
Tiga hari kemudian!
Dengan bantuan dari Menara Setan, luka Aron sembuh dengan cepat dan kekuatan spiritual di dalam tubuhnya sudah penuh!
Aron juga mengatur Empat Tetua Iblis untuk masuk ke dalam Menara Setan dan berlatih serta menyembuhkan luka!
Namun pemulihan luka Empat Tetua Iblis jauh lebih lambat dibandingkan dengan Aron.
Agar mereka berempat bisa memulihkan diri hingga ke kondisi puncak mereka, paling tidak membutuhkan belasan hari hingga setengah bulan.
Saat Aron keluar dari dalam Menara Setan, dia menemukan Tommy sedang memimpin pasukannya untuk berjaga di sekeliling.
Orang-orang yang menjaga menara ini semuanya merupakan orang-orang paling elite di Lembah Tanpa Bayangan.
“Kak Aron…”
Melihat Aron berjalan keluar, Tomy segera menghampirinya.
“Tommy, sudah berapa lama saya di dalam menara?”
Aron bertanya pada Tommy.
Saat berada di dalam menara dia tidak bisa memperkirakan waktu.
“Tiga hari, saya tidak menyangka tubuhmu akan pulih dengan baik dalam waktu kurang dari tiga hari!”
Tommy mengamati Aron dan berkata.
Aron juga sedikit terkejut, dia tidak menyangka dalam waktu tiga hari tubuhnya akan pulih total, dan kekuatan spiritualnya juga terisi penuh.
“Kamu berlatihlah dengan baik di dalam lembah, saya akan pergi keluar sebentar…”
Aron berkata sambil menepuk pundak Tommy.
“Kak Aron, apa yang akan kamu lakukan?”
Tommy bertanya dengan bingung.
__ADS_1
Tatapan Aron dipenuhi dengan niat membunuh : “Saya akan pergi untuk melenyapkan Keluarga Himawan, dan membalaskan dendam para saudara yang sudah meninggal…”
Setelah selesai berkata, Aron berjalan keluar.
“Kak Aron, terlalu berbahaya jika kamu pergi sendiri, saya akan memberitahukan kepada ayahku, agar dia membawa pasukan dan ikut bersamamu!”
Tommy segera berkata pada Aron.
“Tidak perlu, kalian tetaplah berada di dalam lembah, siapa pun tidak boleh pergi.”
Setelah selesai berbicara, sosok Aron menghilang dari pintu lembah.
Aron mengenakan pakaian serba hitam, kepalanya juga ditutupi dengan topi hitam.
Kalau tidak dilihat dari dekat akan sulit mengenalinya.
Di saat Aron sampai di perbatasan Kota Dama, kilatan dingin langsung muncul di matanya.
Aron memasuki Kota Dama dan hal pertama yang dia lakukan adalah menelepon Eddyt.
Dia meminta seluruh daftar keluarga dan klan bela diri yang berada di bawah naungan Keluarga Himawan.
Dan para klan serta keluarga bela diri yang berada di bawah naungan Keluarga Himawan juga merupakan bagian dari Keluarga Himawan.
Eddyt memberikan daftar itu kepada Aron meskipun dia tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Aron.
Melihat klan dan keluarga bela diri yang ada di dalam daftar itu, tubuh Aron memancarkan keinginan membunuh!
Klan Matahari, merupakan sebuah klan yang tidak terlalu besar di Kota Dama!
Ketua Klan Matahari, Tandri adalah seorang Great Grand Master tingkat enam.
Klan Matahari pernah mengajukan permintaan untuk bergabung dengan Aliansi Seni Bela Diri berkali-kali namun karena tidak memenuhi syarat, mereka tidak bisa bergabung.
Kota Dama dipenuhi dengan klan-klan kecil seperti ini, jadi Klan Matahari sangat ingin menemukan tempat andalan.
Dengan begitu mereka baru dapat bertahan di Kota Dama dengan tenang.
__ADS_1
Karena tidak dapat bergabung dengan Aliansi Seni Bela Diri, Klan Matahari memilih untuk memihak kepada Keluarga Himawan di saat Keluarga Himawan sedang berada di masa jayanya
Dan malam itu, Ketua Klan Matahari, Tandri sedang berada di dalam kamar dan tidur bersama istri mudanya yang baru dinikahi olehnya.
Sedangkan di dalam pintu masuk klan, sebuah bayangan hitam sudah berjalan masuk!
Segera, seluruh Klan Matahari dipenuhi dengan jeritan yang tidak berhenti, dan api membumbung tinggi!
Ketua Klan Matahari, Tandri juga terbangun karena mendengar keributan dan berjalan keluar dari kamarnya sambil membawa senjata ajaib.
Di saat dia melihat mayat-mayat yang memenuhi tanah, seluruh anggota klannya dibantai, dia langsung tercengang.
“Siapa kamu?”
Ketua Klan Tandri berteriak marah saat menatap pria berpakaian hitam yang ada di hadapannya.
Sedangkan Aron berbalik perlahan setelah membunuh murid terakhir dari Klan Matahari…
Saat Ketua Klan Tandri melihat Aron, dia seketika tertegun.
“Ar…Aron?”
Tatapan mata Ketua Klan Tandri penuh dengan kengerian!
Saat mereka mengepung Aron hari itu, dia juga berada di lokasi.
Aron menatap Ketua Klan Tandri dengan dingin dan melambaikan tangannya, sebuah energi angin berhembus kencang!
Kepala Ketua Klan Tandri langsung terpenggal oleh energi angin itu.
Aron perlahan-lahan membungkuk, lalu mengambil kepalanya dan tatapan mata Aron saat itu tidak terlihat emosi sedikit pun.
Seperti sebuah mesin pembunuh!
“Keluarga berikutnya…”
Aron menenteng kepala itu dan pergi.
__ADS_1