Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Mayat Hidup


__ADS_3

Bagaimana pun, mereka akan takut pada Tuan Gino.


Amon masih ingin mengatakan sesuatu tapi Aron memotongnya dengan melambaikan tangannya.


“Saya sudah memutuskan, kalian jangan berbicara lagi!”


Aron berkata lalu berbalik keluar dari Lembah Iblis.


Empat Tetua Iblis dan Khu serta yang lainnya bergegas mengantar Aron keluar.


Namun saat semua orang itu tiba di depan pintu gua, tidak jauh dari sana terasa gelombang aura yang menakutkan.


Tiba-tiba tujuh sosok hitam mendekat dari kejauhan, dan segera menghampiri mereka.


Tujuh orang berpakaian serba hitam muncul di hadapan Aron dan menatap Aron dengan dingin.


Tujuh orang itu tidak memiliki kilau di matanya, seperti orang mati, yang bahkan tidak berkedip.


Selain itu, aura yang terpancar dari tujuh orang itu secara mengejutkan dipenuhi dengan aura mayat!


Aron mengernyitkan keningnya raut wajahnya berubah menjadi sedikit muram, dia sama sekali tidak pernah merasakan aura seperti ini.


Sedangkan raut wajah Amon juga berubah : "Tujuh Roh Jahat?”


Aron mengernyitkan keningnya : “Apa-apaan? Apa itu Pendekar Tujuh Roh Jahat? Mengapa saya merasakan aura mayat pada tubuh tujuh orang ini?”


“Tuan Aron, tujuh orang ini memang bukan manusia, tepatnya, mereka hanyalah tujuh mayat.”

__ADS_1


Kata Amon.


“Mayat?” Aron tampak sedikit bingung, dia tidak tahu mengapa tujuh mayat bisa memancarkan aura yang begitu menakutkan, dan kenapa mereka bisa bergerak.


“Tuan Aron, secara singkat, Pendekar Tujuh Roh Jahat ini tidak mengacu pada tujuh orang ini, melainkan mengacu pada tujuh orang yang mengendalikan mereka di belakang!”


“Pendekar Tujuh Roh Jahat ini adalah Kultivator Iblis yang berspesialisasi dalam pemurnian mayat, seperti Raja Mayat dari Desa Poison, jika Desa Poison menggunakan ulat boneka untuk mengendalikan, maka Pendekar Tujuh Roh Jahat tidak perlu, mereka menggunakan kekuatan mental mereka!”


“Dan mayat boneka Pendekar Tujuh Roh Jahat bisa berupa kekuatan apa saja, selama itu adalah mayat, maka Pendekar Tujuh Roh Jahat bisa menjadikannya sebagai mayat boneka!”


“Tapi Pendekar Tujuh Roh Jahat sudah lama menghilang selama bertahun-tahun, bagaimana mungkin mayat-mayat bonekanya tiba-tiba muncul di sini?”


“Dan tujuh orang ini jika dilihat dari aura mereka, empat di antara mereka merupakan Master Guru…”


Amon berkata dengan wajah kebingungan.


“Saya tidak kenal dengan Pendekar Tujuh Roh Jahat, untuk apa mereka mengirim tujuh orang ini kemari!”


Aron berkata dengan heran.


“Saya juga tidak tahu, namun mayat-mayat boneka ini bergerak, pasti sedang menjalankan tugas…”


Amon berkata dengan waspada.


Saat Amon menyelesaikan perkataannya, tujuh mayat boneka itu tiba-tiba menerjang ke arah Aron.


Tujuh mayat boneka ini bergerak serempak, dan semuanya melompat tinggi ke udara.

__ADS_1


Lalu tujuh aura yang menakutkan langsung menerjang ke arah Aron!


​“Tuan Aron hati-hati…”


Amon berteriak keras dan tubuhnya tiba-tiba terangkat dari tanah.


Empat Tetua Iblis dan beberapa orang lainnya juga melompat dan bergegas menerjang ke tujuh mayat boneka itu.


Aron di sisi lain mundur dengan cepat dan seketika berada puluhan meter jauhnya.


Dan di tempat dia berdiri, terdengar suara ledakan yang keras dan langsung membuat sebuah kawah yang dalam!


Raut wajah Aron menjadi sangat muram, tubuhnya bersinar dengan cahaya keemasan, sisik-sisik emas mulai menyelimuti seluruh tubuhnya dan mengaktifkan tubuh emas tak ter hancurkan.


Dia mengulurkan tangannya dan Pedang Naga muncul di tangan Aron, lalu dengan kilatan tajam di matanya, dia langsung menerjang ke arah tujuh mayat boneka.


“Sialan, hanya beberapa orang mati juga ingin membunuhku…”


Aron terbakar oleh kemarahan.


Dia bahkan tidak mengenal Pendekar Tujuh Roh Jahat, tapi pihak lain malah menginginkan nyawanya, mana mungkin Aron tidak marah.


Pedang Naga terbakar dan kemudian ditusukkan ke dada salah satu mayat boneka.


Di saat Aron mengira dia telah berhasil mengalahkan satu di antaranya, dan bersiap mencabut pedangnya, dia tidak menyangka mayat boneka itu melayangkan satu tamparan ke arah dadanya Aron.


Tubuh Aron langsung terlempar ke belakang, namun mayat boneka yang ditusuk oleh Aron di bagian dadanya bahkan tidak bergeming dan langsung menerjang ke arah Aron.

__ADS_1


__ADS_2