Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Panggil Aron Keluar


__ADS_3

​“Siapa kalian? Berani membunuh orang disini?”, Jekson mengernyitkan keningnya.


“Apakah Aron di dalam, suruh dia keluar, katakan padanya Roy datang untuk balas dendam!”


Roy melirik Jekson dengan dingin!


“Tuan Aron tidak disini, kalian menerobos ke dalam rumah orang dan membunuh bawahan kami, hari ini kalian jangan berharap bisa pergi dari sini!”


Wajah Jekson menjadi muram, dan satu tangannya menggenggam pisau dengan erat!


Sedangkan raut wajah Lyla menjadi jelek, dia mengernyitkan keningnya, dan bisa merasakan kalau kekuatan beberapa orang di hadapannya ini sangat kuat, terutama pria yang terlihat acak-acakan itu, kekuatannya tidak terduga!


“Pergi? Apa kami mengatakan kami akan pergi? Tidak peduli Aron ada disini atau tidak, saya tidak akan pergi!”


Sudut bibir Roy berkedut!


Pada saat ini, Jekson tidak mengatakan apa-apa, dia merenggangkan pisau yang ada di tangannya dan bersiap menyerang!


Tapi tidak disangka, Lyla menahan Jekson, lalu mengedipkan matanya kepada Jekson, lalu berkata pada Roy : “Tuan, saya tidak tahu bagaimana Tuan Aron menyinggung Anda, tapi sekarang Tuan Aron sedang tidak ada disini, begini saja, Tuan bisa meninggalkan nama Tuan, dan saat Tuan Aron pulang, saya akan memberitahu Tuan Aron, agar dia langsung mencari Tuan untuk minta maaf!”


“Lyla, kenapa kamu boleh membiarkan Tuan Aron meminta maaf?” Jekson yang mendengarnya seketika sedikit panik!

__ADS_1


Hanya saja, Lyla tidak memperdulikannya, dan dia berkata pada Roy dengan ekspresi penuh senyuman.


“Meskipun kamu sudah sedikit tua, tapi penampilanmu tidak buruk, dan perkataanmu sangat menyenangkan telinga, kalau kamu mau menemani Paman Tronton bermain, mungkin saya akan mengikuti saranmu!”


Roy menatap Lyla dengan senyuman jahat.


Meskipun usia Lyla sudah agak tua, tapi dia masih perawan dan belum pernah disentuh oleh pria manapun, oleh karena itu dia merawat dirinya dengan baik dan terlihat seperti seorang gadis berusia dua puluh tahunan!


Raut wajah Lyla menjadi dingin, namun dia memulihkannya dengan cepat dan berkata dengan wajah penuh senyuman : “Tuan ini bercanda ya, saya ini seorang wanita tua, siapa yang bisa tertarik padaku, kalau Tuan membutuhkan gadis, saya bisa mencarikan Tuan belasan gadis dan saya jamin mereka semua adalah para gadis cantik yang masih perawan!


Lyla menahan amarah dalam hatinya dengan susah payah, dan mencoba yang terbaik untuk menyenangkan Roy, karena Lyla tahu orang-orang ini bukanlah lawan mereka, Lyla bukannya takut mati, hanya saja di dalam masih ada Nuri dan Lina, kalau terjadi konflik mereka tidak takut mati, tapi kalau mereka mati tidak akan ada orang yang melindungi Nuri!


​“Sialan, saya akan memenggalmu……”


Jekson menerjang ke arah Roy dengan pisaunya, setelah memakan Pil Peremajaan Ekstra dari Aron, kekuatan Jekson meningkat dengan pesat, ayunan pisau parangnya begitu ganas dan begitu cepat!


Melihat Jekson menyerang, Roy menyeringai : “Hanya mengandalkan dirimu yang bahkan belum mencapai ranah seorang master masih berani turun tangan padaku, tidak tahu kemampuan diri sendiri…..”


Sambil berkata, Roy mengangkat kakinya dan langsung menendang Jekson hingga terbang keluar!


Tubuh Jekson terbanting keras ke arah pintu, dan langsung membuat pintu utama roboh, sedangkan sudut bibir Jekson mengeluarkan darah!

__ADS_1


Kalau bukan karena sudah memakan Pil Peremajaan Ekstra dan membuat kebugaran fisik Jekson meningkat pesat, sepertinya tendangan Ken tadi sudah pasti akan membunuh Jekson!


Pintu utama yang roboh tiba-tiba mengejutkan Nuri dan Lina, mereka berdua awalnya ingin keluar, tapi mereka malah melihat pintu utama yang tiba-tiba roboh!


“Roy?” Saat Lina melihat Roy yang tersenyum dingin, dia tidak bisa menahan keterkejutannya!


Dan pada saat Nuri melihat Roy, ekspresinya juga menegang!


“Lina, tidak disangka kamu juga disini, pantas saja Paman Tronton bisa merasakan hawa dua orang wanita di dalam, tidak disangka kamu juga sudah menjadi mainan Aron!”


Roy berkata sambil memandang Lina dengan jijik.


Lina yang mendengarnya seketika wajahnya memerah dan berkata dengan marah : “Roy kamu memang bajingan brengsek, bicara sembarangan apa kamu? Kalau tahu akan begini, saya akan membiarkan Aron menginjakmu sampai mati!”


Perkataan Lina seketika membuat Roy mengamuk, sebagai Tuan Muda keluarga Bara, ini adalah hal yang paling memalukan seumur hidupnya, sekarang Lina langsung membuka aib dan lukanya di depan umum!


“Hm, suruh Aron keluar, hari ini saya akan mencabik-cabik mayatnya!”


Roy berteriak marah!


“Roy, hanya mengandalkan dua pukulanmu, kamu ingin membunuh Aron? Kamu sudah lupa bagaimana kamu sampai berlutut dan memohon ampun waktu itu ya?”

__ADS_1


Lina masih menggunakan kata-katanya untuk membuat Roy kesal, perkataan Roy yang mengatakan dia sudah menjadi mainan Aron membuat Lina sangat marah!


__ADS_2