Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Artur Bersiasat


__ADS_3

Dua orang Master Guru yang bertarung di ruangan terbatas seperti ini, dampak guncangannya bukanlah sesuatu yang bisa ditahan orang-orang ini.


Tubuh Aron mundur beberapa langkah ke belakang, sementara raut wajah Arthur menjadi jelek walaupun dia tidak bergerak.


Arthur sudah melangkah ke ranah Master Guru sejak lama, dan kekuatannya jauh di atas Aron, namun pukulan tadi membuat dia merasa tidak nyaman dalam hatinya.


Karena dari kekuatan pukulan itu dia merasakan ancaman kematian yang kuat.


Dia dapat melihat kalau Aron datang untuk bertarung mati-matian.


Seperti kata pepatah, orang yang lembut takut pada orang yang keras, orang yang keras takut pada orang yang putus asa.


Jika Aron merasa berada di ambang bahaya lalu langsung meledakkan diri, maka walau dia memiliki kekuatan dia juga sepertinya tidak bisa bertahan hidup.


“Aron, jangan berani melakukan apa saja di Aliansi Seni Bela Diri hanya karena Tuan Gino mendukungmu, jika kamu memaksaku, saya juga berani membunuhmu!”


Arthur mengancam Aron.


“Jangan omong kosong, lepaskan pacarku, atau mati…”


Sepasang mata Aron memerah, aura pembunuh di tubuhnya tidak berhenti meningkat.


​Melihat sikap Aron, Arthur juga merasa sangat pusing, kalau dia benar-benar membunuh Aron dia tidak akan bisa bertanggung jawab pada Tuan Gino.


Jika terus seperti ini, dia takut Aron benar-benar akan meledakkan dirinya di sini.

__ADS_1


Setelah merenung beberapa saat, Arthur berkata : “Baiklah, kamu tunggu sebentar, saya akan membawa pacarmu keluar…”


Aron mengernyitkan keningnya dan menatap Arthur, dia juga tidak menyangka Arthur akan menyetujuinya dengan mudah.


Sepertinya pasti ada jebakan di dalam sini, namun walau mengetahui ada jebakan, Aron hanya bisa menyetujui!


“Lima menit, jika saya tidak bertemu dengan pacarku maka saya akan membunuh semua orang di Aliansi Seni Bela Diri…”


Aron berkata dengan dingin.


“Jangan khawatir, tidak memerlukan lima menit…”


Arthur mengangkat sudut bibirnya lalu berbalik dan berjalan menuju ke kedalaman Aliansi Seni Bela Diri.


Setelah melewati sebuah pintu, senyuman kecil muncul di bibir Arthur, lalu membuka pintu rahasia dan empat orang yang mengenakan pakaian tempur berwarna putih yang tampak sama persis muncul.


Arthur berkata kepada empat orang itu.


“Jangan khawatir, Ketua Arthur!”


Empat orang itu mengangguk serempak.


Melihat empat orang itu berjalan menuju ke aula utama, sosok Arthur melintas dan langsung keluar dari Aliansi Seni Bela Diri, lalu menghilang ke kejauhan.


Dia sedang meminjam pisau untuk membunuh orang, agar saat empat orang itu membunuh Aron, dirinya sedang tidak ada di Aliansi Seni Bela Diri.

__ADS_1


Dengan begitu walaupun Tuan Gino menyelidikinya, dia juga memiliki alasan untuk mengelak.


Mengatakan bahwa Aron menerobos masuk ke dalam Aliansi Seni Bela Diri untuk membunuh orang dan dibunuh oleh anggota Aliansi Seni Bela Diri, dan dirinya tidak berada di Aliansi Seni Bela Diri, jadi dia tidak ada hubungannya.


​Ide Arthur sangat bagus, dan dia juga memiliki keyakinan bahwa empat orang itu dapat membunuh Aron.


Empat orang ini ditemukan oleh Arthur di tengah-tengah pegunungan, dan menggunakan token penanda untuk membawa mereka kemari, empat orang ini memiliki kekuatan Master Guru, karena mereka adalah Kultivator Iblis mereka hanya bisa bersembunyi.


Aron menunggu Arthur di aula utama, dia tidak tahu Arthur sudah kabur sejak tadi.


Beberapa menit setelahnya, Aron mengernyitkan keningnya dan sepasang matanya menatap ke kedalaman Aliansi Seni Bela Diri!


Terlihat beberapa aura menakutkan yang datang menghampirinya, dan beberapa aura ini akhirnya bergabung seperti sebuah peluru meriam yang ditembakkan dengan cepat!


​Aron yang melihat itu segera melayangkan tinjunya.


Kekuatan Naga Ilahi yang menakutkan langsung melesat dan menghantam kekuatan itu dengan ganas.


Bam!


Ledakan besar terjadi dan energi mengerikan seketika menyebar ke segala arah, jika bukan karena formasi pelindung maka seluruh gedung Aliansi Seni Bela Diri pasti akan runtuh.


Tubuh Aron terlempar dan raut wajahnya menatap ke kedalaman Aliansi Seni Bela Diri dengan muram!


“Masih muda, sudah mencapai ranah Master Guru, ternyata memang berbakat, namun hanya seorang Master Guru juga berani menerobos masuk ke Aliansi Seni Bela Diri?”

__ADS_1


Sebuah suara terdengar, dan terlihat empat orang yang mengenakan pakaian tempur berwarna putih muncul di hadapan Aron.


__ADS_2