
“Aron, kamu bermimpi, ini adalah kediaman Keluarga Galah, kamu tidak berhak untuk bernegosiasi denganku…”
Trist berkata dengan raut wajah yang galak.
Aron melihat Trist yang ternyata melindungi Robi memancarkan niat membunuh dari matanya, lalu tubuhnya melesat dengan tajam dan muncul di depan Trist dalam sekejap.
Trist tersentak kaget dan tubuhnya segera bergerak mundur.
Namun belum sempat mundur, dia sudah ditendang oleh Aron.
Kekuatan tendangan Aron ini sangat besar, hingga terdengar suara retakan tulang dan tubuh Trist langsung terhempas.
Saat Trist dipapah berdiri, dia menyadari bahwa sebagian besar dadanya telah penyok!
Melihat hal ini, dia tidak perlu berpikir untuk tahu apa yang terjadi.
Trist menatap Aron dengan panik, dia sama sekali tidak menyangka di hadapan Aron dia bahkan tidak bisa menahan satu serangan!
Orang-orang dari Keluarga Galah juga ketakutan, karena mereka tahu kekuatan Trist adalah salah satu yang terkuat di Kota Dawa, namun sekarang dia malah ditendang hingga terhempas.
“Saya tanya satu kali lagi padamu, di mana Robi?”
Aron menatap Trist dengan dingin, suaranya terdengar seperti berasal dari neraka tingkat sembilan.
“Saya tidak tahu…”
Trist menggertakkan giginya lalu melambaikan tangannya yang besar, sebuah pedang pusaka muncul di tangannya.
__ADS_1
Pedang itu bersinar dengan cahaya seperti batu obsidian, pedang itu juga memancarkan hawa dingin dan hawa dingin itu terasa menyesakkan.
“Kamu kira hanya kamu yang memiliki pedang pusaka?”
Aron tertawa dingin, tangannya melambai ringan lalu Pedang Naga muncul di tangannya.
Pedang Naga itu berkobar dengan api yang menderu, memancarkan gelombang panas!
Kedua pedang itu yang satu dingin dan yang satu panas, saling beradu!
Trist menatap Pedang Naga di tangan Aron dan mendengus : “Ini adalah pedang pusaka yang kutemukan di Pegunungan Tianshan, dapat memotong besi semudah memotong lumpur, dengan benda rongsokan di tanganmu itu, kamu masih ingin melawanku?”
Trist berkata lalu energi Qinya mulai mengalir dan aliran energi itu disuntikkan ke dalam pedang.
Saat aliran itu masuk, pedang pusaka di tangan Trist mulai berdengung dan suhu di sekitarnya menjadi sangat dingin, energi dingin yang tidak ada habisnya memancar dari pedang itu.
Trist mengayunkan pedangnya, energi pedang yang agung langsung meraung, pedang itu seketika berubah menjadi seekor beruang kutub putih yang menunjukkan taringnya dan menerkam ke arah Aron.
Tatapan Aron menjadi dingin, Pedang Naga di tangannya terayun pada saat yang bersamaan.
Suara auman naga terdengar!
Energi pedang itu dibalut dengan api yang berkobar dan seekor Naga Api melayang ke udara, langsung menerkam ke arah beruang kutub itu!
Seekor naga dan seekor beruang bertarung bersama.
Melihat naga api yang terbang ke langit, raut wajah Trist seketika membeku, dia tidak menyangka pedang Aron juga merupakan pedang pusaka.
__ADS_1
Naga api itu terus menyemburkan api dari mulutnya dan sepasang cakarnya mencakar beruang kutub itu, dan langsung meledakkannya!
Dalam sekejap, energi pedang Trist runtuh dan energi pedang Aron langsung diayunkan ke arah Trist.
Trist bergegas mengangkat pedangnya untuk menangkis namun dia tetap terlempar oleh energi pedang yang sangat besar.
Tubuhnya menghantam tanah dengan keras, pedang di tangannya mulai menunjukkan retakan dan pada akhirnya hancur.
Trist merangkak untuk berdiri dan menatap Aron dengan wajah muram.
“Di mana Robi?”
Aron berkata dan menatap Trist.
Trist tidak mengatakan apa pun, namun di bawah kakinya muncul sebuah cahaya, lalu Trist mulai melafalkan mantra.
Tidak lama kemudian, cahaya itu mulai terangkat ke udara dan menyelimuti Trist.
Pada saat ini, Trist perlahan-lahan naik ke udara mengikuti cahaya itu!
Seolah-olah dia adalah dewa!
“Aron, kamu memiliki Tubuh emas tak terhancurkan untuk melindungi tubuhmu dan energi Qi yang kuat, tapi kamu jangan lupa bahwa di dunia ini selain ilmu bela diri, masih ada ilmu sihir!”
Trist berkata lalu berkas cahaya mulai melesat dari tubuh Trist.
Energi yang menakutkan mulai mengalir ke arah Aron, kekuatan itu seolah akan menelan Aron.
__ADS_1