Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Bantuan Datang Satu persatu


__ADS_3

Detasemen Perlindungan Hukum Kota Dama!


Eddyt segera menghubungi Tuan Gino setelah dia melihat berita di forum bela diri.


Pertarungan besar antara klan dan keluarga bela diri seperti ini pasti akan mengakibatkan banyak kematian dan luka-luka.


Sebagai pejabat, sudah menjadi tugas mereka untuk menghentikannya.


“Tuan Gino, Keluarga Galah membawa seluruh komunitas bela diri Kota Dawa pergi ke Lembah Iblis untuk…”


Eddyt belum sempat menyelesaikan perkataannya, Tuan Gino sudah melambaikan tangannya.


“Saya sudah tahu!”


Tuan Gino memotong perkataan Eddyt.


“Lalu apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus mengutus pasukan untuk menghentikan?”


Tanya Eddyt.


“Tidak perlu, biarkan saja mereka pergi!”


Tuan Gino berkata dengan ringan.


“Tuan Gino, jika pihak pemerintahan tidak maju dalam pertarungan sebesar ini, bukankah…”


“Sudah kubilang, biarkan saja mereka pergi!” Tuan Gino tiba-tiba mengangkat kepalanya dan menjatuhkan tatapannya pada Eddyt.


Eddyt gemetar dan tidak berani bicara lagi, dia juga tidak membahas tentang pertarungan antara Keluarga Galah dan Lembah Iblis lagi.


Melihat Eddyt tidak berbicara, Tuan Gino baru perlahan-lahan melanjutkan : “Bagaimanapun, seluruh dunia bela diri di Arunika sudah terlalu tenang selama beberapa tahun, terutama komunitas bela diri Kota Dama, sekarang sudah saatnya untuk menata ulang semuanya…”

__ADS_1


Eddyt tidak mengerti perkataan Tuan Gino, namun sebagai Ketua Detasemen Perlindungan Hukum, dia hanya bisa melakukan apa yang diperintahkan.



Di dalam Lembah Iblis!


Amon juga sudah melihat berita di forum bela diri, dan sedikit mengernyit saat melihat Keluarga Galah benar-benar membawa seluruh komunitas bela diri Kota Dawa untuk menantang Lembah Iblis secara terbuka.


“Kakak pertama, sepertinya Keluarga Galah ini sudah bertekad untuk menginginkan Tuan Aron.”


Natan berkata dengan suara pelan.


“Tidak peduli bagaimanapun, walau harus mempertaruhkan seluruh Lembah Iblis, juga tidak boleh membiarkan mereka membawa Tuan Aron pergi!”


Tatapan mata Amon dipenuhi dengan ketegasan : “Segera beritahukan kepada seluruh orang di Lembah Iblis, untuk menetapkan tekad bertarung sampai titik darah penghabisan, walau harus mati.”


“Kakak pertama, bagaimana kalau saya keluar untuk mencari bantuan?”


Kata Daniel.


Amon tersenyum mengejek.


Daniel tidak mengatakan apa pun lagi, selama beberapa tahun ini, Lembah Iblis tidak mempunyai teman, juga tidak pernah berurusan dengan klan maupun keluarga bela diri lainnya, mereka selalu sendirian!


Di saat ini, seorang penjaga Lembah Iblis tiba-tiba masuk dengan tergesa-gesa.


“Tetua pertama, di luar tiba-tiba kedatangan banyak orang yang mengatakan ingin menemuimu.”


Raut wajah penjaga itu tampak sedikit panik.


“Tidak mungkin Keluarga Galah bisa datang secepat itu, bukan?”

__ADS_1


Amon mengernyitkan keningnya.


Segera, Amon membawa orang untuk berjalan keluar, dan melihat ratusan orang yang berdiri di depan pintu Lembah Iblis.


Amon melirik sekelilingnya dan merasa tidak familier dengan orang-orang ini.


“Penguasa Lembah Amon, Khu dari Lembah Tanpa Bayangan sudah mengganggu!”


Pada saat ini, Khu melangkah maju dan menangkupkan tangannya pada Amon.


“Saya ingin tahu apa yang membuat Tuan Khu membawa begitu banyak orang datang ke Lembah Iblis?”


Amon bertanya dan menatap Khu dengan hati-hati.


“Penguasa Lembah Amon, saya tahu Keluarga Galah dari Kota Dawa sudah membuat surat tantangan, dan ingin datang kemari untuk membawa Tuan Aron pergi, jadi saya secara khusus membawa pasukanku kemari, membantu Lembah Iblis untuk melawan Keluarga Galah bersama, dan melindungi Tuan Aron.”


Khu segera menjelaskan.


Mendengar Khu ternyata datang untuk membantu, Amon baru merasa lega.


Seperti kata pepatah, kerumunan akan menyerang orang tertindas.


Amon juga khawatir, beberapa keluarga dan klan bela diri akan memanfaatkan situasi Keluarga Galah yang menantang Lembah Iblis untuk mempersulit Lembah Iblis.


​Pada saat itu, Lembah Iblis sama sekali tidak akan bisa melawan.


Namun setelah Amon melihat orang-orang yang dibawa oleh Khu, serta kekuatan Khu sendiri, dia tersenyum ringan : “Tuan Khu, terima kasih atas niat baikmu, tapi dengan kekuatan kalian, menetap di sini hanya akan menambah korban saja.”


“Penguasa Lembah Amon, saya tahu orang-orang yang saya bawa tidak memiliki kekuatan yang besar, namun kami tidak takut mati, jika Penguasa Lembah Amon merasa kami hanya menjadi beban, maka tempatkan saja kami di luar lembah!”


“Saat Keluarga Galah datang bersama pasukannya, mereka harus membunuh kami semua terlebih dulu, baru bisa masuk ke dalam Lembah Iblis, walau hanya memberi Tuan Aron waktu satu menit, bahkan satu detik, kami juga rela mati!”

__ADS_1


​Khu berkata dengan penuh tekad.



__ADS_2