Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Sang Penolong


__ADS_3

Sedangkan Aron termenung mendengar ucapan pria itu, dia tidak tahu apa itu pengolahan tubuh, meskipun dia terus berlatih dan mencari sumber daya untuk berkultivasi, tapi tidak pernah ada orang yang memberitahu dia tentang pengolahan tubuh, bahkan Liu Khang juga tidak mengajarinya!


“Tadi kamu mengatakan ingin menggunakanku untuk menebus hadiah, lantas Keluarga Bara yang mengutusmu kemari?”


Aron menatap pria yang ada di depannya, kalau dia merupakan ahli yang diundang oleh Keluarga Bara, maka Aron benar-benar terlalu meremehkan Keluarga Bara, dan kalau dirinya jatuh ke tangan Keluarga Bara, sepertinya dia tidak akan berakhir baik.


“Keluarga Bara? Keluarga Bara yang mana?”


Pria itu juga kaget, dan tidak tahu Keluarga Bara apa yang dibicarakan oleh Aron.


“Keluarga Bara dari Kota Dama, kepala keluarganya sepertinya bernama Dika Bara, lantas bukan mereka yang mengutusmu kemari?”


Karena Aron juga tidak memiliki musuh di Kota Dama, selain Keluarga Bara.


“Cih!” Pria itu mengerutkan bibirnya dengan jijik : “Keluarga Bara itu tidak ada apa-apanya, mereka bertemu denganku juga harus bersujud menyambutku, mana bisa mengundangku?”


“Lalu kenapa kamu menangkapku? Siapa yang mengutusmu?”

__ADS_1


Aron ingin tahu siapa orang yang ingin menangkap dirinya.


“Jangan banyak bicara, nanti setelah kamu tiba di tempatnya kamu juga akan tahu, kalau tidak ingin terluka lagi, cepat ikut saya pergi….”


Pria itu sudah kehilangan kesabarannya dan tidak ingin melanjutkan pembicaraannya dengan Aron lagi.


“Saya tidak akan pergi denganmu!” Aron menggelengkan kepalanya.


Karena dia tahu pria ini tidak akan membunuhnya, jadi Aron menjadi yakin dan dia akan berusaha mati-matian, dia tidak akan ikut dengan pria itu.


Melihat Aron menolak, raut wajah pria itu menjadi marah dan mengulurkan tangannya untuk meraih Aron : “Bocah, ikut atau tidak, terserah padamu….”


Namun pada saat ini, tiba-tiba ada satu sosok yang menghadang di depan Aron, kecepatannya juga sangat cepat hingga Aron tidak tahu kapan orang ini muncul di depannya, seolah-olah dia selalu ada di depannya.


Bam!


Setelah suara hantaman yang keras, orang yang ingin menangkap Aron mundur tiga langkah berturut-turut, dan satu tangannya sedikit gemetar.

__ADS_1


Dan pada saat ini Aron baru melihat dengan jelas orang yang menghadang di depannya, orang yang menyelamatkannya adalah seorang pria paruh baya dengan tubuh yang sedang dan terlihat sedikit lebih kurus dan lemah apabila dibandingkan dengan pria kekar itu, namun orang seperti itu jugalah yang langsung memukul pria kekar itu hingga mundur dengan satu serangan.


“Badak Basi, orang sepertimu juga berani terlibat dengan urusan Keluarga King?”


Pria paruh baya yang berdiri di depan Aron bertanya pada pria kekar itu dengan nada menghina.


Badak Basi sama sekali tidak marah saat dihina oleh orang ini, malah dia menyeringai dan memperlihatkan giginya dan berkata : “Danu King, saya hanya bercanda, kamu jangan marah, urusan Keluarga King saya mana berani ikut campur, kalau begitu saya akan pergi….”


Aron sudah melihat kekuatan Badak Basi yang begitu kuat, dan barusan dia meremehkan dirinya, sekarang setelah pria paruh baya bernama Danu ini muncul, dia langsung mengubah sikapnya, dan terlihat seperti seorang cucu kecil.


Namun pada saat Badak Basi berbalik dan hendak pergi, Aron tidak menyadari bagaimana Danu di depannya bergerak dan langsung menghalangi jalan Badak Basi tercengang : “Danu, saya sudah bilang, hanya bercanda, tidak bisakah saya pergi sekarang?”


“Kamu rasa kamu masih bisa pergi?”


Tatapan Danu penuh niat membunuh.


Badak Basi yang melihatnya seketika senyuman di wajahnya menghilang dan menatap Danu yang ada di hadapannya dengan erat, dan tiba-tiba Badak Basi bertindak, tubuhnya meledakkan aura yang seperti pisau, dan dia menyerang Danu dengan aura tajam yang tiada tara, dan di saat bersamaan aura itu juga menuju ke arah Aron!

__ADS_1


Menghadapi aura bagaikan pisau tajam itu Aron tidak punya cara untuk mengelak, karena dia menyadari, tidak peduli dia mengelak dan bersembunyi di mana pun, dia tidak bisa menghindari aura menakutkan ini.



__ADS_2