
“Danu, kamu ini memang keras kepala, Keluarga King sekarang sudah lama berubah, itu bukan lagi Keluarga King yang kamu layani sebelumnya, saya dengar di Keluarga King tiba-tiba muncul seorang Tuan Muda, Keluarga King sudah mengeluarkan perintah untuk memburunya, bayarannya mencapai tiga kristal spar, kalau bukan karena berteman denganmu saya sudah sangat ingin tugas itu, lalu Nona kalian...
“Sudah, saya menelponmu karena ada hal yang ingin kutanyakan kepadamu, berhenti mengomel dan jangan ikut campur dalam urusan Keluarga King...”
Mendengar Salomo yang tidak berhenti mengomel Danu segera menyela, dan diam-diam melirik Aron, jelas ada beberapa hal yang dia tidak ingin Aron ketahui sekarang, hanya saja Keluarga King membuat pergerakan yang begitu besar juga membuat Danu kaget, untuk menangkap Aton, Keluarga King bersedia membayar tiga kristal spar.
Perlu diketahui Kristal Spar adalah sumber daya kultivasi yang harus digunakan oleh kultivator abadi, itu seratus kali lebih bermanfaat dibandingkan dengan Batu Spiritual, satu Kristal Spar sudah cukup untuk seorang kultivator di Tahap Inedia seperti Aron untuk berkultivasi selama setahun bahkan lebih.
Hanya saja, Aron yang mendengar perkataan Salomo seolah memahami sesuatu, walau dia tidak mengerti sepenuhnya dan masih banyak misteri di dalam hatinya, sekarang dia hanya bisa menunggu hingga hari ke lima belas bulan ke tujuh.
“Ada masalah apa yang ingin kamu tanyakan, tanyakan saja, saya bisa memberitahukan semua yang saya tahu kepadamu…”
Kata Salomo.
“Apa kamu masih ingat dengan Elen?” tanya Danu.
“Elen?” Salomo ragu-ragu sejenak dan tidak mengatakan apapun, jelas dia sudah lupa.
__ADS_1
“Bayi perempuan yang kamu pungut dua puluh tahun lalu dan kamu serahkan padaku untuk dibesarkan…”
Kata Danu.
“Oh iya saya sudah ingat, kenapa kamu tiba-tiba ingin bertanya tentang dia? Apakah terjadi sesuatu?”
Salomo mengiyakan.
“Dimana kamu memungut Elen? Saat itu apakah hanya Elen saja yang berada di pinggir jalan? Apakah kamu melihat orang tuanya? Tahu dimana rumahnya?”
Danu mengajukan beberapa pertanyaan sekaligus.
Danu yang mendengarnya seketika panik, dan bertanya dengan lantang: “Sialan bukankah kamu mengatakan dia adalah anak yatim piatu? Kenapa orang tuanya memberikan dia kepadamu?”
Saat itu, karena Salomo mengatakan Elen adalah anak yatim piatu, Danu baru menyetujui untuk membesarkannya, kalau dia tahu Elen punya orang tua, Danu pasti akan mengembalikan Elen kepada orang tuanya, karena berada di sisi orang tuanya adalah yang terbaik untuk anak sekecil itu, Danu seorang pria dewasa juga kewalahan dalam merawatnya.
“Lihatlah kamu, kenapa sepanik itu, dia memang anak yatim piatu, saat orang tuanya menyerahkan anak itu kepadaku, mereka semua meninggal…”
__ADS_1
Salomo menjelaskan.
“Meninggal? Bagaimana mereka meninggal? Bukankah kamu menyebut dirimu sebagai dokter ajaib? Tidak ada orang yang tidak bisa kamu selamatkan, kenapa kamu bisa melihat dua orang itu mati?”
Danu bertanya dengan ekspresi bingung di wajahnya.
“Saat saya melihat orang tua dari bayi perempuan itu, mereka sudah terkena racun secara mendalam, walau Aron Penyelamat datang juga tidak akan bisa menyelamatkan mereka, terlebih lagi orang tuanya terkena racun lebah dari Desa Poison, bagaimana saya bisa menyelamatkannya?”
Salomo berkata dengan sangat tidak senang.
“Racun lebah dari Desa Poison? Lantas orang dari Desa Poison yang membunuh orang tua Elen?”
Danu sedikit mengernyit.
“Saya tidak tahu soal itu, setelah saya melihat orang tua dari bayi perempuan itu meninggal, saya mengubur mereka lalu menyerahkan bayi itu kepadamu!” Salomo berkata dan tiba-tiba menguap: “Saya masih belum bangun, ngantuk sekali, saya mau melanjutkan tidurku...”
Setelah berkata, Salomo menutup teleponnya.
__ADS_1
Danu memegang ponselnya dan tertegun sejenak, karena orang tua Elen terkena racun lebah dari Desa Poison, maka pasti orang dari Desa Poison yang membunuh orang tuanya, lagipula semua orang tahu kalau racun lebah dari Desa Poison sangat kuat dan sangat beracun, hanya saja memelihara lebah beracun ini sangat merepotkan, jadi Desa Pouson juga jarang menggunakan lebah beracun.