
Melihat sikap Pengurus Utama yang begitu tidak tahu malu, Eddyt mencibir : “Kamu sedang bicara omong kosong dan kamu rasa saya akan mempercayainya? Karena hari ini saya sudah berhasil menemukan kalian maka jangan harap bisa pergi lagi.”
Eddyt tidak percaya pada perkataan Pengurus Utama, karena ukuran Ulat Boneka yang sebesar sebuah kepalan tangan tidak mungkin bisa dipelihara oleh siapa saja di Desa Poison.
Melihat Eddyt begitu kukuh, raut wajah Pengurus Utama seketika menjadi jelek.
“Ketua Majelis Eddyt, Tuan Muda Josua juga sudah sembuh sekarang dan tidak ada masalah serius, dan kami juga tidak berniat membunuh Tuan Muda Josua kenapa kamu harus menekan setiap langkah? Kalau kamu benar-benar memprovokasi kami, hanya mengandalkan orang-orang seperti kalian tidak akan bisa menghalangi kami….”
Pengurus Utama mengancam Eddyt.
Eddyt melihat Pengurus Utama yang sudah kehilangan kesabarannya mulai merasa jantungnya berdebar kencang seperti genderang, meskipun Eddyt membawa orang dalam jumlah banyak, tapi kalau benar-benar bertarung maka belum tentu bisa menghentikan Pengurus Utama dan yang lainnya.
Saat ini dia hanya berharap Aron akan tiba lebih cepat, kalau tidak orang-orang dari Desa Ikigaru ini akan melarikan diri dan Eddyt akan sangat canggung.
Melihat Eddy tidak mengatakan apapun, Pengurus Utama menyeringai, dia tahu kalau Eddyt sudah takut karena kekuatan Eddyt tidak akan bisa menandingi mereka berlima, adapun anggota Detasemen Perlindungan Hukum yang lainnya tidak lebih dari ikan teri dan Pengurus Utama sama sekali tidak menganggap mereka.
__ADS_1
“Ketua Majelis Eddyt, masalah ini hanya salah paham, kami pasti akan meminta maaf kepada Pemimpin Hendy secara langsung, sekarang ada hal lain yang harus kami kerjakan, dan berharap kamu bisa menyingkir….”
Pengurus Utama berkata sambil mengedipkan matanya pada yang lain dan kelima orang itu mulai berjalan perlahan keluar halaman.
Eddyt mengulurkan tangannya dan langsung menghadang Pengurus Utama dan yang lainnya : “Kalian boleh pergi, setelah melangkahi mayatku….”
Eddyt sudah membuat keputusan, walau harus mati di sini, dia tidak boleh membiarkan orang-orang dari Desa Poison pergi, kalau tidak dia tidak akan bisa menjelaskan pada Hendy.
Pengurus Utama melihat Eddyt yang bersikeras langsung mengamuk dan berkata : “Eddyt, jangan kira kamu adalah Ketua Detasemen Perlindungan Hukum jadi saya tidak berani berbuat apa-apa padamu, percaya atau tidak satu tamparan dariku sudah bisa membunuhmu?”
“Kurangi omong kosong, ayo bertarung….”
Pengurus Utama yang melihat ini tahu kalau dia tidak akan bisa pergi kalau tidak bertarung, jadi dia berkata : “Saudaraku, kendalikan dulu orang-orang ini, lalu kita pergi mencari Aron, ingat jangan sampai membahayakan nyawa mereka….”
Pengurus Utama tahu kalau dia melukai Eddyt dan yang lainnya di Kota Dama, maka masalahnya akan menjadi rumit, dan bisa saja akan membuat kelompok tersembunyi di Kota Dama itu muncul.
__ADS_1
Baik ahli bela diri maupun ahli sihir, mereka tidak berani bertindak gegabah di Kota Dama, karena mereka tahu kalau di Kota Dama ada sebuah tim rahasia yang diam-diam menjaga keamanan di Kota Dama.
“Kalian ingin membalas dendam pada Tuan Aron?” Eddyt mengernyitkan keningnya, dia tidak menyangka kalau orang-orang dari Desa Poison ini mau melakukan pembalasan dendam pada Aron, karena Ulat Boneka itu dibunuh oleh Aron.
“Pembalasan dendam? Kami tidak perlu repot-repot membalas dendam, lagipula Isaah itu memang pantas mati hanya saja kami sudah menerima permintaan dari orang lain, jadi kami harus menyelesaikan apa yang kami janjikan…..”
Pengurus Utama mengira Eddyt sedang berbicara tentang Aron yang membunuh anak angkat Raja Racun, Picak.
Keduanya salah menafsirkan maksud lawan bicara mereka.
Namun Eddyt tidak peduli kenapa, dan dia mengernyitkan keningnya : “Menerima permintaan dari orang lain? Lantas Keluarga Bara mencari kalian?”
Di Kota Dama, orang yang memiliki dendam dengan Aron sepertinya hanya Keluarga Bara.
“Kamu tidak perlu mengurus masalah itu, Aron juga bukan anggota Detasemen Perlindungan Hukum, dan dia adalah seorang ahli sihir, bukan orang biasa, kalau kami membunuh dia juga tidak termasuk melanggar peraturan….”
__ADS_1
Pengurus Utama tidak memberitahu tapi Eddyt yakin, pasti Keluarga Bara!