Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Tubuh Abadi


__ADS_3

Robi tercengang, saat dia hendak keluar dari gudang untuk melihat, dia malah menemukan pintu gudang sudah ditendang terbuka oleh Aron.


“Aron? Kamu benar-benar mencari sampai ke mari?”


Robi menatap Aron dengan kaget.


“Saya sudah bilang, walau kamu melarikan diri ke ujung dunia, saya juga akan menemukanmu!”


Aron menatap Robi dengan muram.


“Di mana Trist? Kamu datang ke Keluarga Galah, lantas tidak ada yang menghalangimu?”


Robi sedikit kaget mengapa Trist tidak menghentikan Aron?


Dia datang kemari karena ingin meminjam tangan orang lain untuk membunuh, agar Trist membunuh Aron.


Tapi sekarang Aron berada di depannya, dan sosok Trist juga tidak terlihat, ini membuat Robi bingung!


“Dia sudah pergi ke neraka, kamu juga akan segera bertemu dengannya…”


Aron menyipitkan sepasang matanya, tatapan matanya penuh dengan keinginan membunuh.


“Apa? Kamu…kamu membunuh Trist?”


Robi tampak kaget!


Dia tidak menyangka Trist akan dibunuh oleh Aron secepat ini, bagaimanapun Kota Dawa ini adalah wilayah kekuasaan Trist.


​Dan dia juga pernah mendengar bahwa Trist sangat ahli dalam ilmu sihir, bagaimana mungkin dia bisa dibunuh dengan mudah oleh Aron?

__ADS_1


Pada saat ini Robi menatap Aron dengan tatapan penuh kepanikan.


Dia sedang berpikir bagaimana cara melarikan diri, dan tidak memiliki keinginan untuk bertarung melawan Aron.


Aron juga dapat melihat Robi yang ketakutan dan mulai bersiap untuk kabur, jadi dia akan menyerang terlebih dulu!


Dia tidak boleh membiarkan Robi lolos, tidak boleh membiarkan dia menggunakan Gelang Semesta untuk melarikan diri.


Robi tidak menyangka Aron akan menyerang tiba-tiba, dan ini membuat Robi seketika menjadi panik.


​Dia sekarang hanya setengah Master Guru, dia bukan tandingan Aron.


Dalam situasi panik, Robi mengayunkan satu tinjunya dengan sekuat tenaga untuk menghentikan Aron.


Namun tidak berhasil, hanya terlihat lengan Robi yang tiba-tiba menekuk dengan aneh.


Robi melihat dadanya sendiri dan tampak tercengang.


Namun saat ini Robi tidak merasakan rasa sakit sedikit pun, dan ini membuat dia tidak percaya.


“Dasar tidak berguna, orang kuat paling takut terhadap rasa pengecut, serahkan tubuhmu kepadaku sekarang, saya yang akan menghadapinya…”


Di dalam benak Robi, suara tua itu kembali terdengar.


Robi belum sempat bereaksi dan hanya merasakan kepalanya sakit, dia tidak tahu apa-apa.


Pada saat ini, Robi yang berdiri di hadapan Aron tiba-tiba menunjukkan senyuman yang sinis!


“He he he…” suara tawa yang aneh tiba-tiba keluar dari mulut Robi : “Pukulan ini memang tidak buruk, tapi sama sekali tidak bisa membunuhku…”

__ADS_1


Setelah selesai bicara, tubuh Robi mulai mengalami perubahan, lubang berdarah sebesar kepalan tangan itu perlahan-lahan sembuh dengan kecepatan yang terlihat dengan mata telanjang!


Tidak lama kemudian, tubuh Robi kembali ke keadaan semula, otot-otot di tubuhnya memancarkan cahaya gelap, dan sekujur tubuhnya seolah berubah menjadi tubuh yang baru.


Aron mengernyitkan keningnya dan tatapan matanya penuh dengan rasa tidak percaya!


Saat ini dia dapat merasakan bahwa tubuh Robi tidak berhenti berubah, dan perubahannya semakin lama semakin kuat.


Selain itu, seluruh aura dan energi Robi juga berubah, perubahannya sangat berbeda.


“Siapa kamu?”


Aron menatap sepasang mata Robi dengan erat dan bertanya dengan dingin.


“Tentu saja saya adalah Robi, bukankah kamu selalu ingin membunuhku? Kalau begitu coba saja…”


Sudut mulut Robi terangkat tinggi, dan sepasang matanya tampak tajam dan menakutkan.


Aron memang tidak tahu apa yang sedang terjadi, namun dia dapat merasakan aura yang berbahaya!


Cahaya keemasan di tubuhnya mulai berkedip, Tubuh Emas tak terhancurkan diaktifkan, sisik-sisik emas juga menutupi seluruh tubuh Aron.


“Hahaha, Tubuh Emas tak terhancurkan, tidak peduli teknik pelindung diri apa pun yang kamu gunakan, tubuhmu tidak akan bisa menandingiku, karena saya memiliki tubuh yang abadi…”


Robi mengangkat kepalanya dan tertawa terbahak-bahak.


Aron tidak mengatakan apa pun, pada kenyataannya dia juga memiliki tubuh yang abadi, selama Jiwa Baru tidak hancur, maka dia akan pulih secara perlahan.


__ADS_1


__ADS_2