
Setelah mendengar kata great grand master, selain Jhonatan dan yang lainnya yang tidak menjadi bagian dari dunia seni bela diri, semua orang tercengang, terlebih lagi Jekson dan Lyla, mereka tahu orang seperti apa yang bisa mencapai tahap great grand master.
Barusan Jekson mengatakan mereka memiliki ribuan orang, dan dia tidak takut sama sekali, sekarang rasanya seperti lelucon, jangankan ribuan orang, walau ada lebih banyak orang lagi, di depan great grand master itu semua hanyalah semut, lambaian tangannya saja sudah bisa menghabisi mereka semua.
Sedangkan Aron menatap Elen yang pergi dan sangat ingin mengejarnya untuk bertanya, bertanya siapa Danu sebenarnya, kenapa dia terus membantu dirinya, hanya saja Aron tidak bergerak, dia tahu Elen tidak akan mengatakannya.
Sedangkan Nuri menatap Elen yang pergi dengan wajah yang canggung, ternyata dia datang untuk mengantarkan barang pada Aron, dia sedang membantu Aron tapi dirinya malah cemburu terhadap dia.
Mengingat perkataan Elen, Nuri merasa apa yang dikatakan oleh Elen sangat benar, selain penampilannya yang cantik Nuri tidak memiliki keterampilan lain, dia seperti sebuah vas bunga dan kemungkinan besar dia adalah vas bunga yang akan menjadi beban Aron….
Memikirkan hal ini, suasana hati Nuri menjadi tenggelam.
“Apa yang sebenarnya terjadi?”
Aron melirik sekelilingnya dan bertanya dengan wajah bingung.
“Tuan Aron, coba kamu lihat ini…..?”
__ADS_1
Jekson mengeluarkan ponselnya dan membuka sebuah forum, lalu memperlihatkannya di depan Aron.
Setelah Aron melihat tulisan surat tantangan di paling atas dan nama Dika yang ada di akhir, dia seketika mengerti.
Sepertinya Dika sudah keluar dan saat mengetahui kalau putra serta keponakannya dibunuh olehnya, dia mengirimkan surat tantangan ini.
“Yang harus datang akan datang pada akhirnya, kalian tidak perlu sepanik itu kan?”
Aron melihat semua orang merasa tertekan dan berkata dengan ringan : “Bukankah hanya seorang Dika, saya bisa mengatasinya….”
Kata Lyla dengan takut.
Saat ini dia hanya seorang master tingkatan ketujuh saat ini, dan dia bahkan belum menyentuh bayangan dari ranah great grand master, sedangkan pihak lawan sudah menjadi great grand master bela diri, dan itu adalah ranah yang tidak bisa dibayangkan oleh Lyla.
“Jangan khawatir, bukankah sudah ada orang yang mengirimkan benda pusaka untukku, Dika tidak akan bisa membunuhku, nanti pada saatnya siapa yang akan menang dan kalah belum bisa dipastikan, semuanya tidak perlu khawatir….”
Aron berkata dengan acuh tak acuh.
__ADS_1
Sebenarnya Aron juga tidak memiliki banyak keyakinan dalam hatinya, dia berkata seperti itu agar semua orang tidak khawatir, dia belum pernah menghadapi great grand master sebelumnya, dan beberapa hari yang lalu saat menghadapi Empat Raja Surgawi yang merupakan master yang hebat, Aron juga hampir kalah dan menghabiskan seluruh kekuatan spiritualnya, sekarang dia harus bertarung melawan great grand master seperti Dika, Aron benar-benar tidak tahu apakah dirinya bisa bertahan atau tidak.
Hanya saja, bagaimana pun Aron tidak akan menghindar, karena pihak lain sudah mengeluarkan surat tantangan, maka Aron akan menghadapinya, namun yang membuat Aron paling khawatir saat ini adalah Nuri, kalau pihak lawan melakukan tindakan curang, Aron tidak akan bisa melindungi Nuri sepanjang waktu.
Melihat Aron yang acuh tak acuh, semua orang menghela nafas, karena mereka semua tidak tahu seberapa kuatnya Aron saat ini.
Setelah tinggal sesaat di villa, semua orang mulai pergi satu per satu, Jekson dan Lyla menjaga di pintu villa secara pribadi, dan bersiap menjaga Aron di setiap langkahnya.
Meskipun status great grand master sudah menakuti mereka sejak awal, tapi mereka tidak akan meninggalkan Aron.
Sedangkan di dalam ruangan, Nuri dan Lina juga tidak pergi, mereka berdua sangat tertekan.
“Aron, maaf semua ini terjadi karena saya, kalau sesuatu sampai terjadi padamu, saya tidak akan bisa memaafkan diriku….”
Lina berkata pada Aron dengan ekspresi bersalah.
__ADS_1