
“Saya sudah bilang, kamu tidak akan bisa mengalahkanku, jangan membuang waktu lagi...”
Monster air itu berkata dengan perlahan: “Mata air ini adalah hidupku, selama ada mata air ini, maka saya bisa hidup selamanya, apakah kamu punya kemampuan untuk menguras mata air ini?”
Perkataan monster air itu membuat mata Aron seketika berbinar, dan dia sepertinya memikirkan sesuatu.
Aron menyeringai: “Terima kasih padamu karena sudah mengingatkan, meskipun saya tidak bisa menguras mata air ini hingga kering, tapi saya punya cara untuk menjauhkan mata air ini dariku...”
Setelah selesai bicara, Aron mengeluarkan kekuatan spiritual yang besar dari tubuhnya, tanpa rasa pelit sedikit pun, Aron memaksakan semua kekuatan spiritualnya untuk keluar dari tubuhnya.
Segera, Aron membentuk pelindung berukuran beberapa meter di seluruh tubuhnya, dan menekan mata air yang ada disekitarnya ke tempat lain, di sekitar Aron sudah tidak ada setetes mata air pun, semuanya terhalang oleh pelindung yang menutupinya.
Tanpa mata air, monster air itu menatap Aron dengan panik: “Bajingan, apa yang ingin kamu lakukan? Pedang Naga ini adalah milikku, saya menyembunyikannya di sini karena jiwaku sudah rusak, mana boleh kamu merebutnya?”
“Karena saya sudah melihatnya, itu artinya saya ditakdirkan untuk memiliki pedang ini, pedang pusaka sebagus ini malah disembunyikan di sini, bukankah ini menyia-nyiakan sumber daya?”
Aron tersenyum dingin.
Tidak ada mata air di dalam pelindung ini, monster air itu tidak akan mempunyai kemampuan untuk bangkit kembali.
“Kamu berani merebut pedangku, saya akan membunuhmu...”
Monster air itu mengamuk dan mengayunkan pisaunya ke arah Aron.
__ADS_1
Akibatnya, Aron menghancurkannya dengan satu pukulan dan semua tetesan air yang tersebar langsung diserap oleh pelindung itu, dan monster air itu tidak pernah muncul lagi.
Aron yang melihat itu merasa sangat gembira dan bergegas menuju ke Pedang Naga itu.
Saat Aron mendekati Pedang Naga, Pedang Naga itu mengeluarkan suara dengungan, dan bilah pedangnya sedikit bergetar seolah sedang menanggapi Aron.
Namun saat Aron mengulurkan tangannya untuk menarik Pedang Naga, kekuatan kejut yang sangat besar seketika membuat Aron terhempas.
“Apa yang terjadi?”
Aron mengernyitkan keningnya, saat ini monster air itu sudah dimusnahkan, kenapa dia tidak bisa mencabut pedangnya?
Melihat Pedang Naga di hadapannya, Aron teringat sesuatu dan segera menggigit jarinya hingga berdarah, dan meneteskan setetes darah pada Pedang Naga itu.
Tiba-tiba, Pedang Naga itu bergetar hebat dan tetesan darah Aron itu langsung diserap oleh Pedang Naga dan membuat Pedang Naga itu seketika berubah menjadi warna merah.
Bam...
Terjadi ledakan yang dahsyat, gelombang kejut yang sangat besar langsung membuat Aron terhempas, dan menghancurkan pelindung yang ada di sekitar tubuh Aron.
Saat Aron berusaha bangun dengan susah payah, dia menemukan Pedang Naga itu sedang terbang ke arahnya dengan cepat.
Aron mengulurkan tangannya dan langsung meraih Pedang Naga itu, Aron dapat merasakan hubungannya dengan Pedang Naga itu dalam sekejap.
__ADS_1
Segera, Aron melihat darah di dalam tubuhnya mulai mengalir di Pedang Naga itu, seolah Pedang Naga itu sudah menjadi bagian dari tubuhnya.
Perlahan-lahan, Pedang Naga itu menjadi semakin lemah dan pada akhirnya menghilang.
Namun saat ini, Aron masih bisa merasakan Pedang Naga yang ada di tangannya.
Dan kekuatan spiritual yang sudah habis dikonsumsi juga memenuhi seluruh Dantiannya dalam sekejap.
“Lantas ini adalah kesatuan antara manusia dan pedang?”
Dengan pemikiran Aron, Pedang Naga seketika muncul di tangan Aron.
Aron merasa sangat gembira dalam hatinya, ini adalah pedang pusaka, dengan pedang pusaka ini, Aron bisa membunuh Great Grand Master yang baru menembus ranah dengan mudah.
Brak brak brak...
Segera, mata air di dalam lubang mata air itu mulai mengalir dengan cepat ke tempat dimana tubuh pedang itu dihunuskan, hanya dalam sekejap mata, lubang mata air langsung mengering dan tidak ada lagi setetes pun mata air yang terlihat.
Aron mendongakkan kepalanya, dan melompat beberapa kali untuk keluar dari lubang mata air, saat ini kolam mata air di bawah lubang mata air itu sudah menjadi kering dan tidak terlihat lagi bekas air.
Dan energi spiritual kaya yang ada di Sekte Nirwana seketika menghilang, bahkan walau Aron berusaha keras untuk merasakannya, dia hanya bisa merasakan energi spiritual dari alam yang tipis, sepertinya energi spiritual yang ada di Sekte Nirwana sebelumnya berasal dari keberadaan Pedang Naga ini.
__ADS_1
#maaf belum bisa mengobati penasaran para Raider tercinta, ceritanya g bisa kita singkat, takut ga dapat view nya.. buat raider tercinta jgn lupa tinggal kan jejak klw habis membaca...