia mulai melafalkan mantra dan tanah terlihat mulai berguncang.
Segera, di bawah tanah seolah ada pergerakan yang tidak berhenti, lalu dinding-dinding tanah mulai menjulang dari dalam tanah.
Cahaya yang ditembakkan oleh Trist menghantam dinding tanah dan mulai merobohkan satu per satu dinding itu!
Melihat pemandangan ini, Trist tertawa lebih arogan lagi.
“Nak, apa kamu tahu mantra ini membutuhkan kekuatan spiritual yang besar dan teknik sihir untuk mendukungnya, kamu hanya seorang anak kecil juga berani bertarung denganku?”
Setelah selesai bicara, sosok Trist tiba-tiba menghilang bahkan pilar-pilar cahaya itu pun lenyap.
Lalu sosok Trist tiba-tiba muncul di atas kepala Aron.
Sebuah pilar cahaya langsung menyelimuti Aron, diikuti dengan senyuman muram yang terlihat di wajah Trist.
__ADS_1
“Biarkan saya melihat betapa kuatnya kekuatan spiritualmu…”
Setelah selesai bicara, Trist mulai menggumamkan sesuatu.
Dalam sekejap gelombang suara terus merambat menuruni pilar cahaya, seolah-olah ada banyak nyamuk yang berdengung di sekitar telinga Aron!
Aron mengernyitkan keningnya dan raut wajahnya berubah menjadi sedikit jelek.
Dia tidak pernah melihat serangan seperti ini sebelumnya, serangan seperti ini membuat Tubuh Emas tak terhancurkan milik Aron tidak ada gunanya, tidak peduli sekuat apa pun.
Kepala Aron mulai berdenyut-denyut karena sakit kepala, dan mulai berubah menjadi seperti orang gila.
Otaknya seolah berubah menjadi bubur, rasanya sangat menyakitkan!
Melihat Aron seperti itu, Trist tertawa dengan bahagia : “Hahaha, walau kamu mempunyai Tubuh Emas tak terhancurkan, meskipun energimu sangat kuat, tapi di hadapanku kamu tetaplah seekor ayam yang lemah…”
Urat-urat di kening Aron mulai menonjol, sepasang matanya memerah dan wajahnya tampak ganas!
Di saat Aron merasa dirinya tidak akan bisa bertahan, bahkan ingin bunuh diri, tiba-tiba terdengar suara lonceng di dalam benaknya!
Ng…
Kekacauan di dalam pikiran Aron tiba-tiba menjadi lebih jernih.
Namun ini hanya bertahan sesaat, kekacauan itu kembali muncul lagi.
Tapi di saat itu, Aron seolah mengingat sesuatu dan mulai bergegas melafalkan mantranya.
__ADS_1
Segera, pikiran Aron perlahan-lahan menjadi tenang dan kekacauan di dalam pikirannya berangsur-angsur menghilang.
Aron melafalkan Mantra Penjernih Jiwa, Mantra Penjernih Jiwa ini merupakan penyeimbang yang sempurna untuk melawan mantra Trist!
Jiwa Aron seketika tenang, tapi dia tidak menunjukkannya dan masih berpura-pura menjadi kesakitan.
Melihat Aron yang sudah disiksa menjadi seperti ini, dan tidak memiliki kemampuan untuk melawan, Trist baru berhenti.
“Aron, saya akan menyiksamu dengan baik, untuk membalaskan dendam putraku…”
Sambil berbicara, tubuh Trist turun dari langit dan melayangkan pukulannya tepat pada bahu Aron!
Aron tersandung dan semua sisik di tubuhnya langsung rontok dan menghilang, Tubuh Emas tak terhancurkan kehilangan kegunaannya!
“Hahaha, sekarang kamu sudah tidak memiliki Tubuh Emas tak terhancurkan, saya mau lihat bagaimana kamu bisa bertarung melawanku…”
Trist tertawa dengan terbahak-bahak.
“Tanpa Tubuh Emas tak terhancurkan, saya juga tetap tidak takut padamu…”
Setelah selesai bicara, tubuh Aron bergetar dan aura yang menakutkan langsung melesat.
Namun Trist sudah tidak menganggap Aron serius lagi saat ini.
Dia melihat Aron yang mengayunkan tinjunya dengan ganas, dan Trist melambaikan tangannya di depannya.
Sebuah perisai sebening kristal muncul di depan wajah Trist.
__ADS_1
Trist menatap Aron dengan raut wajah penuh senyuman di balik perisai itu.