Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Memborong Barang Antik


__ADS_3

“Hadirin sekalian, pertama-tama saya ingin menyampaikan rasa terima kasih karena sudah hadir di pelelangan ini, barang-barang dalam pelelangan kali ini bernilai tinggi dan merupakan barang-barang yang diangkut dari kapal yang karam ribuan tahun lalu, jadi jika hadirin menyukainya, harus segera membelinya, kalau sampai terlambat maka akan kehilangan kesempatan!”


Vision memegang mikrofon dan berkata dengan penuh perasaan : “Sekarang saya umumkan, pelelangan resmi dimulai…”


Setelah Vision selesai berbicara, sebuah vas kaca yang memiliki tinggi lebih dari tinggi manusia ditutupi dengan pola berbunga dibawa keluar!


Saat melihat barang tersebut, mata Kurniawan seketika bersinar!


Setelah melalui satu ronde pertarungan sengit, Indrawan berhasil memenangkan vas itu dengan harga 50 miliar!


Dilanjutkan dengan barang kedua, barang ketiga…


Setiap barang-barang itu membuat Indrawan tidak bisa menahan gejolaknya, dan mulai menawar seperti orang gila!


Setelah menawar puluhan barang antik secara berturut-turut, Kurniawan seperti tidak pernah puas dan matanya bahkan menjadi merah!


Ini mungkin adalah pelelangan yang paling menyenangkan yang pernah dia hadiri.


Sikap Kurniawan menarik perhatian semua hadirin, meskipun semua yang hadir adalah orang kaya tapi tidak terlihat orang kaya yang begitu royal, bahkan Robi juga sedikit terkejut!

__ADS_1


Dan Vision yang duduk di baris depan tidak bisa menahan diri untuk melirik Indrawan dan ada sesuatu yang tidak terduga di tatapannya!


“Kakek, sudah cukup, sudah berapa banyak yang kamu habiskan, uang yang Aron berikan padamu sudah habis kamu belanjakan…”


Lina merasakan tatapan semua orang dan bergegas menarik sudut baju Kurniawan!


Saat diingatkan oleh Lina, Kurniawan sedikit tersadar dan bergegas berkata dengan canggung : “Saat saya melihat barang antik itu, seolah tidak bisa menahan diri, tidak beli lagi, setelah ini tidak beli lagi…”


“Lina, kalau kakekmu suka, biarkan saja dia membelinya dengan senang hati, saya masih mempunyai uang, barang antik yang diselamatkan dari dasar laut seperti ini sangat jarang ditemui!”


Jhonatan yang ada di samping berkata sambil terkekeh.


“Benar benar benar, yang dikatakan oleh Paman Jhonatan benar, barang antik yang diselamatkan dari dasar laut sangat jarang ditemui, jika kita bisa mendapatkannya, mungkin harganya akan naik nanti!”


Lina yang mendengarnya hanya bisa menghela nafas dengan tidak berdaya, karena dia tahu, Kurniawan memang sangat menyukai barang antik, kalau melihat barang antik yang dia sukai, siapapun tidak bisa membujuknya!


Setelah melelang seluruh barang-barang, selain beberapa barang antik yang kondisinya kurang baik, dan yang tidak disukai oleh Kurniawan, sisanya dibeli oleh Kurniawan, dan terjual dengan total puluhan triliun!


Setelah pelelangan selesai, Kurniawan pun pergi dengan enggan, barang-barang antik itu akan dikemas dan dikirim ke rumah Kurniawan setelah kapal pesiar kembali ke Kota Lamar.

__ADS_1


Dengan adanya pelelangan itu, perjalanan selama dua hari membuat Kurniawan menjadi seperti seorang selebriti dan banyak yang mulai berteman dengannya, karena tidak banyak orang yang bisa menghabiskan puluhan triliun dalam sekali perjalanan.



Dua hari kemudian, kapal pesiar tiba di Pulau Naga!


Pemandangan di sini tidak seperti beberapa bulan lalu, tidak ada lagi matahari yang membara dan tidak ada lagi udara dingin serta salju!”


Udara di Pulau Naga menjadi begitu jernih dan membuat orang merasa nyaman!


Selain kapal pesiar yang ditumpangi Aron, ada beberapa kapal lain yang tiba di Pulau Naga, saat ini ada banyak turis yang berada di Pulau Naga!


“Lina, nanti kamu temani Tuan Kurniawan dan yang lainnya untuk berkeliling di tempat yang banyak didatangi oleh turis lain, jangan ikuti saya…”


Saat hendak turun dari kapal, Aron kembali memperingatkan Lina!


Lina mengangguk lalu berkata dengan khawatir : “Kamu sendiri harus berhati-hati!”


​“Tenang saja, hanya dua orang, kalau saya mau melarikan diri, mereka tidak bisa menahanku!”

__ADS_1


Aron tidak khawatir, walau dia tidak bisa menang bertarung melawan Robi dan Raden tapi dia bisa kabur dengan mudah, jika Robi dan Raden bermain trik, Aron bisa mundur kapan saja!



__ADS_2