
Dan benar saja, saat tubuh Aron bersinar dengan cahaya keemasan, August yang awalnya sudah menghilang di udara, seketika muncul di atas kepala Aron, dan menampar kepala Aron dengan ganas!
Aron melayangkan sepasang tinjunya dan menangkis serangan itu!
Dang!
Sebuah suara besi bertabrakan terdengar dengan keras, sepasang kaki Aron seketika masuk ke dalam ring, membuat marmer yang keras seketika hancur dan serpihan-serpihan batu beterbangan ke segala arah!
Satu pukulan itu membuat Aron jatuh ke posisi yang tidak menguntungkan bagi para penonton!
“Orang berbakat memang berbakat, August memang pemuda paling berbakat di Kota Dama, satu serangannya sudah menunjukkan aura Great Grand Master tingkat puncak.”
“Sepertinya Aron bahkan tidak akan bisa bertahan dalam sepuluh jurus, kali ini kita akan mendapatkan keuntungan lagi.”
“Awalnya saya kira pertarungan ini akan berlangsung sengit, tapi sepertinya tidak akan ada yang menarik.”
Melihat adegan di depan mereka, semua orang mulai berdiskusi!
Namun yang tidak mereka lihat adalah meskipun sepasang kaki Aron sudah masuk ke dalam ring tapi dipukul oleh August di kepalanya tidak membuat raut wajah Aron panik sama sekali, sebaliknya dia malah tersenyum tipis!
Melihat ekspresi Aron, August tidak tahu mengapa tapi dia merasa punggungnya terasa dingin!
Mencegah adanya serangan tersembunyi, August segera menyentakkan tubuhnya ke atas dan menarik jarak dari Aron, berdiri tegak di sisi berlawanan Aron!
“Itu adalah jurus pertama…”
Aron berkata dengan wajah tanpa ekspresi.
__ADS_1
Perkataan Aron membuat semua orang tercengang, bahkan August juga sedikit kebingungan.
Tidak satu pun dari mereka mengerti apa yang Aron maksud dengan perkataan itu.
“Saya tahu, Kak Aron bermaksud mengalah tiga jurus pada August…”
Mata Tomny tiba-tiba bersinar dan berseru!
Perkataan Tommy membuat semua orang terkejut, kemudian serempak menatap ke arah Aron!
Dalam pertarungan di atas ring seperti ini, menghadapi lawan berbakat seperti August, Aron berniat mengalah tiga jurus?
Tidak ada orang yang mempercayai hal ini!
August menyipitkan matanya, sudut matanya terus berkedut, dan dia merasa ini adalah penghinaan terbesar baginya!
Saat ini, Lion menoleh ke arah Aron yang ada di atas ring dan bertanya.
Aron menoleh dan tersenyum tipis : “Tebakanmu hanya benar setengah, saya tidak akan mengalah tiga jurus padanya, tapi lima jurus…”
“Lima jurus?”
Lion langsung tercengang.
Perlu diketahui dalam pertarungan antara para ahli kadang satu kelalaian saja sudah bisa mencabut nyawamu, mana ada orang yang mau mengalah lima jurus?
Orang lain juga menarik nafas dingin, mau tidak mau tercengang dengan perkataan Aron.
__ADS_1
“Aron, bajingan, kamu hanya bisa omong kosong ya?” Naveen yang mendengar perkataan Aron menjadi sangat marah dan bangkit berdiri lalu mengumpat : “August, jangan berbelas kasihan, lumpuhkan orang yang tidak tahu diri ini, saya akan membuat dia merasakan hidup yang lebih buruk dari kematian.”
Dalam situasi seperti ini, perkataan Aron merupakan hinaan dan ejekan terbesar bagi Keluarga King, Naveen mana mungkin bisa menahan diri.
Saat ini, August sudah gemetar karena marah dan sepasang matanya memerah!
“Aron, bicaramu besar sekali, hari ini saya pasti akan mengulitimu…”
August menggertakkan giginya, aura di tubuhnya meningkat dengan liar, lalu sebuah bola cahaya berwarna biru muda berkumpul di kepalan tangan August!
“Tinju Cahaya Suci!”
August berteriak marah, lalu sebuah tinju yang eksplosif mengarah ke dada Aron.
Jurus ini adalah jurus dari gurunya August, Guru Atta, dan dapat menghancurkan batu, meretakkan gunung dengan mudah!
“Ini…ini adalah jurus milik Guru Atta, tidak disangka August sudah mempelajari semuanya.”
“Saya sudah pernah melihat Tinju Cahaya Suci dari Guru Atta, saat itu sebuah bukit langsung runtuh dalam satu pukulan.”
“Kali ini Aron pasti dalam masalah, masih berani mengatakan akan mengalah lima jurus, bukankah itu cari mati?”
Melihat August menggunakan Tinju Cahaya Suci, semua orang sangat terkejut.
Bam!
Dengan satu suara keras, pukulan itu langsung menghantam dada Aron dengan ganas.
__ADS_1