
Robet menyadari kalau di kursi penumpang belakang bertambah seorang wanita, dan setelah tercengang sesaat dia melirik Chika lalu berkata pada Aron dan Mars : “Kita harus tiba di Kota Tili sebelum langit menjadi gelap, berangkat sekarang!”
Setelah selesai bicara Robet berbalik dan hendak pergi tapi Chika menghentikannya : “Tunggu sebentar!”
“Ada masalah apa?” Robet bertanya dengan wajah dingin.
“Saya menyarankan sebaiknya kamu beristirahat dulu selama setengah jam baru melanjutkan perjalanan, saya lihat ophryon mu sangat gelap dan ini merupakan pertanda buruk, akan ada bencana berdarah…..”
Chika berkata pada Robet.
“Omong kosong!” Robet mengernyitkan keningnya dan terlihat sedikit marah, tapi karena Chika adalah seorang wanita, Robet tidak mengamuk!
Mobil mulai bergerak dan terus melaju, Robet tidak akan berhenti untuk beristirahat selama setengah jam hanya karena kata-kata Chika, dia tidak percaya hal seperti ini, bagi Chika, dia hanya percaya pada kekuatan!
“Hm, orang itu tidak mau mendengarkanku, cepat atau lambat dia akan mengalami kesialan!”
Chika mendengus dingin!
“Adik kelas, yang kamu katakan barusan itu hanya candaan atau serius?” tanya Mars.
“Tentu saja serius, kalau tidak percaya, tunggu dan lihat saja!”
Setelah berkata, Chika mendengar suara benturan keras di depannya!
BAM………..
__ADS_1
Sebuah truk yang sedang menuruni jalanan pegunungan yang berkelok-kelok menabrak mobil yang ditumpangi Robet karena rem blong.
Hantaman yang keras membuat mobil Robet terlempar sangat jauh dan kemudian berhenti di sisi tebing!
Hanya berjarak sedikit lagi, dan mobil itu hampir saja jatuh dari tebing, dan kalau terjadi maka mereka pasti tidak akan selamat.
“Sialan, sangat akurat…….”
Mars yang merupakan putra dari keluarga kaya dan berpendidikan tinggi saat ini membelalakkan matanya dan mengumpat!
Chika tersenyum kecil: “Lihatlah, bukankah kata-kataku sangat akurat?”
Aron langsung membuka pintu dan turun dari mobil, dan orang-orang dari Detasemen Perlindungan Hukum sedang menyeret Robet dan supirnya keluar dari mobil!
Meskipun tidak mengalami ancaman nyawa, tapi kedua orang itu mengalami banyak luka, dan darah terus mengalir!
Pengemudi truk tidak mengalami luka serius, dan untungnya dia menabrak mobil Robet, kalau tidak pasti akan sangat berbahaya.
Tidak menunggu lama, Robet masuk ke dalam mobil lainnya dan mulai melanjutkan perjalanan lagi, mereka harus tiba di Kota Tiku sebelum gelap!
Dan kali ini perjalanan berjalan lancar, dan rombongan orang itu berhasil tiba di Kota Tiku sebelum matahari terbenam!
Senior, mari bertukar informasi kontak satu sama lain, karena kalian sudah menyelamatkanku, saya harus menunjukkan rasa terima kasihku kepada kalian!”
Setelah tiba di Kota Tiku, Chika berkata pada Mars.
__ADS_1
Mars mengangguk dan setelah meninggalkan informasi kontak satu sama lain, Stella pergi!
Aron dan yang lainnya mencari penginapan untuk menginap, karena sudah terlalu lama duduk di dalam mobil mereka mandi sejenak lalu Mars, Aron dan yang lainnya beristirahat!
Belum lama berbaring, Mars mendapatkan panggilan dari Chika yang mengundang mereka untuk makan malam di rumahnya, untuk berterima kasih kepada mereka karena sudah menyelamatkannya!
Mars sangat ingin pergi karena dia ingin meminta ayah Chika untuk membaca fisiognomi wajahnya, dan dia ingin tahu keberuntungannya di masa depan, tapi dia tidak bisa mengambil keputusan dan hanya bisa menyampaikannya kepada Aron.
Aron juga tahu maksud hati Mars dan tidak menolak, dan menganggukkan kepalanya!
Tidak lama kemudian, sebuah Rolls-Royce Phantom tiba di depan pintu penginapan, dan mengantarkan Mars dan Aron ke rumah Chika!
Rumah Chika berada di sebuah taman yang bernuansa antik, area lahannya yang luas serta gaya dekorasinya terlihat seperti istana pada jaman dahulu kala.
Melihat taman seperti itu, Mars yang berstatus sebagai putra keluarga konglomerat juga tidak bisa menahan rasa kagumnya : “Ini sangat mewah, tidak ada bedanya dengan istana raja pada jaman dulu!”
“Senior……”
Chika tiba-tiba melompat keluar dan berteriak memanggil Mars dengan bahagia, tapi Chika tidak memperdulikan Aron!
“Adik kelas!” Mars tersenyum kecil!
“Ayo, ayahku sudah bersiap….”
Stella membawa Mars dan Aron menuju ruang makan, tiga orang itu berjalan cukup jauh sebelum tiba dan bila meminta Mars dan Aron yang mencari sendiri, mereka sepertinya tidak akan bisa menemukan tempatnya dalam waktu singkat!
__ADS_1
Saat ini ruang makan sudah dipenuhi dengan makanan lezat, dan ada beberapa pelayan yang menunggu di samping!