
Banyak orang yang mulai membicarakan Danta yang datang dari Pulau Parbat, dan perlahan-lahan banyak yang mulai tahu.
Namun saat ini Danta sudah tidak peduli, tujuan utamanya adalah untuk membunuh Aron dan mengambil Kristal Naga serta Jiwa Baru!
Ke depannya dia belum tentu akan datang ke Arunika lagi.
“Nak, tidak peduli trik apa yang kamu gunakan sudah tidak ada gunanya lagi, hari ini kamu pasti akan mati…”
Danta mengira Aron pasti merencanakan sesuatu dengan memberitahu begitu banyak orang untuk berkumpul di sini.
“Hm, tua bangka, untuk menghadapimu juga perlu menggunakan trik?” Aron mencibir : “Namun Pulau Parbat ternyata memang tempat yang bagus, sampai kamu bisa berkultivasi hingga ranah Jiwa Baru, saya rasa Pulau Parbat pasti memiliki semacam artefak kuno, kalau tidak bagaimana mungkin ada energi spiritual yang begitu kental.”
Danta menyipitkan matanya : “Nak, kamu tidak perlu memedulikan apakah Pulau Parbat memiliki artefak kuno atau tidak, namun kamu masih muda dan sudah mencapai ranah Jiwa Baru, sedangkan energi spiritual di dunia sekarang sangat langka, sepertinya ada banyak rahasia di dalam tubuhmu ini.”
“Meskipun keahlianmu ini tidak terkalahkan di dunia bela diri, tapi dibandingkan denganku, kamu masih terlalu muda, namun melihat kamu juga berkultivasi dengan susah payah, saya akan mengambil Kristal Naga dan Jiwa Barumu, saya tidak akan menghancurkan Tiga Inti Tujuh
Lapisan jiwamu agar kamu dapat terlahir kembali sebagai manusia…”
Setelah selesai bicara, Danta meledakkan aura di tubuhnya secara tiba-tiba dan membuat pepohonan yang ada di sekelilingnya patah, bahkan kerumunan orang yang berjarak ratusan meter juga dapat merasakan aura yang kuat itu, lalu bergegas mundur ke kejauhan.
__ADS_1
Danta langsung meledakkan kekuatan Master Guru tingkat tiganya, tapi tidak seperti ahli bela diri lainnya, aura Danta lebih murni bahkan memiliki kekuatan intimidasi yang lebih besar.
Merasakan aura dari tubuh Danta, raut wajah Aron tampak sedikit menghina, namun cahaya keemasan di tubuhnya bersinar diikuti dengan Tubuh Emas tak terhancurkan yang menutupi seluruh tubuhnya.
“Aron, tubuh fisik sudah tidak lagi penting di ranah Jiwa Baru, untuk apa kamu masih melindungi tubuhmu? Kamu seharusnya melindungi Jiwa Barumu…”
Setelah selesai bicara, Danta melesatkan gelombang kekuatan spiritualnya dan menghantamkannya ke arah dada Aron.
Aron mengentakkan kaki kanannya lalu sebuah kekuatan spiritual juga meledak dan dua gelombang kekuatan spiritual itu bertabrakan dengan keras.
Jelas ini adalah sebuah pengujian dan saling berbenturan, yang menyebabkan bumi bergetar dan langit berubah warna!
Aron dan Danta mundur tiga langkah pada saat yang bersamaan!
Tepat pada saat ini, beberapa mobil berhenti dalam jarak satu kilometer di sekitar.
Naveen keluar dari mobil, dia datang untuk mengamati Aron, dia ingin melihat sejauh apa kekuatan Aron berkembang!
Dan dari mobil lainnya, Tuan Gino tampak berjalan keluar.
__ADS_1
“Tuan Gino…”
Saat melihat Tuan Gino, tubuh Naveen sedikit bergetar namun dia tetap melangkah maju untuk menyapanya!
Tuan Gino hanya mengangguk kecil dan tidak mengatakan apa pun, sebaliknya tubuhnya melesat lalu langsung tiba di puncak gunung untuk mengamati pertarungan Aron dan Danta.
Raut wajah Naveen berubah menjadi sangat jelek saat melihat Tuan Gino, dia tidak tahu apa tujuan Tuan Gino datang ke sini, lantas dia datang untuk membantu Aron?
Jika Tuan Gino datang untuk membantu Aron, bahkan turun tangan saat Aron dalam masalah maka strategi mereka untuk menghadapi Aron harus diubah, karena Tuan Gino begitu terang-terangan memihak pada Aron, di komunitas bela diri Kota Dama, siapa yang berani menentang Tuan Gino?
Tuan Gino dan Junior berdiri di sisi puncak gunung, memperhatikan pemandangan di depan mereka dalam diam, meskipun terpisah ribuan meter tapi bagi mereka itu seolah-olah tepat berada di depan mereka.
“Kapten Junior, menurutmu, di antara Aron dan Danta siapa yang akan memenangkan pertarungan ini?”
Tuan Gino bertanya pada Junior yang ada di sampingnya.
Junior melihat Aron dan Danta lalu berkata : “Tuan Gino, kedua orang ini sama-sama memiliki aura yang murni dan serupa, hanya saja aura di tubuh Aron tampak sangat ganas dan penuh dengan niat membunuh yang kuat…”
“Sedangkan aura Danta juga sangat kejam dan bengis, namun di antara aura yang kejam dan bengis ini ada ketenangan dan tampak terkendali, jelas terlihat bahwa Danta tidak mengerahkan seluruh kekuatannya.”
__ADS_1
“Kali ini sepertinya Aron benar-benar bertemu dengan lawan yang sepadan, saya khawatir nyawanya akan terancam…”