
Benjamin melihatnya dan memang ada bekas telapak tangan yang memerah di wajah Jackson, terlihat jelas dia baru ditampar dan setelah melihat teman Jackson yang meraung kesakitan di sampingnya, Benjamin tidak jadi memukulnya!
“Siapa yang memukulmu? Apa kamu tidak memberitahu mereka kamu adalah putraku?”
Benjamin berkata dengan marah.
Meskipun Keluarga Porter bukan keluarga kelas atas di Kota Sanur, tapi bukan berarti bisa dianiaya oleh orang begitu saja!
“Mereka, mereka yang memukulku…..”
Jackson berkata sambil menunjuk Nuri dan yang lainnya!
Benjamin melihat ke arah Jackson menunjuk dan saat dia melihat Nuri, Lina serta Aron, sekujur tubuhnya menjadi lemas dan dia hampir jatuh ke tanah!
“Ayah, ada apa denganmu……”
Jackson bergegas memapah Benjamin dan bertanya padanya.
Benjamin menampar Jackson dengan keras, dan bergegas melangkah maju ke hadapan Nuri dan yang lainnya!
“Nona Nuri, Nona Lina, Tuan Aron, saya sangat minta maaf, saya tidak bisa mendidik putraku dengan baik hingga dia berani memprovokasi kalian, bagaimana cara menghukum anak ini terserah kepada kalian, saya tidak akan keberatan…..”
Benjamin berkata dan berlutut pada mereka di hadapan semua orang!
Seketika itu Jackson menjadi tercengang, dan orang-orang yang ikut bersama dengan Jackson juga tercengang dan menatap Jackson dengan bbingun
Jackson menggelengkan kepalanya, kalau dia tahu, dia juga tidak akan memprovokasi mereka!
“Kalian tunggu saja nyawa kalian dihabisi, disini ada Nona Nuri dari Keluarga Utomo dan ini adalah cucu perempuan dari Tuan Kurniawan Pratomo , dan yang ini adalah Tuan Aron yang terkenal di Kota Sanur, bahkan Jekson Herlambang juga merupakan sahabat karib dari Tuan Aron, kalian hanya bocah ingusan berani memprovokasi mereka…..”
Seseorang dalam kerumunan tiba-tiba berkata dengan sombong!
__ADS_1
Dan itu membuat Jackson tercengang, dan selangkangannya tiba-tiba basah…..
Semua orang yang ada di sini tidak bisa diprovokasi, hanya satu kalimat dari mereka bisa membuat Keluarga Porter bangkrut!
“Minggir, minggir……”
Beberapa teriakan terdengar, dan kerumunan membuka jalan, belasan petugas keamanan berpegangan tangan untuk memblokir kerumunan!
Angela mengenakan kacamata hitam dan cheongsam berjalan ke arah Aron dengan cepat dan di belakangnya beberapa sponsor mengikuti!
“Angela…..”
“Angela…..”
Saat para penggemar melihat Angela berjalan keluar, mereka berteriak dengan girang!
Ella yang melihat Angela langsung gemetar karena bahagia!
“Kamu rasa saya akan kenapa-kenapa?” Aron tersenyum ringan!
Angela juga tersenyum, dia tahu kemampuan Aron kalau dia bisa dianiaya oleh seorang anak remaja berusia belasan tahun maka itu akan sangat lucu!
“Tuan Aron……..”
Saat para sponsor di belakang melihat Aron, mereka bergegas menyapa dengan hormat!
Saat ini di seluruh kalangan masyarakat kelas atas di Kota Sanur, siapa yang tidak mengenal Aron?
Aron hanya mengangguk kecil sebagai salam.
“Baiklah, ayo masuk, di luar terlalu kacau…..”
__ADS_1
Angela melihat kerumunan yang ramai dan para penggemar yang berteriak dengan gila, merasa ini bukan tempat yang cocok untuk mengobrol
Aron menganggukkan kepalanya lalu berkata pada Ella : “Ella, tidak apa-apa ayo masuk!
“Siapa ini??”, Angela menatap Ella dan bertanya!
“Ini adalah adik sepupuku…..”
Aron memperkenalkan!
Angela yang mendengarnya seketika menatap Ella dan tersenyum padanya : “Ternyata adik sepupu ya, ayo, masuk ke dalam dengan kakak…..”
Angela melangkah maju dan meraih tangan Ella lalu menggandengnya masuk ke dalam stadion!
Ella menatap Angela yang berada di dekatnya dan seluruh tubuhnya menjadi tegang, mulutnya terbuka, dia sangat bahagia tapi tidak tahu harus berbuat apa.
Angela adalah idolanya, dan sekarang dia menggandengnya masuk bersama, Ella merasa jantungnya akan melompat keluar.
Banyak orang yang melihat adegan ini merasa mata mereka akan keluar karena rasa iri mereka!
Terutama dua teman Ella, saat melihat Angela menggandeng tangan Ella dan tampaknya sangat akrab terhadap kakaknya, mereka berdua sangat menyesal!
“Ella…..”
Dua temannya bergegas berteriak pada Ella!
Mereka berharap Ella akan membawa mereka juga.
Tapi Ella hanya menoleh dan menatap mereka berdua lalu memalingkan wajahnya, dia tidak mau memperdulikan mereka berdua, karena Ella sudah memberi mereka begitu banyak kesempatan tadi, tapi mereka tidak menghargainya sama sekali!
Angela seolah melihat sesuatu dari mata Ella lalu berkata pada staf : “Orang-orang itu memiliki karakter buruk, mereka tidak diizinkan untuk masuk ke dalam arena konser…..”
__ADS_1
Setelah berkata, Angela menarik Ella masuk ke dalam venue dan Aron mengikuti dari belakang, tatapan mata Nuri tidak lepas dari Aron, dia merasa sepertinya ada sesuatu yang terjadi antara Angela dan Aron!