
“Hadirin, ini adalah salah satu manik manik dari gelang rosario milik Guru Tenjin, ini telah diresapi oleh asap dupa sepanjang tahun, dan mutiara ini memiliki efek untuk mendinginkan, menyegarkan pikiran, untuk memohon berkah, manik manik ini juga sudah dibacakan mantra oleh Guru Febri, dan bisa memadatkan feng shui yang membuat bisnis para bos sekalian semakin makmur!”
Oyong memperkenalkan dengan nada suara yang bangga!
Mendengar perkataan Oyong, semua orang meminta nasihat kepada master yang mereka undang, dan mereka ingin tahu apakah mutiara itu asli atau tidak.
“Master Rahman, menurutmu apakah manik manik rosario itu asli?”
Basri bertanya dengan suara pelan.
Mata Master Rahman masih setengah terbuka, dia bahkan tidak melihat manik manik itu dan berkata dengan ringan : “Itu palsu, hanya barang biasa….”
Basri yang mendengarnya sedikit mengernyit : “Master Rahman, Bos Oyong mengatakan kalau manik manik ini berasal dari gelang rosario milik Guru Tenjin, dan saat kotak kayunya dibuka tadi terasa hawa menyejukkan yang jelas!”
Basri sedikit tidak percaya kalau manik manik itu adalah barang biasa!
“Kalau kamu tidak percaya, saya bisa pergi….”
Nada suara Master Rahman sedikit tidak senang!
“Bukan bukan bukan, saya mengundang Master Rahman tentu saja saya percaya pada Master Rahman….”
Basri bergegas berkata dengan nada meminta maaf.
__ADS_1
Arin melirik Master Rahman itu sekilas, dia tidak menyangka kalau orang ini memang memiliki beberapa keterampilan, dan dia bukan orang yang hanya membangun reputasi untuk dirinya sendiri!
Manik manik ini memang hanya barang biasa, hanya manik manik kayu biasa, tapi sudah dimanipulasi sedikit oleh orang, sehingga saat kotak kayu itu dibuka ada hawa sejuk yang terasa!
Beberapa orang yang lain juga berdiskusi dengan master yang mereka undang, dan segera tidak terdengar suara lagi, seolah diskusi mereka sudah berakhir!
“Hadirin, sekarang kalian sudah bisa mengajukan penawaran untuk manik-manik ini, harga yang paling tinggi yang akan mendapatkannya, dan harganya akan dimulai dari 3 miliar, dan setiap kenaikan harga minimal 100 juta….”
Oyong melihat mereka semua sudah selesai berdiskusi dan berkata dengan tersenyum tipis!
Namun setelah Oyong selesai bicara, tidak ada seorang pun yang menawar, mereka semua hanya saling memandang dan tidak berani menawar, sepertinya mereka semua tahu kalau manik-manik ini palsu!
Melihat tidak ada yang menawar, Oyong tercengang dan sedikit heran : “Hadirin, manik-manik ini sangat bernilai, kalau tidak ada orang yang mau menawar saya akan membawanya ke pelelangan di luar….”
“Bos Oyong, orang yang bisa duduk di sini bukanlah orang biasa, kami semua mengundang master yang memiliki pengetahuan, mungkin memang tidak sebanding dengan Guru Febri, tapi untuk membedakan yang asli dan palsu masih sanggup, kamu membawa sebuah manik-manik biasa untuk mengelabui kami, bukankah ini sedikit keterlaluan?”
Boyca berkata dengan sedikit tidak puas pada Oyong.
Perkataan Boyca seketika membuat Oyong menjadi canggung : “Bos Boyca bicara apa, saya menghabiskan banyak uang untuk membelinya, kalau kalian merasa ini palsu maka saya akan melelangnya di luar, kita sudah bekerja sama selama bertahun-tahun mana mungkin saya mengelabui kalian….”
Setelah berbicara, Oyong melambaikan tangannya dan segera ada seseorang yang membawa pergi manik-manik itu.
Segera setelah itu Oyong membuka kotak kayu kedua, dan saat kotak itu terbuka, terlihat sebuah cermin perunggu yang berkarat di dalamnya, seolah cermin itu baru digali dari tanah!
__ADS_1
Saat Ini Oyong mengeluarkan cermin itu, tiba-tiba ada suara bersenandung, dan semua orang merasakan cahaya yang menyilaukan dari cermin perunggu itu!
“Hadirin, cermin perunggu ini memiliki sejarah selama ribuan tahun, dengar-dengar cermin ini pernah digunakan oleh Selir Yang Gui Fei untuk mengusir roh jahat….”
Sambil berbicara, Oyong tiba-tiba mengarahkan cermin itu ke semua orang, dan semua orang itu bisa melihat ada awan hitam di atas kepala mereka dari cermin perunggu itu dan membuat wajah mereka semua menjadi pucat!
Kali ini, semua orang sangat ketakutan sehingga mereka semua melihat ke atas kepala mereka, dan kemudian melihat sekeliling lagi, dan menemukan bahwa tidak ada yang aneh sama sekali!
“Hadirin, selama kamu bercermin dengan cermin perunggu ini setiap hari, maka semua bencana bisa dihindari!”
Oyong menyimpan kembali cermin perunggu itu dan meneruskan perkataannya!
“Memang barang bagus…..”
Master Rahman yang matanya masih setengah tertutup membuka matanya dan berkata dengan penuh semangat!
“Master Rahman, kamu mengatakan kalau cermin perunggu itu asli?”
Basri seketika senang!
Master Rahman mengangguk : “Cermin perunggu ini memang merupakan senjata ajaib, dan memang memiliki kemampuan untuk menghindari bencana!”
__ADS_1