Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Pil Berbahaya


__ADS_3

“Hanya orang lain yang boleh membunuhku, saya tidak boleh membunuh orang lain?”


Aron menatap August dengan dingin : “Saya sudah membunuh orang ini, apa maumu?”


August tidak menyangka Aron akan begitu emosi dan berbicara dengan sangat tegas!


Raut wajah August penuh dengan kemarahan dan gelombang aura yang menakutkan keluar dari tubuhnya.


Di saat ini, Naveen berjalan menghampiri dan menepuk pundak August, seketika menekan aura di tubuh August.


Naveen tahu, di sini bukan waktu yang tepat untuk menyerang Aron!


Naveen hanya melirik Aron sekilas lalu berjalan perlahan menuju panggung!


“Hadirin, hari ini adalah hari di mana Keluarga King akan menyelenggarakan pelatihan, ini adalah pertama kalinya Keluarga King menyelenggarakan pelatihan, dan para hadirin sekalian juga merupakan orang berbakat, demi menunjukkan ketulusan Keluarga King kepada para peserta, saya secara khusus menyiapkan Pil Pengumpul Energi untuk hadirin sekalian…”


“Keluarga King secara khusus mengundang alkemis dari luar negeri untuk meramu pil ini dengan harga mahal, dan memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh.”


Naveen berkata lalu segera terlihat orang dari Keluarga King berjalan keluar dengan nampan berisi Pil Pengumpul Energi dan mulai membagikannya kepada semua orang!


Semua orang tampak sangat bersemangat, dan tanpa ragu-ragu mengambil Pil Pengumpul Energi dan menelannya.

__ADS_1


Banyak orang yang merasa berterima kasih kepada Keluarga King…


Saat tiba giliran Aron dan Lion, Lion mengambil Pil Pengumpul Energi dan hendak menelannya, namun Aron segera menghentikannya.


Terlihat Aron yang mengendus Pil Pengumpul Energi dengan lembut lalu menghancurkannya dengan lembut dan menjilatnya dengan ujung lidah.


Setelah itu Aron tampak mengernyitkan keningnya dan raut wajahnya berubah menjadi jelek!


Lion yang melihat ini berkata dengan suara pelan : “Saudara Aron, lantas ada yang tidak beres dengan Pil Pengumpul Energi ini?”


“Pil Pengumpul Energi ini mengandung semak misty plume di dalamnya, saya tahu proses pembuatan Pil Pengumpul Energi dan semak misty plume sama sekali bukan bahan untuk meramu Pil Pengumpul Energi!”


Aron berkata dengan waspada kepada Lion.


“Astaga, Keluarga King yang brengsek ini memang bernyali besar, ada begitu banyak Tuan Muda dari berbagai keluarga dan klan bela diri di sini, mereka berani memberikan pil obat yang bermasalah, apakah mereka ingin menjadi musuh dari seluruh komunitas bela diri Kota Dama…”


Lion mengumpat dengan marah dan membuang Pil Pengumpul Energi di tangannya ke lantai.


​Alasan kenapa banyak orang tidak meragukan Keluarga King telah melakukan sesuatu pada Pil Pengumpul Energi karena ada begitu banyak orang di sini, yang hampir mencakup seluruh klan dan keluarga bela diri di Kota Dama, jadi sepertinya Keluarga King tidak akan punya nyali sebesar itu.


Jika benar-benar terjadi sesuatu, sepertinya Keluarga King akan dilenyapkan.

__ADS_1


Nia yang berada tidak jauh dari sana, melihat Aron dan Lion tidak memakan Pil Pengumpul Energi mereka, juga diam-diam membuang Pil Pengumpul Energinya ke tanah.


Senyuman tipis muncul di wajah Naveen saat melihat kerumunan orang itu menelan Pil Pengumpul Energi tanpa ragu-ragu.


Setelah Pil Pengumpul Energi habis dibagikan, terlihat empat orang pemuda berbadan tegap yang mengenakan seragam berwarna biru tua berjalan menghampiri.


Empat orang itu berjalan ke alun-alun tanpa ekspresi di wajahnya, lalu mencari sebuah tempat di sudut dan berdiri menunggu upacara pelatihan berakhir!


Melihat empat orang yang tiba-tiba muncul, semua orang menatap mereka dengan bingung karena empat orang ini terlihat sangat asing.


Seolah-olah mereka bukan berasal dari klan dan keluarga bela diri Kota Dama, namun karena mereka dapat berpartisipasi dan Keluarga King juga tidak melarang, jadi orang lainnya juga tidak bertanya lebih jauh lagi.


Namun saat ini Aron menyipitkan sepasang matanya dan menatap empat orang yang baru datang itu dengan erat.


“Saudara Aron, apakah kamu mengenal empat orang itu?”


​Lion bertanya pada Aron.


Aron menggelengkan kepalanya dan berkata sambil mengernyitkan keningnya : “Saya tidak mengenal mereka, namun aura yang dipancarkan oleh mereka berempat terasa familier…


Aron berpikir keras, meskipun rasa familier itu hanya samar-samar, namun Aron masih dapat merasakannya.

__ADS_1


__ADS_2