
Meskipun sebagian besar Api Roh berhasil dihadang, tapi sebagian kecil masih berhasil mendarat di tubuh Canon.
Ssh sh sh...
Tercium aroma terbakar yang disusul dengan teriakan Canon.
Setelah Api Roh mengenai tangan Canon, api itu seketika membakar ke dalam tubuhnya.
Canon yang melihat itu menggertakkan giginya dan langsung menggunakan ujung Pedang Pembasmi untuk memotong sepotong besar daging di lengannya, bersamaan dengan Api Roh
Jika dia tidak melakukan ini, maka lengan Canon akan segera ditembus oleh Api Roh dan membentuk lubang yang mengerikan.
Melihat Canon seperti itu, bisa dibilang orang ini cukup kejam, bahkan dia tidak segan-segan bertindak pada dirinya sendiri.
“Kalau masih punya kemampuan, kerahkan saja semuanya, atau kamu tidak akan punya kesempatan sebentar lagi...”
Aron memegang Pedang Naga di tangannya sambil berkata dengan dingin.
Canon mengernyitkan keningnya: “Kamu ingin membunuhku?”
“Tentu saja, lantas kamu boleh membunuhku, saya tidak boleh membunuhmu?”
__ADS_1
Aron merasa apa yang dikatakan oleh Canon sedikit lucu.
“Kamu tidak bisa membunuhku, saya adalah anggota Yayasan Hanura, guruku adalah Master Narsi, kalau kamu membunuhku maka guruku pasti akan membalaskan dendamku, walau kamu kabur ke ujung dunia juga tidak ada gunanya.”
Raut wajah Canon menunjukkan kepanikan, sebagai seorang yang jenius, dia tidak ingin mati seperti ini, kemampuan Taoismenya belum mencapai kesuksesan besar, dia masih memiliki masa depan yang cerah.
“Siapapun gurumu, tidak ada urusannya denganku, walau gurumu mau mencariku untuk balas dendam, kamu juga tidak akan bisa menyaksikannya...”
Aron berkata lalu menusukkan Pedang Naga yang ada di tangannya ke dada Canon.
Canon melihat Aron yang bertekad untuk membunuhnya seketika ketakutan hingga sepasang kakinya lemas, dan langsung berlutut di lantai.
“Jangan...jangan bunuh saya, kumohon padamu jangan bunuh saya...”
Orang jenius dari Yayasan Hanura, saat ini sedang berlutut dan memohon belas kasihan, kalau sampai tersebar sepertinya seluruh Yayasan Hanura akan menjadi bahan tertawaan.
Namun saat ini Canon tidak memperdulikan hal itu lagi, dia hanya ingin bertahan hidup.
Walaupun Canon berlutut dan memohon belas kasihan, Aron sama sekali tidak menunjukkan belas kasihan karena dia tahu, saat ini jika orang yang gagal adalah dirinya maka tidak akan ada orang yang memberikan kesempatan hidup padanya.
Aron bukan orang yang baik dan beriman, dia hanya mempunyai satu cara dalam menghadapi musuhnya, yaitu membunuh mereka.
__ADS_1
Namun saat Aron hendak menggunakan Pedang Naga untuk menusuk dada Canon, tiba-tiba Nely yang ada di samping menghentikan Aron.
“Aron, kamu tidak boleh membunuh dia, kamu tidak tahu betapa menakutkannya Yayasan Hanura, apalagi gurunya itu, kalau kamu benar-benar membunuhnya, Yayasan Hanura akan menggunakan segala cara untuk memburumu, apakah musuhmu saat ini masih terlalu sedikit?”
Nely membujuk Aron.
Dia baru saja membunuh Leo, sekarang Ketua Sekte Nirwana, Hasan sedang mencari Aron kemana-mana, kalau Aron sampai membunuh Canon, dengan kekuatan Aron saat ini, bagaimana dia bisa bertahan dari kejaran dua organisasi seperti Sekte Nirwana dan Yayasan Hanura?
“Musuhku sudah banyak, jadi saya tidak peduli kalau bertambah satu Yayasan Hanura lagi...”
Aron berkata dengan dingin.
Baik Sekte Nirwana, maupun Yayasan Hanura, Aron tidak peduli, seperti kata pepatah, mengambil tindakan sesuai dengan situasi, Aron tahu ada banyak orang yang sedang memperhatikannya saat ini, dia sudah membunuh Dika, meskipun itu adalah pertarungan yang adil di atas arena, tapi dia tahu Keluarga Bara tidak akan berhenti di sana.
Ada juga Keluarga King yang belum pernah ditemui sudah mengeluarkan perintah pembunuhan sejak awal, saat ini Aron sedang menghadapi bahaya, namun orang-orang dari Keluarga King hanya tahu kalau Tuan Muda Keluarga King masih hidup, mereka tidak tahu siapa orangnya, oleh karena itu Aron masih bisa menjalani hari-hari damai yang singkat ini.
Kalau Keluarga King sampai tahu, Aron adalah Tuan Muda dari Keluarga King, maka sudah waktunya badai akan melanda.
“Kamu tidak takut, tapi bagaimana dengan orang-orang di sekitarmu? Apa kamu memiliki kemampuan untuk melindungi mereka selamanya? Kamu harus memikirkan mereka...”
Nely tidak ingin Aron menyinggung seluruh Yayasan Hanura karena membunuh seorang Canon, itu tidak bijaksana.
__ADS_1