
Tapi karena kekuatannya ditekan, Nuri sekarang tidak ada bedanya dengan orang biasa, sama sekali tidak bisa melepaskan diri dari Arthur!
Arthur meraih Nuri dan menusukkan belati tajam itu ke lengan Nuri, seketika luka muncul dan darah mengalir keluar!
Ada sebuah mangkok di lantai dan darah segar itu menetes ke dalam mangkok.
Tidak lama kemudian, semangkok penuh darah mengalir dari tubuh Nuri dan Arthur segera membalut luka Nuri.
Sambil memegang semangkuk penuh darah segar, mata Arthur berbinar-binar dan dia menjilat bibirnya!
Setelah berjalan keluar dari penjara bawah tanah, dia menatap dua penjaga pintu dan berkata : “Berikan makanan enak dan minuman enak untuk gadis itu, kalau sehelai rambutnya berkurang maka kalian akan tahu akibatnya…”
“Siap laksanakan…”
Tubuh dua penjaga itu sedikit bergetar, mereka sama sekali belum pernah melihat, orang yang dikurung di penjara bawah tanah ini dilayani seperti ini.
“Ketua Aliansi, bagaimana?”
Saat ini, Wiwanto sedang menunggu di aula, saat melihat Arthur berjalan keluar dengan semangkuk darah, dia bertanya dengan tergesa-gesa.
“Gadis itu merupakan tubuh roh atau bukan, saya hanya bisa mengetahuinya setelah meneliti darahnya, namun masalah ini harus dirahasiakan, jangan sampai ada yang tahu.”
Arthur berpesan kepada Wiwanto.
“Ketua Aliansi jangan khawatir, beberapa orang yang ikut denganku, sudah saya kirim ke alam lain, tidak akan ada orang yang tahu.
Wiwanto berkata dengan penuh percaya diri.
__ADS_1
“Ya!” Arthur menganggukkan kepalanya dengan puas.
Namun pada saat ini, terdengar serangan mendadak yang bergema di Aliansi Seni Bela Diri!
“Wiwanto, dasar bajingan, keluar kamu…”
Disusul dengan teriakan marah, suara yang menggelegar bagaikan guntur membuat seluruh Aliansi Seni Bela Diri seperti bergetar!
Raut wajah Wiwanto dan Arthur berubah, hal berikutnya, sebuah sosok sudah muncul di halaman belakang!
Dua orang itu ingin melihat siapa orang tidak tahu diri yang berani membuat onar di Aliansi Seni Bela Diri!
Dan saat dua orang itu melihat Aron yang berdiri di halaman dengan ekspresi marah, tubuh Aron memancarkan aura pembunuh yang kejam, tidak berhenti menyebar!
“Aron, apa yang kamu lakukan sampai menerobos masuk ke Aliansi Seni Bela Diri? Kamu benar-benar tidak takut mati ya?”
Arthur menatap Aron lalu raut wajahnya menjadi dingin.
“Wiwanto, cepat serahkan Nuri padaku…”
Aron menggertakkan giginya, dan mengeluarkan nada bicara yang tidak diragukan lagi.
“Apa yang kamu bicarakan? Kenapa saya tidak mengerti?”
Wiwanto menggelengkan kepalanya seolah tidak mengerti apapun.
“Berhenti berpura-pura, pacarku ditangkap olehmu, hari ini kalau kamu tidak melepaskannya, saya akan membuatmu menyesal…”
__ADS_1
Sepasang mata Aron menyusut tajam dan kekuatan spiritual di dalam tubuhnya mulai mendidih.
Melihat sikap Aron, Wiwanto mulai tertawa terbahak-bahak.
“Bajingan sepertimu berani bicara besar, dengan kekuatanmu itu apa yang bisa kamu lakukan padaku?”
Wiwanto sama sekali tidak takut dengan ancaman Aron, jika mereka berdua bertarung dengan kekuatan Great Grand Master puncak milik Wiwanto, Aron sama sekali bukan tandingannya.
“Lepaskan dia…”
Aron berteriak marah, dan cahaya keemasan di sekujur tubuhnya bersinar, sisik-sisik berwarna emas juga menyelimuti tubuh Aron.
Kekuatan spiritual yang menakutkan terpancar dari tubuh Aron, saat ini Aron bagaikan matahari yang tiba-tiba muncul di kegelapan, dan menerangi seluruh Aliansi Seni Bela Diri!
“Saya tanya sekali lagi padamu, kamu mau melepaskannya atau tidak?”
Aron bertanya kata demi kata.
“Saya sudah bilang, saya tidak tahu apa yang kamu bicarakan…”
Wiwanto berkata dengan ekspresi mengejek!
“Cari mati…”
Sambil berbicara, sosok Aron berubah menjadi kilatan cahaya yang mengarah ke Wiwanto dengan ganas.
Tekanan yang besar seketika membuat senyuman di wajah Wiwanto menghilang dan digantikan dengan raut wajah serius!
__ADS_1
Cahaya hitam mulai terlihat dari telapak tangan Wiwanto, dan kemudian cahaya hitam itu menjadi semakin terang, pada akhirnya berubah menjadi dua bola cahaya berwarna hitam.