
Orang ini tidak lain tidak bukan adalah Robi yang telah menghilang selama beberapa waktu!
Pada saat ini Robi seolah sudah lahir baru, aura di tubuhnya terasa sedikit feminin dan kulitnya juga putih bersih, namun tatapan matanya masih sama dinginnya!
“Aron, kamu selamanya tidak akan menyangka bukan kalau saya, Robi akan bergabung dengan Aliansi Seni Bela Diri? Terlebih lagi kamu tidak akan menyangka saya bisa mengendalikan seluruh Aliansi Seni Bela Diri…”
Tatapan mata Robi tajam dan beracun, dia berkata dengan sinis.
“Sudahlah, jangan terlalu narsis, lakukan saja apa yang harus kamu lakukan dengan baik, kamu harus ingat siap yang memberikan semua yang kamu miliki saat ini kepadamu…”
Tiba-tiba, dalam benak Robi terdengar suara tua yang serak.
Senyuman di wajah Robi langsung ditarik, dan berganti dengan rasa hormat yang tidak tertandingi!
“Saya tahu!” Robi mengangguk dengan penuh hormat, lalu berjalan ke halaman belakang Aliansi Seni Bela Diri.
“Senior, saya ingin bertanya, apakah orang-orang yang mengenakan jubah hitam di pertemuan tadi juga sama denganku?”
Dalam perjalanan, Robi bertanya dengan penasaran.
Tadi selama pertemuan, orang yang menghadiri pertemuan itu bukanlah Robi melainkan roh spiritual yang berada di dalam tubuhnya, hanya saja Robi memiliki kesadaran saat itu.
Jadi dia sangat penasaran saat ini, apakah orang-orang itu sama dengan dirinya dan juga dirasuki oleh roh jahat.
__ADS_1
“Ingat perkataanku, kamu tidak lebih dari tubuh inang, tanpa kamu saya bisa menemukan penggantinya dengan mudah.”
“Kamu lakukan saja apa yang harus kamu lakukan dengan baik, jangan tanyakan yang tidak perlu ditanyakan, kalau tidak saya tidak keberatan menelan jiwamu dan mencari tubuh inang yang baru!”
Suara tegas dan marah terdengar di dalam benaknya!
Robi ketakutan dan tidak berani bicara untuk sesaat, lalu berjalan ke penjara bawah tanah Aliansi Seni Bela Diri!
Robi membuka penjara bawah tanah dengan terampil, lalu masuk ke kedalaman ke dalam sebuah ruangan yang sangat rahasia!
Pintu ruangan itu terbuka, empat pemuda yang telanjang sedang duduk bersila di lantai dan sedang berkultivasi!
Di depan empat orang ini, ada sebuah jarum suntik yang baru saja digunakan dengan bekas darah yang masih ada di dalamnya!
Robi melihat empat pria di depannya dengan tatapan panas, karena dia merasakan kekuatan empat orang di hadapannya berkembang dengan begitu cepat dan sudah hampir melampaui dirinya.
Seolah melihat kecemburuan Robi, suara tua di dalam benaknya berkata : “Darah dari gadis ini memang sangat hebat, dalam waktu singkat sudah bisa membuat empat orang ini mencapai ranah Master Guru, pada waktunya nanti empat orang ini akan dapat bertahan di dunia bela diri Kota Dama.”
“Namun walau kekuatan mereka sangat kuat, mereka juga hanyalah boneka yang bergantung pada orang lain, apa kamu ingin menjadi seperti mereka?”
“Tidak tidak tidak, saya tidak mau…”
Robi menggelengkan kepalanya!
__ADS_1
“Keluarga King sedang mengajukan permohonan untuk mengadakan pelatihan sekarang, dengan ketidakhadiran Arthur maka kamu bertanggung jawab penuh atas Aliansi Seni Bela Diri, tempatkan empat orang ini ke dalam pelatihan, ini sudah saatnya bagi mereka untuk menunjukkan diri…”
Suara tua itu memberi perintah kepada Robin.
“Saya mengerti!” Robi menganggukkan kepalanya.
Lalu Robi mengeluarkan sebuah benda yang menyerupai segel, dan semburan cahaya hitam berkedip di atas segel itu.
Robi mengambil segel itu dan menstempelkannya tepat di depan dada empat pria ini.
Kepulan asap membumbung tinggi kemudian sebuah pola melingkar yang sangat jelas terlihat muncul di dada empat orang itu.
Pola ini tampak sama persis dengan pola yang ada di dada para pria berjubah hitam itu.
Setelah selesai, Robi meninggalkan ruangan itu.
Setelah meninggalkan ruangan tersembunyi itu, Robi melewati sebuah persimpangan, Robi menoleh sedikit untuk melihat ruangan di ujung salah satu sisi dengan keserakahan yang memenuhi matanya!
Saat Robi mengeluarkan tatapan mata ini, rasa sakit seketika menjalar di benaknya, dan membuat Robi langsung mengernyitkan keningnya.
“Sudah kuberitahu, jangan macam-macam dengan gadis itu, kalau kamu berani menyentuhnya, tidak hanya kamu, bahkan saya juga akan terbakar menjadi abu dan tidak bisa lahir kembali selamanya…”
Suara serak di benaknya memperingatkan Robi dengan sangat tegas.
__ADS_1