
“Saya tahu apa yang terjadi!”
Suara tua di benak August terdengar : “Empat orang ini menyerap darah dari pacar Aron, jadi saat empat orang ini menyerang bersama, mereka menyebarkan aura dari pacar Aron, kalau hanya satu orang aura itu akan terasa lemah, namun jika empat orang itu bekerja sama maka aura itu akan membuat Aron merasa sangat familier.”
“Di saat dia hendak menyerang dan merasakan aura yang familier ini, pikirannya tergerak dan membuat pikirannya menjadi terangsang lalu berubah menjadi seperti ini.”
“Bukankah kamu selalu ingin mengolok-olok Aron, sekarang saya bisa membantumu…”
“Bagaimana caranya?” August bertanya.
“Minta empat orang dari Aliansi Seni Bela Diri itu untuk menyebarkan aura mereka, saya akan memperlihatkan pertunjukkan bagus kepadamu.”
Suara tua di dalam benaknya berkata dengan menggoda.
“Ketua Arthur saya tahu mengapa Aron bisa mengalami kerusakan mental!”
August angkat bicara.
“Ada apa?”
Arthur bertanya dengan penasaran.
Ewan dan yang lainnya juga menatap August dengan penasaran, mereka ingin tahu apa yang terjadi pada Aron.
“Ketua Arthur, empat orang dari Aliansi Seni Bela Diri ini memiliki aura yang dapat merangsang pikiran Aron, jadi saat mereka berempat bekerja sama, Aron yang hendak membalas serangan seketika tertegun dan mungkin mengalami kerusakan mental akibat aura ini!”
__ADS_1
August tidak memperjelasnya, karena mengenai Aliansi Seni Bela Diri yang menggunakan darah orang lain untuk membina ahli bukanlah hal yang terpuji, semakin sedikit orang yang mengetahuinya akan semakin baik.
Namun saat August mengatakan hal ini, Arthur seketika mengerti, dia tidak menyangka akan sesederhana ini untuk membuat Aron menjadi orang gila.
“Tidak disangka untuk mengendalikan Aron ini ternyata mudah sekali, kalau tahu begitu dari awal Aliansi Seni Bela Diri tidak perlu kehilangan begitu banyak orang…”
Arthur sedikit menyesal, demi membunuh Aron dia bahkan mengerahkan Danta dan membuat Danta dibunuh oleh Aron.
“Ketua Arthur, sekarang Aron sudah menjadi gila, kita bisa membunuhnya kapan saja, sekarang apakah kalian mau melihat bagaimana saya mengolok-olok Aron?”
August tersenyum ringan.
“Bagaimana cara mengolok-oloknya?” tanya Arthur.
“Minta empat bawahanmu ini untuk menyebarkan aura mereka, saya punya caranya…”
Arthur melirik Ewan lalu mengangguk.
Ewan dan yang lainnya kembali menyebarkan aura di tubuh mereka!
Keempat aura itu kembali menyatu dan August melambaikan tangannya, sebuah kabut hitam muncul.
Kabut hitam ini mulai menyatu dengan aura Ewan dan yang lainnya, lalu membentuk sosok manusia!
Hanya saja sosok ini tidak bisa dibedakan antara pria atau wanita, hanya saja Aron yang tadinya menunjukkan tatapan mata sayu, saat ini tatapannya seketika bersinar saat melihat sosok itu, dan segera mendorong Lion yang ada di sampingnya!
__ADS_1
“Nuri, Nuri…”
Aron bergegas maju dan memeluk sosok manusia itu.
Saat ini di hadapan Aron, orang yang berdiri di depannya tidak lain adalah Nuri yang sedang mengenakan gaun putih, dan Nuri sedang tersenyum kepadanya.
Semua orang yang melihat adegan ini tampak tercengang, tidak mengerti apa yang sedang dilakukan Aron!
Lion bahkan ingin menerjang menghampiri dan menarik Aron pergi!
Namun Arthur melambaikan tangannya dan seketika menerbangkannya.
“Lion, jika tidak ingin mati di sini maka jangan pedulikan Aron…”
Arthur berkata lalu menatap Aron dengan geli!
Saat ini Aron tampak sangat gembira, matanya memerah.
“Nuri, semua ini salahku, saya tidak mempunyai kemampuan untuk menyelamatkanmu, membuatmu begitu menderita, ke depannya saya tidak akan membiarkanmu ditangkap oleh orang lain lagi.”
Aron menyalahkan dirinya sendiri, dan air matanya mengalir.
Semua orang yang melihat Aron memeluk sosok manusia itu dan bergumam tidak bisa menahan tawa mereka!
Sedangkan mata Mia sedikit berkaca-kaca, sebagai seorang wanita, kasih sayang dari seorang pria seperti ini adalah hal yang paling dihargai.
__ADS_1