
Merasakan ledakan niat membunuh dari tubuh Aron, Arthur mengernyitkan keningnya.
“Aron, apakah kamu seorang kultivator abadi?”
Arthur bertanya pada Aron.
Aron dapat meningkatkan kekuatannya dengan cepat dalam waktu singkat, dan dia jelas-jelas sudah menginjak dada Aron hingga hancur, namun Aron masih utuh dan hidup kembali, jadi Arthur sedikit curiga.
Melihat Arthur berbicara tentang kultivator abadi, raut wajah Aron terlihat sedikit berubah namun dia tidak menjawab pertanyaan Arthur.
Dia tidak menjawab ya, juga tidak menjawab bukan!
Sebaliknya dia berkata dengan dingin :
“Jangan omong kosong, jika ingin membunuhku maka menyeranglah…”
Setelah selesai berkata, Aron mengambil inisiatif dan menyerang Arthur terlebih dulu.
Menghadapi serangan Aron, Arthur tidak berani bertindak ceroboh, dia segera meledakkan auranya dan mendorong seluruh energi di dalam tubuhnya untuk membungkus tubuhnya.
Arthur tahu betapa kuatnya jurus Tubuh Emas tak terhancurkan milik Aron, jika keduanya bertarung dengan ganas maka dia harus membuat persiapan terlebih dulu.
Bam!
Sebuah benturan yang sederhana, tidak ada gerakan yang berlebihan, hanya mengandalkan pertarungan yang paling primitif dan ganas!
Aura yang menakutkan seketika menyebar ke segala arah dari area per tabrakan mereka, Tetua Aliansi Seni Bela Diri yang ada di samping seketika terbang terlempar oleh aura itu.
__ADS_1
Angin sangat kencang dan membuat banyak pepohonan di dalam hutan tumbang.
Dalam sekejap mata, keduanya sudah bertarung lebih dari belasan ronde dan setiap tinju dilayangkan dengan sekuat tenaga, membuat suara gemuruh!
Aron semakin kuat dan kekuatan Naga Ilahi di dalam tubuhnya tidak berhenti dipancarkan, dan dia sama sekali tidak takut pada Arthur!
Namun raut wajah Arthur menjadi muram dan dingin, hatinya menjadi semakin takut!
Hanya dalam waktu beberapa hari yang singkat, kekuatan Dave berkembang dengan sangat cepat, ini membuat
Arthur takut, walau dia pernah bertemu dengan orang berbakat, tapi tidak ada yang pernah berkembang secepat ini!
Sekarang Arthur dapat memastikan bahwa Aron adalah kultivator abadi, kalau tidak, tidak ada penjelasan yang masuk akal untuk segala sesuatu yang ada di tubuh Aron.
“Benar-benar mengasyikkan, ayo lanjutkan…”
Aron berteriak keras, lalu melayangkan satu tinjunya, angin dari tinju ini menghasilkan siulan yang menakutkan!
“Dasar tidak tahu diri…”
Arthur berteriak keras dan membalas dengan melayangkan satu tinjunya.
Bam!
Sebuah suara yang memekakkan telinga kembali terdengar.
Tak tak tak…
__ADS_1
Tubuh Arthur seketika terlempar mundur beberapa langkah, energi dalam yang melindungi tubuh Arthur juga langsung hancur!
Arthur menatap Aron dengan dingin, tatapan matanya sedingin es.
Tatapan Tetua Aliansi Seni Bela Diri yang ada di samping tampak penuh dengan keterkejutan.
Dia telah melihat semuanya dari samping.
Aron bertarung melawan Arthur dengan sangat santai, sementara Arthur sudah dalam keadaan yang sedikit kacau!
Dua orang itu tidak lagi berada di
tingkatan yang sama baik dalam hal kekuatan maupun keyakinan.
Saat ini Arthur juga memahami hal ini.
Sekarang Arthur tidak memiliki keyakinan dalam hatinya, jelas terlihat bahwa dia telah kalah dari Aron dalam aspek ini.
Sedangkan Aron, jelas masih mempunyai jurus mematikan.
“Masalah sudah mencapai titik seperti ini, saya tidak takut kalau kamu tahu lebih banyak…”
Arthur berkata lalu sebuah cahaya cemerlang melintas di matanya, segera setelah itu, sebuah cahaya hitam dan keemasan mulai bersinar di dada Arthur.
Cahaya ini dipancarkan oleh bola yang ada di tangan Arthur.
Tidak lama kemudian, tubuh Arthur diselimuti oleh lapisan baju pelindung yang bersinar dengan warna hitam dan keemasan, dan dia dikelilingi oleh kabut hitam!
__ADS_1
Pupil mata Aron sedikit menyusut : “Tidak disangka, seorang Ketua Aliansi Seni Bela Diri yang terhormat sepertimu ternyata mempraktikkan teknik kultivasi jahat, dan merupakan seorang Kultivator Iblis, sepertinya seluruh Aliansi Seni Bela Diri sudah lama menjadi sarang dari Kultivator Iblis…”
Arthur tidak berbicara, namun dia menatap Aron dengan tatapan yang dipenuhi dengan keinginan membunuh.