Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Hanya sebuah ramuan


__ADS_3

Cahaya pedang berwarna cyan bersinar menyilaukan, dan langsung membuat sebuah celah di tengah tangan raksasa itu, sosok Dika tiba-tiba mundur dan tangan raksasa yang terbentuk dari energi itu seketika mengembun dan berubah menjadi asap lalu menghilang di udara.


Dalam pertarungan ini, Dika tidak menemukan kesempatan dan terus dipukul hingga mundur oleh Aron dan ini sangat mengejutkan semua orang.


Dika menyipitkan matanya dan tatapan membunuh di matanya semakin kuat, tanpa berkata apapun dia langsung menyerang ke arah Aron lagi.


Tidak peduli Aron terluka atau tidak, Aron tidak berniat memberikan Aron kesempatan untuk bernafas sedikit pun, karena dia tidak bisa membunuhnya dengan satu pukulan, maka dia akan mengurasnya hingga mati, dia tidak percaya dengan kekuatannya yang sudah mencapai tahap Great Grand Master, Aron punya kemampuan untuk terus bertarung dengannya.


Terlihat Dika mengepalkan tangannya dan mengayunkan tinjunya dari jarak puluhan meter, dan sebuah energi Qi yang tembus pandang bergerak dengan cepat ke arah Aron, karena kecepatannya yang terlalu cepat, semua orang hanya melihat ada sebuah asap putih diantara Aron dan Dika, seperti pesawat yang meninggalkan jejaknya di udara.


Bam……..

__ADS_1


Aron sekali lagi memadatkan energinya dan mengubahnya menjadi pisau, dan kali ini cahaya pisau itu jelas lebih kuat, dan jelas Aron tidak menggunakan seluruh kekuatannya pada serangan tadi.


Dengan suara hantaman yang keras, cahaya pedang Aron menebas energi itu dengan ganas, meskipun kali ini Aron memblokir sebagian besar energi tapi masih ada sebagian yang mengenai dada Aron dengan keras.


Sosok Aron langsung tersentak ke belakang, lalu terbang keluar dengan cepat, kaki Aron meluncur di atas ring dan segera membentuk dua jurang yang dalam di atas ring, dan sosok Aron baru berhenti setelah mencapai tepi ring.


​Aron mengernyitkan keningnya, kekuatan Great Grand Master memang tidak bisa dianggap remeh, energi Dika ini jelas berbeda dengan ahli bela diri biasa.


Perlu diingat bahwa energi ahli bela diri biasanya dihasilkan oleh pukulan dan latihan sendiri, bila seseorang dapat mencapai pelepasan energi maka dia sudah berada di ranah master, hanya saja karena keterbatasan cara kultivasi ahli beladiri, energi ahli bela diri tidak dapat bertahan lama dan tidak bisa menjadi begitu kokoh.


Namun energi Dika ini berbeda dengan ahli bela diri lainnya dan hampir sama dengan kekuatan spiritual seorang kultivator, pantas saja Danu memperingatkan Aron kalau ahli bela diri yang mencapai tahap Great Grand Master tidak bisa dihadapi dengan mudah, sepertinya setelah ahli bela diri mencapai ranah Great Grand Master, mereka akan memasuki tingkatan baru yang lebih tinggi.

__ADS_1


​Dan tidak heran ada banyak ahli bela diri yang memimpikan ingin mencapai ranah Great Grand Master, dan terus berlatih untuk mencapai tujuan ini, namun kelihatannya ranah Great Grand Master ini tidak mudah dicapai, selain harus melatih metode dan bakat kultivasi mereka, mereka juga membutuhkan kesempatan.


“Bisa menahan dua seranganku secara berturut-turut, kamu termasuk grand master yang paling kuat yang kutemui setelah keluar, tubuhmu ini jauh lebih kuat dari yang saya bayangkan, kamu pasti sudah meminum pil obat tertentu untuk mengolah tubuhmu, kalau kamu bisa memberikan pil obat itu kepadaku, mungkin saya bisa membiarkanmu tetap hidup.”


Dika menatap kulit Aron yang berwarna perunggu dengan rasa iri di matanya.


“Kamu akan melepaskanku? Saya adalah orang yang membunuh putramu dan juga keponakanmu, apa mungkin kamu akan melepaskanku?”


Aron menyeringai dan mencibir.


“Bisa berkultivasi hingga tingkatan sepertiku, kasih sayang antara keluarga hanyalah semacam ikatan, setelah saya berkultivasi hingga menjadi abadi, untuk apa saya menyimpan dendam karena tidak memiliki keturunan, kalau kamu bisa memberikan ramuan untuk mengolah tubuh kepadaku, saya pasti akan melepaskanmu….”

__ADS_1


Perkataan Dika mengejutkan semua orang, mereka tidak menyangka Dika akan melupakan dendam putranya begitu saja hanya karena sebuah ramuan.



__ADS_2